Connect with us

Apa Kabar Lampung

Desa Sri Katon Wakili Lamsel Lomba Desa Tingkat Provinsi Lampung

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday : Tim Penilai Provinsi Lampung yang dipimpin oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Syaiful Dermawan, S.H., M.H., didampingi Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto beserta Ketua Tim Penggerak PKK Lampung Selatan Hj. Winarni mengunjungi Desa Srikaton, Kecamatan Tanjung Bintang.
Kedatangan Tim Penilai Provinsi dalam rangka Penilaian Klarifikasi Lapangan Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2022 ini, disambut dengan Senam Lansia dan Tari Kesenian Gejlug Lesung yang menunjukkan nilai kearifan lokal desa setempat. Bahkan, kehadiran rombongan pun mendapatkan antusias penuh dari seluruh masyarakat Desa Srikaton
Terdapat pula, stand-stand pameran berbagai produk kerajinan dan Usaha Kecil Menengah (UKM) khas desa Srikaton.
Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Syaiful Dermawan S.H, M.H. menyampaikan, kegiatan Lomba Desa dilakukan sebagai upaya untuk mengevaluasi tingkat perkembangan desa dan kelurahan, yang dilihat melalui tiga aspek, yaitu aspek pemerintahan, kewilayahan dan kemasyarakatan sesuai Permendagri Nomor 81 Tahun 2015.
“Instrumen evaluasi perkembangan desa dan kelurahan adalah alat ukur yang digunakan untuk menilai dan menentukan status tertentu dari capaian hasil tingkat perkembangan desa dan kelurahan. Kegiatan dan lomba ini dimaksudkan untuk melihat sekaligus mengevaluasi perkembangan desa dan kelurahan dari tiga aspek sesuai Permendagri,” kata Syaiful mewakili Gubernur Provinsi Lampung Ir. Arinal Djunaidi.
Lebih lanjut Syaiful menjelaskan, Perlombaan desa dan kelurahan pada tahun 2022 ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dimana pada tahun ini berada pada kondisi Endemi Covid 19. Dirinya mengungkapkan, meskipun Pandemi saat ini sudah cukup melandai, penerapan protokol kesehatan pada pelaksanaan lomba desa dan kelurahan harus tetap dilakukan dengan sebaik mungkin.
“Massa endemi ini menjadi tantangan tersendiri bagi desa untuk tetap melakukan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan melakukan inovasi sesuai dengan potensi yang ada di desa. Hal ini sejalan dengan Tema Lomba desa dan kelurahan tahun 2022 yaitu, Desa dan Kelurahan Tangguh, Ekonomi Masyarakat Tumbuh,” ungkapnya.
“Melalui kesempatan ini kami minta kepada Kepala Desa beserta perangkatnya agar dapat memberikan data yang akan dijadikan bahan oleh tim penilai untuk menentukan potensi serta saran perbaikan yang harus dilaksanakan agar proses penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan serta pembinaan masyarakat dan pemberdayaan masyarakat desa akan semakin berhasil guna dan berdaya guna untuk provinsi Lampung yang berjaya,” ungkapnya lebih lanjut.
Sementara, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan ucapan terimakasih dan rasa bangga atas usaha dan kerja keras dari berbagai pihak, dalam mempersiapkan penyambutan Tim penilai Klarifikasi Lapangan dalam rangka Lomba Desa Dan Kelurahan Tingkat Provinsi Lampung tahun 2022.
“Kegiatan lomba desa merupakan agenda rutin setiap tahun dan Alhamdulillah pada tahun ini Desa Srikaton berkesempatan mewakili Kabupaten Lampung Selatan maju di tingkat provinsi. Diharapkan kegiatan ini akan menambah motivasi dan pengalaman serta pembelajaran, selanjutnya juga menjadi bahan evaluasi bagi Desa Srikaton di tindaklanjuti dan diperbaiki dimasa mendatang,” ujarnya.
“Kebersamaan, gotong royong, kekompakan dan dukungan dari semua lapisan masyarakat dalam mempersiapkan lomba desa serta berbagai inovasi, budaya dan wisata yang ada di desa srikaton diharapkan membawa desa Srikaton dipercaya untuk mewakili lomba desa tingkat Nasional,” ujar Nanang lebih lanjut.
Sementara, Ketua Tim penilai lapangan Saprul Alhadi S.STP, M.M Selaku Kabid Pemerintahan Desa dan Kelurahan Dinas PMD Provinsi Lampung, mengatakan dalam Lomba Desa kali ini ada 3 tahapan penilaian yang akan dilakukan, yakni penilaian berkas Admistrasi, paparan kepala desa dan penilaian lapangan.
Dirinya menjelaskan, berdasarkan penilaian tim lomba desa, Desa Srikaton masuk dalam 5 besar dan memasuki tahapan ke-3 penilaian diantaranya, Administrasi, Ekspose dan Klarifikasi lapangan.
Adapun yang harus di klarifikasi berdasarkan data, dari hasil paparan dan wawancara kepala Desa yang dilakukan sebelumnya di Dinas PMD Provinsi Lampung pada tanggal 17 juni 2022.
“Saat ini tim penilai mengecek kebenaran hasil ekspose tersebut kelapangan, apakah sesuai dengan yang di ekspose/paparkan atau tidak,” jelasnya.
Hadir dalam acara penilaian tersebut Sekdakab Thamrin S.Sos, M.M, Para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Para OPD, Forkopimda, Ketua TP-PKK Kabupaten Lampung Selatan, Ketua DWP Kabupaten Lampung Selatan, Camat Tanjung Bintang dan Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Perintah Desa serta masyarakat Desa Setempat. (Eko/kmf)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Apa Kabar Lampung

Wabup Ardian Ke Desa Sukamaju Pastikan Vaksinasi Sapi

Published

on

By

Lampung Utara : Untuk memastikan kesehatan hewan jelang hari raya Idul Adha, Pemerintah Kabupaten Lampura melakukan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak di Dusun Sukajadi, Desa Sukamaju, Kecamatan Abung Semuli. Kamis (30/6/2022).

‎”Memang, penyakit ini bukanlah penyakit yang membahayakan bagi manusia, PMK dpt menimbulkan kematian pd ternak sapi, oleh karenanya kami ingin memastikan bahwa hewan – hewan ternak di Lampung Utara ter bebas dari PMK,” kata Wakil Bupati Ardian Saputra.

‎Langkah antisipasi merupakan hal yang wajib dilaksanakan karena sebentar lagi akan menghadapi hari raya Idul Adha. Hewan – hewan ternak seperti sapi menjadi salah satu hewan kurban yang paling diminati oleh warga. Dengan antisipasi vaksinasi ini diharapkan hewan – hewan tidak tertular PMK.

“‎Sejatinya vaksinasi yang dilakukan kali ini adalah yang ketiga, namun memang peluncurannya secara resmi dilakukan hari ini,” jelas Wabup.

Di sisi lain, ‎Asisten III Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Utara, Sofyan menjelaskan, sejauh ini telah ada 3-4 kabupaten di Lampung yang telah terpapar PMK. Namun, untungnya, Lampung Utara tidak termasuk ke dalamnya. Kendati demikian, berdasarkan informasi, sejumlah hewan ternak di beberapa desa telah menunjukkan gejalan ke arah sana. ‎Inilah mengapa harus dilakukan vaksinasi pada hewan – hewan ternak. ‎Adapun jumlah vaksin PMK yang telah diterima di Kab. Lampung Utara dari Pemprov Lampung adalah 3.500 dosis.

“Dan yang telah terdistribusikan ada 600 dosis‎, belum termasuk pelaksanaan hari ini. Vaksinasi ‎telah dilakukan di antaranya di kec. Kotabumi, Abung Surakarta, Kotabumi Selatan, dan Abung Semuli,” katanya.

” Kita optimis 3.500 dosis vaksin yg diterima akan selesai divaksinkan s/d 5 Juli 2022, mengingat populasi ternak sapi Lampung Utara lebih dari 30.000 ekor,’ Imbuh Sofyan.

(DiskominfoLU)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Sambangi Korban Kejahatan, Kajari Lampura Berikan TV

Published

on

By

Lampung Utara : Kejaksaan Negeri Lampung Utara ternyata memiliki komitmen besar terhadap kepedulian sosial dalam masyarakat.

Hari ini Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lampung Utara, Mukhzan,SH.,MH., menyambangi kediaman Ratu Maskur, di jalan Suhada II, Kota Alam, Kecamatan Kotabumi Selatan, sekitar pukul 14.30 WIB.

Ratu Maskur diketahui merupakan korban dari perbuatan tersangka Adi Rahmat yang notabene anak Ratu Maskur sendiri, dalam perkara 335 Ayat (1) ke-1 KUHP. Perkara ini juga telah dilaksanakan penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restorasi (Restoratif Justice) pada hari Selasa tanggal 28 Juni 2022.

Kajari Lampung Utara Mukzan ,SH.,MH., didampingi Kasi Pidum, Qori Mustikawati, SH.,MH., beserta JPU yang menangani perkara tersebut Chandra Wijaya, SH.,MH memberikan 1 (satu) unit TV kepada Ratu Maskur.

” Pemberian TV tersebut sebagai tindaklanjut dari RJ (restorative Justice) yang dilaksanakan oleh Kejaksaaan,” Kata Mukhzan, Rabu (29/6/2022).

” Pemberian ini untuk memulihkan atau mengembalikan kerugian korban yang mana sebelumnya tersangka (Adi Rahmat) merusak 1 unit tv milik korban,” Imbuhnya.

Kaget, campur rasa haru dan bahagia dirasakan keluarga besar Ratu Maskur. Hal ini tak disangka-sangka oleh mereka, karena kedatangan orang nomor satu korps adhyaksa di Lampung Utara beserta rombongan para jaksa.

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Wabup Ardian Pimpin Rakor TPID

Published

on

By

Lampung Utara : Jelang Hari Raya Idul Adha 1443 H, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Teknis Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

Rakor yang dipimpin langsung Wakil Bupati (Wabup) Lampung Utara Ardian Saputra, S.H., didampingi Sekda Drs. H. Lekok, M.M., dan Plt. Asisten II H. Sofyan, M.M., tersebut berlangsung di Ruang Siger Setdakab Lampung Utara, Rabu (29/06/2022). Hadir juga Kepala BPS, Kepala Bulog, Kemenag dan Kepala Perangkat Daerah terkait.

Dalam Rakor tersebut, Wabup mengarahkan agar Dinas terkait segera melakukan berbagai langkah strategis terkait pemeriksaan hewan qurban agar tidak menimbulkan keresahan dan kekhawatiran di masyarakat, sekaligus memastikan bahwa semua hewan qurban di Lampung Utara terbebas dari wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

“Segara dilakukan pemeriksaan hewan kurban baik di peternak maupun di lapak-lapak penjualan hewan qurban, sehingga tingkat kepercaya masyarakat meningkat bahwa di Lampung Utara tidak ada hewan yang terjangkit PMK,” tegas Wabup.

Sementara itu, sambung Wabup, untuk Dinas Perdagangan dan Bulog diharapkan dapat mengantisipasi kekurangan stok pangan dan kenaikan 11 bahan kebutuhan pokok. Hal ini mengingat tingginya permintaan kebutuhan pokok jelang lebaran.

Selain itu, tak kalah pentingnya juga sosialisasikan arahan Pemerintah Pusat terkait pembelian Minyak Goreng Curah Rakyat (MGCR) dengan mengunakan Aplikasi Peduli Lindungi sehingga tata kelola distribusi MGCR menjadi lebih akuntabel dan bisa terpantau mulai dari produsen hingga konsumen.

Pada kesempatan yang sama, Sekda mengingatkan bahwa Pemerintah harus berada di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan solusi terbaik mengingat pada kondisi saat ini adanya kenaikan harga beberapa bahan pokok.

Sehingga tidak ada keresahan masyarakat tentang kebutuhan bahan pokok makanan menjelang lebaran Idul Adha. Untuk itu segera laksanakan sosialisasi ke masyarakat dan melakukan koordinasi ke kabupaten-kabupaten se Provinsi Lampung apa bila ada lonjakan harga kebutuhan pokok.

“Semua kita lakukan dengan tujuan semua kebutuhanan masyarakat dapat terpenuhi. Oleh karenanya pada dinas dan instansi terkait segera ambil berbagai langkah kongkrit dalam mengantisipasi kenaikan harga dan ketersedian bahan pokok,” ucap Sekda.

Pada Rakor itu juga diungkapkan bahwa Dinas Pertanian telah menerima vaksin PMK hewan ternak sebanyak 3.500 dosis dari Pemerintah Provinsi Lampung untuk dilakukan penyuntikan pada ternak-ternak guna mengantisipasi penyakit PKM.

Kemarin (28/06), sudah uji coba 200 dosis di desa sumber arum kecamatan Kotabumi dan uji coba berjalan ukses. Sementara hari ini dilakukan penyuntikan di Kecamatan Abung Surakarta dengan target 300 – 500 dosis. Kamis di kecamatan Abung Semuli-Abung Timur. Rinciannya, Tanjung seneng 50 dosis, Sukamaju 50 dosis, Negara bumi 70 dosis, Sidomukti dan Bumijaya 230 dosis. Jumat di Kecamatan Abung Selatan 300 dosis. Senin depan di Kecamatan Bunga mayang 400 dosis, Selasa dan Rabu
Kecamatan Sungkai Utara 1000 dosis.

Sedangkn hasil monitoring perkembangan harga dan kebutuhan pokok masyarakat di sekitar pasar Kotabumi oleh Dinas Perdagangan diketahui beberapa harga kebutuhan pokok. Diantaranya, Beras Medium Rp10.000., perkilo, Gula Pasir Curah Rp14.000., minyak goreng curah Rp15.500., Tepung Terigu Rp14.000., Daging Sapi Paha Belakang Rp140.000., Telur ayam boiler Rp29.000., Cabe Rp85.000.

Sementara berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan terkait prognosa ketersediaan dan konsumsi bahan pangan kabupaten Lampung Utara 2022 dengan jumlah penduduk 634.117 jiwa, diketahui dari total produksi beras 91.633 ton, ada kelebihan atau surplus 39.224 ton beras. Sebab, jumlah ketersediaan untuk masyarakat tercatat 88.610 ton, sementara total konsumsi hanya 49.385.

(Diskominfo Lampura)

Continue Reading

Trending