Connect with us

Pesisir Barat

Bukan Hanya Pemerintah, Peran Pengusaha Dan Media Diperlukan Untuk Mendukung KLA

Published

on

Pesisir Barat : Kabupaten/Kota Layak Anak merupakan Kabupaten/Kota yang mempunyai sistem pembangunan yang berbasis hak anak, jelas Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPPPA dan KB) Kabupaten Pesisir Barat, dr. Budi Wiyono, saat ditemui di ruang kerjanya, pada Jum’at (01/07).

Hal ini tentunya untuk menindaklanjuti bagaimana implementasi ke depan, dari kegiatan Bimtek Sekolah Ramah Anak (SRA) dan Konvensi Hak Anak (KHA) yang dilakukan oleh DPPPA dan KB Kabupaten Pesisir Barat, pada dua hari yang lalu, jelas dr. Budi Wiyono.

Tujuan pengembangan KLA untuk membangun inisiatif Pemerintahan Kabupaten/Kota yang mengarah pada upaya transformasi Konvensi Hak-Hak Anak (Convention on the Rights of the Child), tambahnya.

Hal ini tentunya harus melalui pengintegrasian komitmen, sumber daya Pemerintah, masyarakat dan dunia usaha yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan, baik dalam bentuk kebijakan, program dan kegiatan untuk menjamin terpenuhinya hak pada anak, jelasnya.

Konvensi Hak Anak telah mengamanatkan kepada masyarakat dan keluarga agar menjadi peran utama dalam pengasuhan dan perlindungan anak, tambahnya.

Tidak hanya pada keluarga dan masyarakat saja, harapan saya, nantinya juga ada peran strategis dari beberapa perusahaan yang tergabung dalam Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI), agar bisa memberikan perhatian yang serius terhadap upaya pemenuhan hak anak, tegasnya.

Maksud dan tujuannya, untuk bersama-sama mengubah paradigma di antara teman-teman di lingkungan dunia usaha, bahwa perusahaan juga mau berperan dalam memastikan hak anak,

Terpenuhinya hak anak, dan tumbuh kembang anak itu bisa dan boleh, karena bukan hanya tugas Pemerintah saja akan tetapi dunia usaha juga sebagai bagian dari 4 pilar pembangunan.

Peran media dalam pemenuhan hak anak juga diperlukan, apalagi di era saat ini, anak-anak sudah sangat akrab dengan gadget, media sosial dan media online, sehingga sangat penting bagi media untuk memberikan informasi yang positif dan lyak bagi anak, tegas dr. Budi.

Indonesia saat ini telah memiliki pedoman pemberitaan ramah anak, jadi sangat penting bagi para jurnalis juga untuk memahami pedoman tersebut.

Masing-masing pribadi wartawan harus memahami dan membayangkan bahwa berita itu dibaca oleh anak, jelasnya.

Kita semua memiliki kewajiban yang sama untuk memberikan informasi yang layak bagi anak, dalam rangka untuk perlindungan dan pemenuhan hak pada anak, tutupnya. (Indra/Red)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pesisir Barat

Kantor Kemnag Pesisir Barat Gelar Bimtek KHA Dan SRA

Published

on

Pesisir Barat : Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Barat mengadakan Bimbingan Tekhnis (Bimtek) Konvensi Hak Anak (KHA) dan Satuan Pendidikan Ramah Anak (SRA)) di aula MAN 1 Pesisir Barat, pada Jum’at (05/08).

” Mewakili kepala kemenag H. Yulizar Andri ST,M.Ag., Kasi Pendidikan Islam Kemenag Pesisir Barat, Ahmad Khotob S.Ag,.M.M mengatakan bahwa kegiatan Bimtek dilakukan selama dua hari, mulai hari ini sampai besok, ” ujar Ahmad Khotob.

” Kegiatan ini nantinya diharapkan bisa meningkatkan disiplin yang positif dalam mekanisme penanganan kasus dan juga untuk mewujudkan Satuan Pendidikan Ramah Anak (SRA) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Barat, ” tegas A Khotob.

Sementara itu, Plt. Kepala MAN 1 Pesisir Barat, Hefzon Kurnia, S. Pd., M. Pd.I mengatakan, ” Bimtek selama dua hari yang dilakukan ini juga dimaksudkan agar para tenaga pendidik bisa menambah pemahaman dalam penanganan masalah yang dihadapi oleh anak, ” jelasnya.

” Guru, Orangtua dan Anak merupakan tiga pilar yang tidak terpisahkan dalam memahami SRA ini, ” jelas Hefzon.

” Harapan saya nantinya, di dalam proses belajar dan mengajar harus menerapkan disiplin yang positif, seperti ketegasan tanpa kekerasan dan tanpa merendahkan hak anak itu sendiri, ” jelasnya..

” Tidak hanya itu, proses ramah anak juga harus dijalin komunikasi dua arah bahkan multi arah, ” tambahnya.

” Dalam berkomunikasi dengan anak juga harus menggunakan bahasa yang positif, menerapkan sifat saling menghargai dalam perbedaan, dan yang terpenting adalah usahakan fokus pada perilaku positif anak tersebut, lalu dengan memberikan motivasi untuk giat belajar pada anak tersebut, ” tegas Hefzon.

” Hal positif lainnya yang harus dilakukan oleh para tenaga pendidik adalah, bisa membangun keakraban antara, anak, guru dan sahabat anak, ” tambahnya.

” Pembangunan karakter positif pada anak juga harus ditumbuh kembangkan, yaitu dengan menumbuhkan rasa empati, non diskriminasi, anti radikalisme, cinta negara, bahasa, budaya dan perbedaan budaya, menghargai HAM, sosial, cinta kebersihan dan anti bullying, ” tutupnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala DPPPA dan KB Kabupaten Pesisir Barat, dr. Budi Wiyono dan para staf, para staf Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Barat dan Para guru MAN 1 Pesisir Barat. (

Continue Reading

Pesisir Barat

Peratin Terpilih Pekon Pemancar Ajak Masyarakat Membangun Pekon

Published

on

Pesisir Barat : Peratin (Kepala Desa) terpillih pada Pemilihan Peratin (Pilratin) di Pekon (Desa) Pemancar, Kecamatan Pesisir Utara, pada Rabu (27/07) lalu menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin Pekon selama enam tahun ke depan.

” Atas nama pribadi dan keluarga, saya menyampaikan ucapan terimakasih yang tidak terhingga kepada seluruh masyarakat Pekon, dan semua pihak yang telah membantunya, baik secara moril dan materiil, ” ungkap D. Updir (50), saat ditemui di kediamannya, pada Jum’at (29/07).

” Inshaa Allah, saya akan membangun Pekon dalam enam tahun ke depan, tanpa bantuan sumbang saran dari masyarakat Pekon, apalah gunanya saya dalam membangun Pekon Pemancar ini, ” tambahnya.

” Apa yang telah berlalu dalam kontestasi atau pemilihan Peratin, biarlah berlalu, siapa yang menang dan kalah bukan berarti terjadi perpecahan diantara kita semua, ” ungkapnya. ” Ayo kita bersama-sama membangun Pekon dan memberdayakan potensi-potensi yang ada di Pekon kita ini, agar masyarakat bisa lebih sejahtera ” ajak Updir.

Di Pekon Pemancar ini terdapat lima Dusun (Pemangku), diantaranya, Dusun Pemancar, Dusun Tapak Lahu, Dusun Kayu Lana Tiga, Dusun Kayu Lana Empat dan Dusun Kayu Lana Lima, ujar Updir.

” Ada beberapa Potensi sumberdaya alam di Pekon Pemancar ini, diantaranya, potensi perkebunan damar, kopi dan lada, selain itu terdapat juga potensi pertanian tanaman pangan, jenis padi dan potensi perikanan, ” ungkapnya.

” Jadi, sebagian besar masyarakat di Pekon Pemancar ini memang menggantungkan mata pencahariannya dari hasil perkebunan, pertanian dan perikanan, ” jelasnya.

” Inshaa Allah, nantinya saya bersama masyarakat Pekon akan bersama-sama mencari solusi agar potensi-potensi yang ada di Pekon ini bisa diberdayakan, sehingga nantinya bisa meningkatkan penghasilan masyarakat yang ada di Pekon ini, ” tutupnya. (Indra/Red)

Continue Reading

Pesisir Barat

Hazairin Abi Ajak Masyarakat Bersama – Sama Bangun Desa

Published

on

Pesisir Barat : Setelah unggul dalam kontestasi Pemilihan Peratin (Pilratin) atau Pemilihan Kepala Desa di Pekon (Desa) Negeri Ratu Ngambur, Kecamatan Ngambur satu hari yang lalu, Rabu (27/07/2022).

Peratin terpilih Hazairin Abi (49) mengatakan ” Syukur Alhamdulillah, masyarakatnya masih memberikan kepercayaan kepadanya untuk tetap memimpin masyarakat di Pekon atau Desanya selama enam tahun ke depan, ” ujarnya saat ditemui di kediamannya, pada Kamis (28/07).

” Amanah yang masih dipercayakan oleh masyarakat kepadanya ini juga tidak akan bisa terealisasi secara maksimal dan optimal tanpa dukungan sepenuhnya dari masyarakat dalam membangun Pekon, ” ungkapnya. ”

” Hazairin Abi mengimbau dan mengajak masyarakat agar mari bersama – sama membangun Pekon yaitu dengan mengolah potensi – potensi yang ada di Desa, agar nantinya masyarakat bisa menjadi lebih sejahtera, ” harapnya.

” Pekon Negeri Ratu Ngambur ini memiliki Enam Dusun (Pemangku), diantaranya, Dusun Negeri Ratu Induk, Dusun Way Batang, Dusun Cahya Negeri, Suka Negeri, Banjar Cahya Negeri dan Dusun Banjar Negeri, ” ungkapnya.

” Pekon Negeri Ratu Ngambur ini juga merupakan Pekon Induk dari sembilan Pekon yang ada di Kecamatan Ngambur, karena semua aktifitas perdagangan jual beli komoditas yang ada terpusatkan di Pekon ini, ” tegasnya.

” Banyak potensi Di Pekon Negeri Ratu Ngambur ini, seperti potensi perkebunan, potensi pariwisata dan potensi pertanian tanaman pangan jenis padi, ” ungkapnya.

” Dari Enam Dusun (Pemangku), ada dua Dusun yang memiliki potensi perkebunan kelapa, dan ini merupakan komoditas unggulan dari Pekon ini, ” ungkapnya.

” Komoditas unggulan perkebunan kelapa tersebut terdapat di Dusun Negeri Ratu Induk dan Dusun Way Batang, ” tambah Hazairin Abi.

” Sedangkan ke empat Dusun lainnya itu juga memiliki potensi unggulan, seperti perkebunan jenis pisang, ” ujarnya.

” Di empat Dusun atau Pemangku tersebut, ada beberapa jenis perkebunan pisang yang ditanam oleh masyarakat saya, seperti pisang kepok, pisang ambon dan perkebunan pisang rames, ” tambahnya.

” Selain itu, di setiap Dusun atau Pemangku yang ada di Pekon atau Desa ini, terdapat potensi pertanian tanaman pangan jenis padi, ” jelasnya.

” Untuk potensi pariwisata, disini juga ada lokasi wisata pinggir pantai, umumnya pada hari libur, lokasi wisata ini selalu ramai dikunjungi oleh masyarakat, ” ujar Hazairin Abi.

” Saya juga sedang mencari cara, bagaiman agar potensi wisata yang ada di Pekon ini nantinya juga bisa lebih ramai lagi dikunjungi, baik dari masyarakat Pekon sendiri dan masyarakat Pekon tetangga, ” ujarnya.

” Harapan saya dengan sering dikunjunginya objek wisata pantai di Pekon ini, bisa juga nantinya akan tercipta peluang – peluang usaha dan pekerjaan, khususnya bagi masyarakat yang di sekitar objek wisata pantai ini, ” tutup Hazairin Abi. (Indra/Red).

Continue Reading

Trending