Connect with us

Bandar Lampung

Ini Pesan Ketua Yayasan Anugerah Residivist Lampung

Published

on

Bandar Lampung, Agar suasana menghadapi Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 atau Nataru aman dan kondusif. Terutama, Lampung yang merupahkan pintu gerbang pulau Jawa dan Sumatera, untuk itu, Ketua Yayasan Anugerah Residivist Lampung, Fanny Wijaya, mengajak kepada masyarakat Lampung dan khususnya para mantan pelaku kejahatan dan resedivis untuk turut serta menjaga suasana keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif tanpa senjata api rakitan.

Fanny yang merupakan mantan residivis serta pembuat senjata rakitan meminta para mantan pelaku kejahatan untuk dapat menjaga situasi kondusif, agar semuanya dapat beraktifitas dengan aman dan bebas dari pelaku kejahatan.

Fanny yang saat ini telah memulai berwirausaha kerangka bunga dengan ini mengajak seluruh komponen masyarakat Lampung, untuk menjaga situasi yang kondusif dan aman terutama pada saat menghadapi Nataru.

“Untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif dengan mengedepankan semangat 4 Pilar Kebangsaan dalam mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, sejahtera dan bermartabat,” kata dia, saat diwawancarai, Selasa (8/11/2022)

“Kami juga siap mencegah dan mengimbau agar tidak terjadi konflik di Provinsi Lampung dalam menjelang Nataru 2022/2023, demikian juga pencegahan adanya peredaran senjata api rakitan,” pungkasnya.

“Kepada seluruh masyarakat untuk tidak menggunakan, memiliki dan menyimpan senjata api ilegal karena itu adalah melanggar hukum UU darurat No 12 tahun 1951,” tegas Fanny

“Mari kita tetap bersama-sama untuk tetap menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah masing-masing,” tambah Fanny.

Apalagi kepada para narapida atau pelaku kejahatan yang msh usia produktif dan msh menjalani hukuman perlu dipikirkan masa depannya untuk memperoleh adanya keterampilan. Hal ini ia buktikan dengan memberikan pelatihan pembukaan dan pengenalan pelatihan merangkai bunga.

“Hal itu nantinya dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga, setelah kembali ke tengah-tengah masyarakat sudah memiliki bekal sehingga tidak ada alasan lagi untuk melakukan pengulangan tindak pidana,” demikian kata Fanny.

Bandar Lampung

Fhinising Rehab Gedung Eksekutif RSUDAM Lampung Berantakan

Published

on

Bandar Lampung : Anggaran miliyaran rupiah yang di kucurkan RSUDAM Lampung untuk revitalisasi atau rehab gedung Eksekutif rumah sakit tersebut terkesan sia-siandan mibazir.

Alasannya rehab gedung yang didanai BLUD alias anggaran rumah sakit setempat terkesan asal jadi dan berantakan.

Dari pantauan lampungtoday.com pada saat peresmian gedung Eksekutif RSUD Abdoel Moeloek Jumat (25/11/2022) pemasangan vinyl di hampir semua ruangan tidak presisi dan tidak rata atau menggelembung.

Tak hanya itu, beberapa tembok di masing-masing ruangan poly retak serta terkesan tidak di perbaiki oleh pemborong yang mengerjakan proyek itu.

Hingga berita ini di turunkan belum ada konfirmasi resmi dari pihak rekanan.

Arek/Red

Continue Reading

Bandar Lampung

Walikota Bandarlampung ke Cianjur, Serahkan 500 Juta dan Jenguk Korban Selamat

Published

on

Bandarlampung Eva Dwiana bersama relawan kesehatan tiba di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat Rabu (23/11). Setibanya di lokasi rombongan yang membawa berbagai bantuan itu langsung menuju Posko pengungsian di SMP Negeri 1 Cugenang, dilokasi itu Walikota Bandarlampung Eva beserta tim relawan, membagikan berbagai makanan cepat saji, Vitamin dan perlengkapan Bayi.

“Bunda mewakili masyarakat kota Bandarlampung, turut belasungkawa yang sedalam-dalamnya untuk warga terdampak bencana gempa bumi, dalam kesempatan ini, Bunda menyalurkan bantuan dari masyarakat kota Bandarlampung”, Ujar Eva saat berdialog bersama warga.

Relawan kesehatan yang dipimpin Walikota Eva Dwiana, di malam harinya, menuju Pendopo Kantor Bupati Kabupaten Cianjur, di lokasi ini Walikota Menyerahkan bantuan uang Rp. 500.000.000 dan diterima oleh Sekeretaris Daerah Kabupaten Cianjur Cecep S Alamsyah.

“Semoga bantuan dari masyarakat kota Bandarlampung ini bisa bermanfaat bagi warga yang terkena dampak Gempa Bumi”, ungkap Bunda Eva sapaan akrabnya.

Walikota Eva Dwiana juga mengunjungi seorang balita bernama Azka Maulana Malik (4) yang selamat setelah tiga hari tertimbun reruntuhan rumahnya, Eva sempat menghibur Azka dengan memberi sepeda. Sebelumnya meninggalkan rumah sakit, Eva Dwiana mengajak para relawan untuk memanjatkan doa untuk ibu Azka yang ditemukan meninggal dan para korban Gempa Bumi Cianjur. (Zld).

Continue Reading

Bandar Lampung

Sekdaprov Lampung Buka Workshop Pengembangan Kompetensi bagi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2022

Published

on

BANDARLAMPUNG—Gubernur Lampung Arinal Djunaidi diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto membuka Workshop Pengembangan Kompetensi bagi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2022, di Hotel Novotel, Selasa (22/11/2022).

Pada Workshop tersebut, Fahrizal Darminto memaparkan 8 arahan Gubernur Lampung terkait pengembangan kompetensi bagi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

“Aparatur Sipil Negara (ASN) dituntut memiliki kompetensi dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Kompetensi adalah kunci yang wajib dimiliki oleh pegawai ASN, baik berupa kompetensi teknis, kompetensi manajerial, dan kompetensi sosio kultural,” ucap Fahrizal.

“Sesuai arahan Pak Gubernur, pada kesempatan ini saya tegaskan kepada seluruh Jabatan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung sebagai pemimpin OPD untuk memperhatikan hal-hal sebagai berikut,” tegas Sekda.

Arahan Gubernur yang pertama adalah bahwa Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama harus memiliki integritas moral, profesional, dan akuntabel, serta wajib menjadi pejabat yang dapat melaksanakan segala kewajiban dan tanggungjawab dengan disiplin. Untuk itu maka diperlukan kompetensi, integritas dan loyalitas.

Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama juga harus mampu beradaptasi dengan tantangan perubahan yang terjadi, baik yang disebabkan oleh dampak global, regional, nasional dan lokal.

“Saya minta Pejabat Tinggi Pratama untuk menerapkan gaya hidup yang sederhana dan menghindari perilaku hedonisme yang memamerkan kemewahan karena banyak rakyat yang susah dan prihatin. Kita jangan membuat jarak yang menimbulkan kecemburuan sosial dan opini negatif masyarakat terhadap lembaga dan aparatur pemerintah. Karena sejatinya ASN adalah pelayanan masyarakat dan pelaksana kebijakan publik,” ucap Sekda saat membacakan arahan Gubernur.

Selain itu, Gubernur juga meminta agar semua pejabat terus membina staf agar tidak terpengaruh dengan gerakan radikalisme dan terorisme serta terjebak dalam penyalahgunaan narkoba.

Lebih jauh, Gubernur meminta Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama wajib mempublikasikan program dan kegiatan di satuan kerjanya masing-masing dan hasilnya yang mendukung keberhasilan pembangunan Provinsi Lampung. Hal ini penting karena publik harus menerima informasi tentang keberhasilan pembangunan.

“Kinerja pembangunan Provinsi Lampung sekarang telah mulai berkembang bahkan dalam beberapa aspek Lampung bangkit lebih cepat daripada daerah lain, seperti terlihat dari penurunan angka kemiskinan, peningkatan IPM, penyerapan anggaran, peningkatan produksi komoditas pertanian, dll. Ini semua kita capai bukan secara kebetulan, namun hasil dari kerja keras dan koordinasi kita semua,” ucap Fahrizal.

Kemudian, dalam rangka mencapai misi ke 2 Gubernur dan Wakil Gubernur dalam upaya mewujudkan pemerintahan yang baik guna meningkatkan kualitas dan pemerataan pelayan publik, diperlukan nilai Reformasi Birokrasi yang besar yang merupakan indikator kinerja utama.

Oleh karena itu, seluruh Kepala OPD harus mempunyai pengaruh yang besar terkait kegiatan-kegiatan Reformasi Birokrasi seperti : mental aparatur, organisasi, tata laksana, peraturan perundang-undangan, SDM aparatur, pengawasan, akuntablitas dan pelayanan publik.

Kemudian, terakhir dalam arahannya, dalam rangka menghadapi Pemilu 2024, Gubernur berharap agar para Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama untuk bersifat netral dan tidak ikut dalam politik praktis.

“Fungsi ASN sebagai perekat pemersatu bangsa sehingga kedudukan ASN harus netral. Pelanggaran ASN yang tidak netral akan mendapat sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku sesuai dengan kadar kesalahannya,” ucap Sekda.

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh Kepala OPD dan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung ini akan dilaksanakan selama dua hari yakni mulai tanggal 22 – 23 November 2022, dan diisi dengan berbagai materi peningkatan kompetensi, seperti Idealized Influence, Intelectual Stimulation, Individualized Consideration, Inspirational Motivation yang disampaikan oleh Narasumber Samsul Rahman M.A,CHt,CI.CPst., dari Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Lumosa. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Continue Reading

Trending