Connect with us

Bandar Lampung

Walikota Bandar Lampung Ajak Orang Tua Bekali Anak Ilmu Agama Sejak Dini

Published

on

Lampung Today.com-Bandar Lampung-Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana membuka acara Festival Anak Sholeh dan Wisuda Akbar Santri TPQ SE kota Bandar Lampung yang ke 7 di Auditorium Masjid Al-Furqon Senin 21/11/2022.

Mengusung tema mewujudkan Generasi Cinta Alquran yang moderat.Cinta Tanah Air,kegiatan Festival ini di ikuti oleh 669 peserta.

Eva mengatakan,Festival anak Sholeh menjadi salah satu upaya untuk mendasari atau melandasi anak anak dengan keimanan dan ketaqwaan serta cinta Alquran.

Merupakan upaya Lembaga Forum Komunikasi Taman Pendidikan Al-Quran Serta para kiyai,ustaz,dan guru untuk membentuk insan beriman dan bertaqwa sert berakhlakul karimah.

Eva dalam kesempatan tersebut mengajak semua pihak turut serta dalam membentuk akhlak dan keimanan yang mulia pada anak sejak usia dini.

Ayo bersama orang tua ,pemerintah kota,dinas pendidikan,kementrian Agama,pesantren,dan semua pihak,kita dasari anak anak dengan ilmu agama”kata Eva usai membuka Festival.

Ketika landasan anak anak sudah kuat,Eva yakin dimanapun nanti anak anak berada tetap jadi anak yang Sholeh dan memberikan contoh yang baik kedepannya buat masyarkat.

Eva juga berharap anak anak ini bisa memberikan yang terbaik dalam Festival, selain itu,kepada dewan juri,Eva meminta agar memilih peserta yang terbaik sesuai dengan kriteria penilaiannya.

Eva juga kembali menekankan semua pihak terutama orang tua untuk memperhatikan tumbuh kembang anak,khusus nya terkait akhlak dan juga iman.
“Anak kita harus di ajarkan akhlak yang baik dari ucapannya maupun perbuatanya”ujar nya.

“Apalagi sekarang kita tidak tau apa yang di lihat nya dri Android”ujarnya.
Sebagai orang tua,Eva juga berharap anak anak ini bisa menjadi yang terbaik,terutama untuk agamanya.

Pemerintah Kota Bandar Lampung memiliki program bina lingkungan(billing) pesantren untuk anak anak menimba ilmu agama.

“Ayo anak anak kita masukan pesantren di lingkungan kita terdekat Tempat tinggal masing masing”katanya.Kuoatanya juga tidak di tentukan,makin banyak makin bagus”tandas Eva.

Ketua panitia Lailawati mengatakan,festival ini di gelar selama 2hari,sejak 21-22 November 2022.
Tujuannya kegiatan ini adalah agar generasi muda bandar Lampung memiliki keimanan dan ketaqwaan serta berakhlak. mulia.”ujar Lailawati dalam sambutanya.

Peserta nya sebanyak 669 orang terdiri dari santri TPQ SE Kota Bandar Lampung Dangan 26 juri.
Acara Festival turut di hadiri Forkopimda,OPD Bandar Lampung ,Wali santri,dan juga peserta festival anak Sholeh (zld).

Bandar Lampung

Fhinising Rehab Gedung Eksekutif RSUDAM Lampung Berantakan

Published

on

Bandar Lampung : Anggaran miliyaran rupiah yang di kucurkan RSUDAM Lampung untuk revitalisasi atau rehab gedung Eksekutif rumah sakit tersebut terkesan sia-siandan mibazir.

Alasannya rehab gedung yang didanai BLUD alias anggaran rumah sakit setempat terkesan asal jadi dan berantakan.

Dari pantauan lampungtoday.com pada saat peresmian gedung Eksekutif RSUD Abdoel Moeloek Jumat (25/11/2022) pemasangan vinyl di hampir semua ruangan tidak presisi dan tidak rata atau menggelembung.

Tak hanya itu, beberapa tembok di masing-masing ruangan poly retak serta terkesan tidak di perbaiki oleh pemborong yang mengerjakan proyek itu.

Hingga berita ini di turunkan belum ada konfirmasi resmi dari pihak rekanan.

Arek/Red

Continue Reading

Bandar Lampung

Walikota Bandarlampung ke Cianjur, Serahkan 500 Juta dan Jenguk Korban Selamat

Published

on

Bandarlampung Eva Dwiana bersama relawan kesehatan tiba di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat Rabu (23/11). Setibanya di lokasi rombongan yang membawa berbagai bantuan itu langsung menuju Posko pengungsian di SMP Negeri 1 Cugenang, dilokasi itu Walikota Bandarlampung Eva beserta tim relawan, membagikan berbagai makanan cepat saji, Vitamin dan perlengkapan Bayi.

“Bunda mewakili masyarakat kota Bandarlampung, turut belasungkawa yang sedalam-dalamnya untuk warga terdampak bencana gempa bumi, dalam kesempatan ini, Bunda menyalurkan bantuan dari masyarakat kota Bandarlampung”, Ujar Eva saat berdialog bersama warga.

Relawan kesehatan yang dipimpin Walikota Eva Dwiana, di malam harinya, menuju Pendopo Kantor Bupati Kabupaten Cianjur, di lokasi ini Walikota Menyerahkan bantuan uang Rp. 500.000.000 dan diterima oleh Sekeretaris Daerah Kabupaten Cianjur Cecep S Alamsyah.

“Semoga bantuan dari masyarakat kota Bandarlampung ini bisa bermanfaat bagi warga yang terkena dampak Gempa Bumi”, ungkap Bunda Eva sapaan akrabnya.

Walikota Eva Dwiana juga mengunjungi seorang balita bernama Azka Maulana Malik (4) yang selamat setelah tiga hari tertimbun reruntuhan rumahnya, Eva sempat menghibur Azka dengan memberi sepeda. Sebelumnya meninggalkan rumah sakit, Eva Dwiana mengajak para relawan untuk memanjatkan doa untuk ibu Azka yang ditemukan meninggal dan para korban Gempa Bumi Cianjur. (Zld).

Continue Reading

Bandar Lampung

Sekdaprov Lampung Buka Workshop Pengembangan Kompetensi bagi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2022

Published

on

BANDARLAMPUNG—Gubernur Lampung Arinal Djunaidi diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto membuka Workshop Pengembangan Kompetensi bagi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2022, di Hotel Novotel, Selasa (22/11/2022).

Pada Workshop tersebut, Fahrizal Darminto memaparkan 8 arahan Gubernur Lampung terkait pengembangan kompetensi bagi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

“Aparatur Sipil Negara (ASN) dituntut memiliki kompetensi dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Kompetensi adalah kunci yang wajib dimiliki oleh pegawai ASN, baik berupa kompetensi teknis, kompetensi manajerial, dan kompetensi sosio kultural,” ucap Fahrizal.

“Sesuai arahan Pak Gubernur, pada kesempatan ini saya tegaskan kepada seluruh Jabatan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung sebagai pemimpin OPD untuk memperhatikan hal-hal sebagai berikut,” tegas Sekda.

Arahan Gubernur yang pertama adalah bahwa Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama harus memiliki integritas moral, profesional, dan akuntabel, serta wajib menjadi pejabat yang dapat melaksanakan segala kewajiban dan tanggungjawab dengan disiplin. Untuk itu maka diperlukan kompetensi, integritas dan loyalitas.

Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama juga harus mampu beradaptasi dengan tantangan perubahan yang terjadi, baik yang disebabkan oleh dampak global, regional, nasional dan lokal.

“Saya minta Pejabat Tinggi Pratama untuk menerapkan gaya hidup yang sederhana dan menghindari perilaku hedonisme yang memamerkan kemewahan karena banyak rakyat yang susah dan prihatin. Kita jangan membuat jarak yang menimbulkan kecemburuan sosial dan opini negatif masyarakat terhadap lembaga dan aparatur pemerintah. Karena sejatinya ASN adalah pelayanan masyarakat dan pelaksana kebijakan publik,” ucap Sekda saat membacakan arahan Gubernur.

Selain itu, Gubernur juga meminta agar semua pejabat terus membina staf agar tidak terpengaruh dengan gerakan radikalisme dan terorisme serta terjebak dalam penyalahgunaan narkoba.

Lebih jauh, Gubernur meminta Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama wajib mempublikasikan program dan kegiatan di satuan kerjanya masing-masing dan hasilnya yang mendukung keberhasilan pembangunan Provinsi Lampung. Hal ini penting karena publik harus menerima informasi tentang keberhasilan pembangunan.

“Kinerja pembangunan Provinsi Lampung sekarang telah mulai berkembang bahkan dalam beberapa aspek Lampung bangkit lebih cepat daripada daerah lain, seperti terlihat dari penurunan angka kemiskinan, peningkatan IPM, penyerapan anggaran, peningkatan produksi komoditas pertanian, dll. Ini semua kita capai bukan secara kebetulan, namun hasil dari kerja keras dan koordinasi kita semua,” ucap Fahrizal.

Kemudian, dalam rangka mencapai misi ke 2 Gubernur dan Wakil Gubernur dalam upaya mewujudkan pemerintahan yang baik guna meningkatkan kualitas dan pemerataan pelayan publik, diperlukan nilai Reformasi Birokrasi yang besar yang merupakan indikator kinerja utama.

Oleh karena itu, seluruh Kepala OPD harus mempunyai pengaruh yang besar terkait kegiatan-kegiatan Reformasi Birokrasi seperti : mental aparatur, organisasi, tata laksana, peraturan perundang-undangan, SDM aparatur, pengawasan, akuntablitas dan pelayanan publik.

Kemudian, terakhir dalam arahannya, dalam rangka menghadapi Pemilu 2024, Gubernur berharap agar para Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama untuk bersifat netral dan tidak ikut dalam politik praktis.

“Fungsi ASN sebagai perekat pemersatu bangsa sehingga kedudukan ASN harus netral. Pelanggaran ASN yang tidak netral akan mendapat sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku sesuai dengan kadar kesalahannya,” ucap Sekda.

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh Kepala OPD dan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung ini akan dilaksanakan selama dua hari yakni mulai tanggal 22 – 23 November 2022, dan diisi dengan berbagai materi peningkatan kompetensi, seperti Idealized Influence, Intelectual Stimulation, Individualized Consideration, Inspirational Motivation yang disampaikan oleh Narasumber Samsul Rahman M.A,CHt,CI.CPst., dari Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Lumosa. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Continue Reading

Trending