Connect with us

Apa Kabar Lampung

Komisi 1 DPRD Kota Bandar Lampung Minta Angel’s Wing Di Tutup Jika Terindikasi Izin Tak Sesuai

Redaksi LT

Published

on

BANDAR LAMPUNG-Komisi 1 DPRD Kota Bandar Lampung Benny HN Mansyur mempertanyakan perizinan Angels Wing yang berlokasi sangat dekat dengan pembangunan Masjid Raya Al Bakrie Provinsi Lampung di Kecamatan Enggal.

Angels Wing diketahui telah telah melakukan soft opening pada hari kamis tanggal 3 Februari 2023 hal itu terlihat dari banyaknya karangan bunga disekitar jalan radin intan dan tak jauh dari pembangunan Masjid Agung Al-Bakrie yang telah dicanangkan sejak tahun 2019 lalu oleh Pemprov Lampung.

Ketua fraksi partai Golkar DPRD Kota Bandar Lampung Benny juga meminta Walikota memverifikasi kelengkapan izin dan meninjau langsung operasional Angel’s Wing serta memanggil Owner terkait hadirnya tempat hiburan malam yang besar.

Dugaan Belanja Hibah Fiktif Setda Lamtim Bidang Kesra Dilaporkan ke Kejati Lampung

“Saya meminta kepada walikota Bandar Lampung untuk segera membentuk tim guna memverifikasi kelengkapan izin dan meninjau langsung operasional Angel’s Wing serta memanggil Owner dan Managemant tempat tersebut.”ucap Benny HN Mansyur saat ditemui usai mengukuti Musrenbang Kelurahan Kupang Raya, Jumat (3/2/2023).

Selain itu, Beny juga merekomendasikan untuk menghentikan operasional tempat hiburan Angel’s Wing jika ditemukan adanya indikasi pelanggaran, terlebih diketahui area tersebut akan dibangun Masjid Raya Al Bakrie sebelum tempat tersebut berdiri yang letaknya tepat di tengah kota menurutnya sangat tidak pas.

“Kemudian, kami melalui Pimpinan DPRD akan melakukan hal yang sama memanggil pihak Angel’s Wing untuk meminta klarifikasi. Jika ada perizinan yang belum lengkap Angel’s Wing harus berhenti beroperasi dan jika ditemukan adanya indikasi pelanggaran, kami merekomendasikan tempat tersebut untuk ditutup,” tegasnya.

Modus Jual-Beli, Pelaku Pencuri Mobil Fortuner Berhenti Melawan Setelah di Dor Polisi

Beny juga mempertanyakan izin Angels Wing apakah sesuai dengan pelaksanaannya, izin bangunan dan izin usaha penjualan minuman kerasnya turut dipertanyakan. “Belum lagi soal izinnya, apakah Angel’s Wing sudah mendapatkan izin yang sesuai dengan usaha mereka yang menjual berbagai macam minuman keras,” katanya.

Kemudian, sambung Benny, apakah sudah mendapatkan izin lingkungan, IMB. Bahkan informasi yang saya terima izin yang diterbitkan oleh Pemkot hanya izin Resto dan Kafe artinya tidak boleh menjual miras yang kadar alkoholnya diatas 10%.

“Informasi yang terima saat ini bahkan izin IMB Angel’s Wing belum diterbitkan oleh pihak Pemkot setempat,” terangnya.

Terlebih, apa yang telah kita lihat di medos terkait tempat itu bukan lagi sekelas kafe dan resto, tetapi sudah seperti Diskotik yang memiliki resiko menengah tinggi yang seharusnya meskipun izin melalui OSS namun Verifikasinya ada di Pemerintah Provinsi Lampung bukan lagi di Pemkot.

Apabila pada pelaksanaannya terindikasi mempunyai resiko menengah tinggi namun ternyata izinnya resiko menengah kebawah, maka hal itu secara aturan dapat terindikasi pelanggaran pidana dan dapat dikenakan denda. Sehingga, Pemerintah Kota Bandar Lampung dapat merekomendasikan ke Pemerintah Pusat untuk dicabut NIB yang dikeluarkan oleh Online Single Submission (OSS). (Red)

Apa Kabar Lampung

Bupati Lampung Selatan Buka Workshop Penguatan Inovasi Daerah

Avatar

Published

on

LAMPUNG SELATAN, LTD : Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, membuka Workshop Penguatan Inovasi Daerah di Aula Rajabasa, kantor bupati setempat, Kamis (20/6/2024).

Workshop ini menghadirkan Analis Kebijakan Ahli Madya Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri, Jerry Walo, S.Sos., M.M. sebagai narasumber.

Workshop diikuti oleh Kepala Perangkat Daerah, Kepala Badan dan Bagian, Camat, serta Deputi Bang Radin yang terdiri dari pendamping dan operator dengan total peserta 276 orang.

Dalam sambutannya, Nanang Ermanto menekankan pentingnya inovasi dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan daerah. Terutama, dalam menghadapi tantangan era global yang saat ini terus berkembang.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan pada hari ini. Karena tantangan kita pada saat ini adalah sangat luar biasa,” ujar Nanang Ermanto.

Nanang mengatakan, melalui inovasi daerah ini lah perubahan dapat diciptakan, menciptakan peluang untuk kemajuan Kabupaten Lampung Selatan.

Oleh karenanya, dalam penciptaan inovasi daerah harus disertai dengan perencanaan yang baik dan matang. Kemudian, memperhatikan tujuan akhir dari inovasi yang telah diciptakan.

Nanang berharap, setelah mengikuti workshop tersebut, para peserta dapat mengimplementasikan pengetahuan tentang inovasi-inovasi yang telah dipelajari.

“Disinilah inovasi, terobosan dan langkah-langkah dibuat. Dengan keikhlasan dan kebersamaan hingga alhamdulillah saat ini capaian Kabupaten Lampung Selatan menghasilkan karya dan prestasi yang kita rasakan saat ini,” kata Nanang. (Kmf/Ko)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Pemkab Lamsel Bagikan 39 Ekor Hewan Kurban

Avatar

Published

on

LAMPUNG SELATAN, LTD : Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berhasil mengumpulkan 39 ekor hewan kurban berupa sapi dari bupati dan perangkat daerah.

Hal ini terungkap setelah Jajaran Pemkab Lampung Selatan menggelar rapat persiapan pelaksanaan salat Idul Adha (Id) 1445 Hijriah dan penyembelihan hewan kurban di ruang kerja Staf Ahli Bupati, Kamis, 13 Juni 2024.

Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik (PHP) Anton Carmana, mengatakan hewan kurban yang berhasil dikumpulkan tersebut akan di distribusikan kepada sejumlah lembaga, pondok pesantren, organisasi, Tenaga Harian Lepas Sukarela (THLS) dan masyarakat.

“Ya, makna dari berkurban inikan berbagi, untuk menumbuhkan jiwa sosial. Harapannya, disaat merayakan Hari Raya Idul Adha, masyarakat turut merasakan kebahagian,” ujarnya.

Sementara itu, Kasubbag Sosial Bagian Kesejahteraan Rakyat Setkab Lampung Selatan Dhanil, menyatakan dari target 52 ekor sapi yang terkumpul total 39 ekor. Dimana, 32 ekor akan didistribusikan untuk pondok pesantren, lembaga dan organisasi.

“Sisanya, 4 ekor akan diprioritaskan untuk THLS, yang nantinya akan di kelola Satpol-PP Lampung Selatan dan 3 ekor lagi akan diserahkan kepada pihak Masjid Agung, untuk dibagikan kepada masyarakat sekitar,” katanya.

Gelar Salat Id

Anton Carmana, menjelaskan jika Pemkab Lampung Selatan juga akan menggelar salat Id di dua lokasi saat hari raya kurban yang jatuh pada Senin, 17 Juni 2024.yakni di lapangan sepakbola Desa Waygalih, Kecamatan Tanjungbintang dan di Lapangan Korpri Pemkab Lampung Selatan.

“Insya Allah, pak bupati akan melaksanakan salat Id di Desa Waygalih,”jelasnya.

Sementara, Kasubbag Sosial Bagian Kesejahteraan Rakyat Setkab Lampung Selatan Dhanil mengatakan pada pelaksanaan salat Id di Lapangan Desa Way Galih akan di Imami Ustad Pendi dan Khotib Ustad Suparman serta Bilal Ustad Fuad.

“Sedangkan, di pelaksanaan salat Id di Lapangan Korpri depan Kantor Bupati Lampung Selatan akan di imami oleh Ustad Khoriul Ulum dan bilalnya Rian. Untuk Khotib -nya belum final. Sebab, imam khotibnya masih dicari,” katanya. (Rls)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Polwan Polresta Bandar Lampung Jalani Pemeriksaan Gaktiblin

Redaksi LT

Published

on

Bandar Lampung – Sebanyak 98 personel Polisi wanita Polresta Bandar Lampung menjalani pemeriksaan penegakan ketertiban dan kedisiplinan (Gaktiblin) di Mapolres setempat, Kamis (13/6/2024) pagi.

Kasi Propam Polresta Bandar Lampung Iptu B. Panggabean, mengatakan bahwa pemeriksaan sendiri meliputi sikap tampang, gampol serta surat surat administrasi pribadi.

“Yang bisa hadir ada 98 personel, sementara 4 orang lainnya sedang cuti melahirkan” jelas Kasi Propam Polresta Bandar Lampung Iptu B. Panggabean.

Didampingi oleh senior Polwan Polresta Bandar Lampung, pemeriksaan dilakukan di Aula Mapolresta Bandar Lampung.

“Hasil pemeriksaan, Alhamdulillah kita tidak menemukan pelanggaran baik dari segi sikap tampang, gampol maupun terkait surat administrasi pribadi” ungkap Kasi Propam.

Panggabean mengimbau kepada seluruh Polwan untuk menjaga diri baik perfoma maupun tingkah laku baik itu di lingkungan dinas maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

“Ini rutin kita lakukan sebagai bentuk pengawasan” ungkap Kasi Propam.(*)

Continue Reading

Trending