Connect with us

Bandar Lampung

Budiman AS Tindaklanjuti Keluhan Pedagang RSUDAM

Redaksi LT

Published

on

Bandar Lampung – Setelah kemarin puluhan pedagang yang berada di sekitaran Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) mengadukan nasibnya pada Komisi I DPRD Provinsi Lampung, yang diterima langsung oleh Ketua Komisi I DPRD Provinsi Lampung, Yozi Rizal dan juga anggota Komisi I DPRD Lampung dapil Kota Bandarlampung Budiman AS.

Aspirasi yang disampaikan itu kemudian ditindaklanjuti oleh Budiman AS selaku anggota DPRD Provinsi Lampung dapil Kota Bandarlampung.

Budiman AS menyampaikan aspirasi tersebut kepada Direktur Utama RSUDAM, Lukman Pura dan disambut baik.

“Tentunya kedatangan ini untuk menyampaikan aspirasi yang diterima oleh Komisi I DPRD Provinsi Lampung terkait puluhan pedagang yang meminta tempat untuk dapat kembali berdagang, dan RSUDAM dapat memfasilitasi para pedagang,” ujar Budiman

Ketua DPC Demokrat Bandarlampung juga mengatakan bahwa pedagang bersedia untuk mengikuti aturan yang diberlakukan oleh RSUDAM dengan menjaga kenyamanan.

“Mereka juga menyampaikan akan mengikuti aturan yang berlaku di rumah sakit dengan menjaga kenyamanan saat berdagang, sehingga mereka di perbolehkan untuk berjualan mencari nafkah,” tegasnya

Kemudian, Direktur Utama RSUDAM Lukman Pura juga menyampaikan terkait masalah tersebut pihaknya tengah menyiapkan lokasi supaya dapat memberikan kenyamanan pada pedagang dan juga pasien di RSUDAM.

“Kita sedang berbenah bukan tidak boleh berdagang, tapi memang RSUDAM sedang menyiapkan lokasi untuk berdagang dan juga nanti pelaku UMKM tersebut akan mendapatkan rompi pengenal sebagai pelaku UMKM yang ada di RSUDAM,” tuturnya.

Lukman juga menjelaskan bahwa saat ini sedang dilakukan penataan supaya dapat menarik pasien di Provinsi Lampung untuk berobat di RSUDAM dengan fasilitas yang lengkap, kenyamanan dan juga penataan yang rapih.

“Kita ingin mewongke (memanusiakan manusia) dengan memberikan tempat karena mereka ini pelaku UMKM bukan pedagang asongan. Jadi kalo sudah rapih dan tertata maka akan membuat masyarakat provinsi Lampung memilih berobat di RSUDAM karena adanya kenyamanan, kelengkapan fasilitas dan juga penataan untuk pedagang,” tambahnya

Bandar Lampung

Ops Sikat Krakatau 2024, Polresta Bandar Lampung Ungkap 52 Kasus dan Tangkap 50 Tersangka

Redaksi LT

Published

on

Bandar Lampung – Polresta Bandar Lampung berhasil mengungkap 52 kasus konvensional dan menangkap 50 orang pelaku tindak pidana yang kerap melakukan aksinya di Bandar Lampung.

Kegiatan penindakan ini merupakan hasil Operasi Sikat Krakatau 2024, dalam kurun waktu 6 Mei sd 17 Mei 2024 yang dilakukan oleh Polresta Bandar Lampung dan Polsek jajaran.

52 kasus kejahatan konvensional yang berhasil diungkap diantaranya 34 Kasus Pencurian dengan pemberatan (Curat), 3 Kasus Pencurian dengan kekerasan (curas), 13 Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan 1 kasus kepemilikan senjata tajam.

Sedangkan 50 orang tersangka yang berhasil ditangkap, Polisi merinci ada 31 orang sebagai pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan, 4 orang kasus curas, 14 orang dalam kasus curanmor dan 1 orang kasus kepemilikan senjata tajam.

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Abdul Waras, S.I.K., mengungkapkan bahwa dari jumlah kasus yang berhasil diungkap, kasus pencurian dengan pemberatan atau curat dan curanmor, menjadi kasus yang paling banyak berhasil diungkap.

“Ada 50 tersangka yang ditangkap, terdiri dari 31 tersangka kasus curat, 14 tersangka curanmor, 4 tersangka kasus curas dan satu tersangka kasus sajam” Ungkap Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Abdul Waras, S.I.K., dalam konferensi pers yang digelar di Koridor Mapolresta Bandar Lampung, Jumat (17/5/2024).

Selain puluhan tersangka, Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa 14 unit sepeda motor, 1 unit mobil, 4 pucuk senjata api rakita, 7 bilah senjata tajam, 4 buah kunci letter T dan 8 buah hand phone.

“Untuk kasus menonjol pelaku Curanmor yang viral, saat itu berhasil dikejar masyarakat, namun mengeluarkan tembakan, sehingga menjadi atensi kami dan pelaku berhasil ditangkap,” ujar Kombes Abdul Waras.(*)

Continue Reading

Bandar Lampung

Ops Sikat Krakatau 2024, Polresta Bandar Lampung Ungkap 52 Kasus dan Tangkap 50 Tersangka

Redaksi LT

Published

on

Bandar Lampung – Polresta Bandar Lampung berhasil mengungkap 52 kasus konvensional dan menangkap 50 orang pelaku tindak pidana yang kerap melakukan aksinya di Bandar Lampung.

Kegiatan penindakan ini merupakan hasil Operasi Sikat Krakatau 2024, dalam kurun waktu 6 Mei sd 17 Mei 2024 yang dilakukan oleh Polresta Bandar Lampung dan Polsek jajaran.

52 kasus kejahatan konvensional yang berhasil diungkap diantaranya 34 Kasus Pencurian dengan pemberatan (Curat), 3 Kasus Pencurian dengan kekerasan (curas), 13 Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan 1 kasus kepemilikan senjata tajam.

Sedangkan 50 orang tersangka yang berhasil ditangkap, Polisi merinci ada 31 orang sebagai pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan, 4 orang kasus curas, 14 orang dalam kasus curanmor dan 1 orang kasus kepemilikan senjata tajam.

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Abdul Waras, S.I.K., mengungkapkan bahwa dari jumlah kasus yang berhasil diungkap, kasus pencurian dengan pemberatan atau curat dan curanmor, menjadi kasus yang paling banyak berhasil diungkap.

“Ada 50 tersangka yang ditangkap, terdiri dari 31 tersangka kasus curat, 14 tersangka curanmor, 4 tersangka kasus curas dan satu tersangka kasus sajam” Ungkap Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Abdul Waras, S.I.K., dalam konferensi pers yang digelar di Koridor Mapolresta Bandar Lampung, Jumat (17/5/2024).

Selain puluhan tersangka, Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa 14 unit sepeda motor, 1 unit mobil, 4 pucuk senjata api rakita, 7 bilah senjata tajam, 4 buah kunci letter T dan 8 buah hand phone.

“Untuk kasus menonjol pelaku Curanmor yang viral, saat itu berhasil dikejar masyarakat, namun mengeluarkan tembakan, sehingga menjadi atensi kami dan pelaku berhasil ditangkap,” ujar Kombes Abdul Waras.(*)

Continue Reading

Bandar Lampung

Resmikan Puskesmas Baru,Walikota Bandar Lampung Tegaskan,Beri Pelayanan Yang Terbaik Buat Masyarakat

Redaksi LT

Published

on

BANDAR LAMPUNG —Walikota Bandarlampung, Eva Dwiana resmikan Puskesmas Sukarame di jalan Endro Suratmin, Sukarame, Kamis (16/5/2024).

Walikota meminta Puskesmas yang ada di kota Bandar Lampung bisa memberikan pelayanan yang terbaik dan jemput bola.

“Kalau misalnya ada masyarakat yang kondisinya tidak memungkinkan untuk berangkat ke Puskesmas kita harus berikan pelayanan jemput bola dari masyarakat ke Puskesmas atau sebaliknya,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Walikota berharap petugas Puskesmas bisa memberikan pelayanan dengan baik ke masyarakat dan menerapkan senyum, sapa dan salam.

“Tempatnya sudah baik pelayanan harus baik. Masyarakat semua harus dilayani dengan baik, dengan cara apapun, salah satunya dengan senyum, kalau dengan senyum insyaallah semuanya beres,” pintanya.

Selain itu, Walikota juga meminta petugas Puskesmas untuk memperhatikan ketersediaan obat.

“Kalau misalnya sudah ada yang obat nya kadaluarsa dan stoknya sedikit atau menipis,itu harus diperhatikan, jangan sampai kehabisan,” tegasnya.

Dia menyampaikan di daerah Sukarame terdapat tiga Puskesmas, dimana rawat inap satu dan dua Puskesmas rawat jalan,”jelasnya.

“Ketiga puskesmas ini harus semaksimal mungkin bisa memberikan pelayanan yang terbaik,” katanya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kota Bandar Lampung, Desty Megaputri atas nama Dinas Kesehatan beserta seluruh Puskesmas Sukarame mengucapan terima kasih kepada Walikota Eva Dwiana yang selama ini sangat memperhatikan kebutuhan masyarakat kota Bandar Lampung dalam pelayanan kesehatan yang dilaksanakan oleh Puskesmas dengan memenuhi kebutuhan prasarana dan sarananya berupa pembangunan gedung Puskesmas yang baru.

“Kami sampaikan bahwa di Kecamatan Sukarame ini terdapat 3 Puskesmas 2 Puskesmas rawat jalan yaitu puskesmas rawat jalan Sukarame dan Puskesmas rawat jalan Korpri, serta satu puskesmas rawat inap yaitu Puskesmas Permata Sukarame yang sudah berdiri sejak tahun 1986 dengan luas tanah 354 m2 dan luas bangunan 300 M2,” jelasnya.

Dibeberkan Desty, saat ini Sukarame memberikan pelayanan bagi 26.908 jiwa yang berada di 2 Kelurahan yaitu Kelurahan Sukarame dan kelurahan Korpri.

Sedangkan jumlah pegawai yang saat ini bekerja di Puskesmas Sukarame sebanyak 49 orang, dengan rincian 6 orang dokter umum, 2 orang dokter gigi, 13 orang bidan, 9 orang perawat, 11 orang tenaga lainnya, dan 8 orang yang bertugas di luar yaitu pegawai kontrak Puskesmas Sukarame dan puskes korpri.

“Alhamdulillah pada tahun 2023 Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui dinas pekerjaan umum telah melakukan pembangunan gedung Puskesmas Sukarame berlantai 2 sampai dengan selesai,” pungkasnya.(zld)

Continue Reading

Trending