Connect with us

Bandar Lampung

Kadisnaker Lampung Buka Dialog Sosial Pembentukan Gugus Tugas Nondiskriminasi

Redaksi LT

Published

on

Bandar Lampung – Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Lampung, Agus Nompitu membuka dialog sosial tentang pembentukan gugus tugas nondiskriminasi, pencegahan dan penanganan pelecehan seksual.

Ia mengatakan, pada prinsipnya pengakuan prinsip-prinsip kesetaraan kesempatan untuk laki-laki dan perempuan dalam memperoleh hak untuk hidup tanpa rasa takut dari kekejaman dan pelecehan telah diatur dalam Pasal 27                    ayat (2) UUD 1945 yang berbunyi “tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan” dan Pasal 28G ayat (1) yang berbunyi: “bahwa setiap orang berhak atas perlindungan diri pribadi, keluarga, kehormatan, martabat, serta berhak atas rasa aman dan perlindungan dari ancaman ketakutan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu yang merupakan hak asasi.

“Indonesia juga telah meratifikasi Konvensi ILO nomor 100 Tahun 1951 tentang Pengupahan yang Sama Bagi Pekerja Laki-laki dan Wanita untuk Pekerjaan yang Sama Nilainya serta Konvensi ILO 111 Tahun 1958 tentang Diskriminasi dalam Pekerjaan dan Jabatan, serta Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan (CEDAW),” ujarnya, Kamis (9/3/22).

Kata dia, dengan meratifikasi konvensi tersebut Indonesia berkomitmen untuk mencapai kesetaraan kesempatan dan perlakuan sehubungan dengan pekerjaan dan jabatan sebagaimana lebih lanjut diatur dalam Undang-undang nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan di pasal 5 dan 6, yang mengatur kesempatan yang sama tanpa diskriminasi untuk memperoleh pekerjaan dan memperoleh perlakuan yang sama tanpa diskriminasi dari pengusaha.

“Pemerintah dalam Pasal 86 ayat (1) UU Ketenagakerjaan juga telah memberikan perlindungan untuk setiap pekerja/buruh dalam memperoleh hak keselamatan dan kesehatan kerja, hak atas moral dan kesusilaan, serta hak mendapatkan perlakuan yang sesuai dengan harkat dan martabat manusia serta nilai-nilai agama,” paparnya.

Ia menambahkan, sejalan dengan itu, konsepsi decent work for all atau kerja layak untuk semua yang berlaku secara internasional, dilakukan dengan pemenuhan hak-hak mendasar bagi pekerja, buruh yang salah satunya adalah hak untuk diperlakukan tidak diskriminatif atau tidak dilecehkan.

 “Sebagian besar rentang waktu kerja kita yang tujuh atau delapan jam dalam sehari kita lakukan untuk berinteraksi dengan rekan kerja, sehingga salah satu hal yang perlu mendapatkan perhatian kita bersama adalah dalam mewujudkan kenyamanan bekerja dan kondisi kerja tanpa adanya diskriminasi termasuk pelecehan seksual di tempat kerja, karena keberhasilan pencegahan pelecehan seksual di tempat kerja dapat terwujud apabila pelaku Hubungan Industrial mempunyai komitmen dan persepsi yang sama,” urainya. (Red)  
 

Bandar Lampung

Ops Sikat Krakatau 2024, Polresta Bandar Lampung Ungkap 52 Kasus dan Tangkap 50 Tersangka

Redaksi LT

Published

on

Bandar Lampung – Polresta Bandar Lampung berhasil mengungkap 52 kasus konvensional dan menangkap 50 orang pelaku tindak pidana yang kerap melakukan aksinya di Bandar Lampung.

Kegiatan penindakan ini merupakan hasil Operasi Sikat Krakatau 2024, dalam kurun waktu 6 Mei sd 17 Mei 2024 yang dilakukan oleh Polresta Bandar Lampung dan Polsek jajaran.

52 kasus kejahatan konvensional yang berhasil diungkap diantaranya 34 Kasus Pencurian dengan pemberatan (Curat), 3 Kasus Pencurian dengan kekerasan (curas), 13 Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan 1 kasus kepemilikan senjata tajam.

Sedangkan 50 orang tersangka yang berhasil ditangkap, Polisi merinci ada 31 orang sebagai pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan, 4 orang kasus curas, 14 orang dalam kasus curanmor dan 1 orang kasus kepemilikan senjata tajam.

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Abdul Waras, S.I.K., mengungkapkan bahwa dari jumlah kasus yang berhasil diungkap, kasus pencurian dengan pemberatan atau curat dan curanmor, menjadi kasus yang paling banyak berhasil diungkap.

“Ada 50 tersangka yang ditangkap, terdiri dari 31 tersangka kasus curat, 14 tersangka curanmor, 4 tersangka kasus curas dan satu tersangka kasus sajam” Ungkap Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Abdul Waras, S.I.K., dalam konferensi pers yang digelar di Koridor Mapolresta Bandar Lampung, Jumat (17/5/2024).

Selain puluhan tersangka, Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa 14 unit sepeda motor, 1 unit mobil, 4 pucuk senjata api rakita, 7 bilah senjata tajam, 4 buah kunci letter T dan 8 buah hand phone.

“Untuk kasus menonjol pelaku Curanmor yang viral, saat itu berhasil dikejar masyarakat, namun mengeluarkan tembakan, sehingga menjadi atensi kami dan pelaku berhasil ditangkap,” ujar Kombes Abdul Waras.(*)

Continue Reading

Bandar Lampung

Ops Sikat Krakatau 2024, Polresta Bandar Lampung Ungkap 52 Kasus dan Tangkap 50 Tersangka

Redaksi LT

Published

on

Bandar Lampung – Polresta Bandar Lampung berhasil mengungkap 52 kasus konvensional dan menangkap 50 orang pelaku tindak pidana yang kerap melakukan aksinya di Bandar Lampung.

Kegiatan penindakan ini merupakan hasil Operasi Sikat Krakatau 2024, dalam kurun waktu 6 Mei sd 17 Mei 2024 yang dilakukan oleh Polresta Bandar Lampung dan Polsek jajaran.

52 kasus kejahatan konvensional yang berhasil diungkap diantaranya 34 Kasus Pencurian dengan pemberatan (Curat), 3 Kasus Pencurian dengan kekerasan (curas), 13 Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan 1 kasus kepemilikan senjata tajam.

Sedangkan 50 orang tersangka yang berhasil ditangkap, Polisi merinci ada 31 orang sebagai pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan, 4 orang kasus curas, 14 orang dalam kasus curanmor dan 1 orang kasus kepemilikan senjata tajam.

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Abdul Waras, S.I.K., mengungkapkan bahwa dari jumlah kasus yang berhasil diungkap, kasus pencurian dengan pemberatan atau curat dan curanmor, menjadi kasus yang paling banyak berhasil diungkap.

“Ada 50 tersangka yang ditangkap, terdiri dari 31 tersangka kasus curat, 14 tersangka curanmor, 4 tersangka kasus curas dan satu tersangka kasus sajam” Ungkap Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Abdul Waras, S.I.K., dalam konferensi pers yang digelar di Koridor Mapolresta Bandar Lampung, Jumat (17/5/2024).

Selain puluhan tersangka, Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa 14 unit sepeda motor, 1 unit mobil, 4 pucuk senjata api rakita, 7 bilah senjata tajam, 4 buah kunci letter T dan 8 buah hand phone.

“Untuk kasus menonjol pelaku Curanmor yang viral, saat itu berhasil dikejar masyarakat, namun mengeluarkan tembakan, sehingga menjadi atensi kami dan pelaku berhasil ditangkap,” ujar Kombes Abdul Waras.(*)

Continue Reading

Bandar Lampung

Resmikan Puskesmas Baru,Walikota Bandar Lampung Tegaskan,Beri Pelayanan Yang Terbaik Buat Masyarakat

Redaksi LT

Published

on

BANDAR LAMPUNG —Walikota Bandarlampung, Eva Dwiana resmikan Puskesmas Sukarame di jalan Endro Suratmin, Sukarame, Kamis (16/5/2024).

Walikota meminta Puskesmas yang ada di kota Bandar Lampung bisa memberikan pelayanan yang terbaik dan jemput bola.

“Kalau misalnya ada masyarakat yang kondisinya tidak memungkinkan untuk berangkat ke Puskesmas kita harus berikan pelayanan jemput bola dari masyarakat ke Puskesmas atau sebaliknya,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Walikota berharap petugas Puskesmas bisa memberikan pelayanan dengan baik ke masyarakat dan menerapkan senyum, sapa dan salam.

“Tempatnya sudah baik pelayanan harus baik. Masyarakat semua harus dilayani dengan baik, dengan cara apapun, salah satunya dengan senyum, kalau dengan senyum insyaallah semuanya beres,” pintanya.

Selain itu, Walikota juga meminta petugas Puskesmas untuk memperhatikan ketersediaan obat.

“Kalau misalnya sudah ada yang obat nya kadaluarsa dan stoknya sedikit atau menipis,itu harus diperhatikan, jangan sampai kehabisan,” tegasnya.

Dia menyampaikan di daerah Sukarame terdapat tiga Puskesmas, dimana rawat inap satu dan dua Puskesmas rawat jalan,”jelasnya.

“Ketiga puskesmas ini harus semaksimal mungkin bisa memberikan pelayanan yang terbaik,” katanya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kota Bandar Lampung, Desty Megaputri atas nama Dinas Kesehatan beserta seluruh Puskesmas Sukarame mengucapan terima kasih kepada Walikota Eva Dwiana yang selama ini sangat memperhatikan kebutuhan masyarakat kota Bandar Lampung dalam pelayanan kesehatan yang dilaksanakan oleh Puskesmas dengan memenuhi kebutuhan prasarana dan sarananya berupa pembangunan gedung Puskesmas yang baru.

“Kami sampaikan bahwa di Kecamatan Sukarame ini terdapat 3 Puskesmas 2 Puskesmas rawat jalan yaitu puskesmas rawat jalan Sukarame dan Puskesmas rawat jalan Korpri, serta satu puskesmas rawat inap yaitu Puskesmas Permata Sukarame yang sudah berdiri sejak tahun 1986 dengan luas tanah 354 m2 dan luas bangunan 300 M2,” jelasnya.

Dibeberkan Desty, saat ini Sukarame memberikan pelayanan bagi 26.908 jiwa yang berada di 2 Kelurahan yaitu Kelurahan Sukarame dan kelurahan Korpri.

Sedangkan jumlah pegawai yang saat ini bekerja di Puskesmas Sukarame sebanyak 49 orang, dengan rincian 6 orang dokter umum, 2 orang dokter gigi, 13 orang bidan, 9 orang perawat, 11 orang tenaga lainnya, dan 8 orang yang bertugas di luar yaitu pegawai kontrak Puskesmas Sukarame dan puskes korpri.

“Alhamdulillah pada tahun 2023 Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui dinas pekerjaan umum telah melakukan pembangunan gedung Puskesmas Sukarame berlantai 2 sampai dengan selesai,” pungkasnya.(zld)

Continue Reading

Trending