Connect with us

Bandar Lampung

Gubernur Arinal : Infrastruktur Jalan Memiliki Peran Penting Dalam Merangsang Pertumbuhan Ekonomi

Redaksi LT

Published

on

BANDARLAMPUNG—Gubernur Lampung Arinal Djunaidi membuka secara resmi kegiatan Seminar Infrastruktur yang digelar oleh Dewan Pengurus Daerah (DPD) Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (HPJI) Provinsi Lampung dan Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Wilayah Lampung, di Ballroom Hotel Novotel, Kamis (13/07/2023).

Seminar yang mengusung tema “Membangun Sinergi Dalam Penanganan Jalan Guna Meningkatkan Efisiensi Produksi Konektifitas Wilayah” tersebut dihadiri oleh perwakilan kepala daerah Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung, Kepala Dinas PU dan Bappeda kabupaten/Kota, Pimpinan Perguruan Tinggi, Perwakilan Media, serta seluruh stake holder terkait.

Adapun Narasumber pada Seminar tersebut yakni Ketua DPP HPJI, yang diwakili oleh Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan wilayah 1 Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR, Dr. Ir. Nyoman Suaryana, M.Sc., Ketua DPP PII, yang diwakili oleh Guru Besar Universitas Gadjah Mada, Prof. Dr. Ir. Agus Taufik Mulyono, M.T., IPU.,ASEAN.Eng., Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, yang diwakili oleh Kepala BPTD Kelas II Lampung, Bahar, S.T., M.T., Direktur Utama PT. Hutama Karya yang diwakili oleh Vice President Perencanaan & Engineering, Ir. Dhono Nugroho.

Gubernur Arinal Djunaidi saat membuka kegiatan tersebut mengatakan bahwa infrastruktur jalan merupakan prasyarat untuk mendukung semua sektor pembangunan. Infrastruktur jalan secara langsung akan mendukung distribusi barang dapat berjalan lancar. Pada akhirnya barang-barang logistik serta hasil produksi dari produsen akan mudah sampai ke tangan konsumen.

“Kata kuncinya adalah infrastruktur jalan memiliki peran penting dalam merangsang pertumbuhan ekonomi,” ucap Gubernur

Gubernur memaparkan bahwa pada saat ini kondisi perekonomian Provinsi Lampung tercatat mengalami pertumbuhan sebesar 4,96 persen (year on year) berdasar data triwulan I-2023 terhadap triwulan I-2022. Hal ini pun tidak terlepas peran penting dari sektor transportasi, khususnya sektor jalan.

Kemudian dari sisi produksi pertumbuhan ekonomi, lapangan usaha transportasi dan pergudangan mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 25,80 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, komponen ekspor barang dan jasa mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 10,12 persen.

Provinsi Lampung juga merupakan salah satu lumbung pangan nasional dan berkontribusi besar terhadap kebutuhan nasional. Diantaranya komoditas Padi produksi tertinggi Nasional Tahun 2019-2020, tebu peringkat 2 nasional, nanas peringkat 1 nasional, jagung peringkat 3 nasional, ubi kayu peringkat 1 nasional, serta lada dan kopi peringkat 2 nasional. Demikian pula peternakan yang menempati peringkat 2 Sumatera.

“Seluruh hasil komoditas tersebut jelas memerlukan jaminan kelancaran distribusi dari pusat-pusat produksi menuju ke pasar ataupun pelabuhan,” tegas Gubernur.

Menurut Gubernur, Provinsi Lampung sangat konsen dalam penanganan infrastruktur jalan. Hal ini tertuang di dalam RPJMD Provinsi Lampung 2019-2024, dimana misi ke-4 mengamanatkan untuk “Mengembangkan Infrastruktur Guna Meningkatkan Efisiensi Produksi dan Konektivitas Wilayah”. Misi ini pun didukung dengan 33 Agenda Kerja Utama melalui program Infrastruktur Lampung Berjaya.

Selain permasalahan pembiayaan yang menghambat pembangunan infrastruktur terjadi pada awal Tahun 2020, pandemi covid-19 yang melanda secara global menjadi prioritas utama untuk ditangani sesuai dengan Peraturan Kementerian Keuangan (PMK) No.38 PMK.02/2020, tentang pelaksanaan kebijakan keuangan negara untuk penanganan pandemi Covid-19 yang membahayakan perekonomian nasional dan stabilitas sistem keuangan, yang mewajibkan melakukan refocusing anggaran. Hal ini mengakibatkan beberapa program termasuk program pembangunan infrastruktur tertunda.

“Untuk mengatasi permasalahan tersebut, semua pihak yang memiliki kepentingan dalam pemanfaatan jalan perlu untuk saling bersinergi. Pemerintah pusat dan pemerintah daerah merupakan para penyelenggara jalan yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan jalan. Keduanya harus bisa saling bekerja sama dalam hal penanganan jalan,” ucap Gubernur.

“Di lain hal, kita juga harus membangun skema pembiayaan dari sektor swasta yang bergerak di bidang industri, Lembaga keuangan, dan BUMN yang bisa membantu dalam pembiayaan penanganan jalan. Tidak lupa dari unsur masyarakat juga bisa berperan dan ikut bersinergi, bahu membahu dalam pembangunan jalan,” ujarnya.

Dari hasil diskusi ini Gubernur berharap mendapatkan masukan serta saran bagi pemerintah daerah untuk melakukan pengelolaan pemeliharaan jalan yang tepat sesuai dengan kebutuhan pemanfaatannya. Sehingga bisa menghasilkan rumusan untuk membangun sinergi yang baik antar stakeholder dalam penanganan jalan daerah, khususnya di Provinsi Lampung.

Adapun pada seminar tersebut dibahas beberapa hal terkait permasalahan yang dihadapi dalam pembangunan infrastruktur jalan di Provinsi Lampung, diantaranya oleh Ketua DPP HPJI, yang diwakili oleh Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan wilayah 1 Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR, Dr. Ir. Nyoman Suaryana, M.Sc. yang membahas beberapa penyebab kerusakan jalan, mulai dari aspek material jalan, aspek perkerasan, aspek drainase, aspek geoteknik, hingga dampak kendaraan over dimensiin over load (odol) terhadap infrastruktur jalan.

Begitu juga dengan Ketua DPP PII, yang diwakili oleh Guru Besar Universitas Gadjah Mada, Prof. Dr. Ir. Agus Taufik Mulyono, M.T., IPU.,ASEAN.Eng., yang memberikan pemaparan terkait faktor eksternal dan internal penyebab kerusakan jalan untuk mengantisipasi kegagalan bangunan jalan demi terciptanya karakter jalan yang Humanistis.

Kemudian Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, yang diwakili oleh Kepala BPTD Kelas II Lampung, Bahar, S.T., M.T yang memberikan pemaparan terkait pengawasan angkutan barang di jalan sebagai upaya menjaga umur teknis jalan yang disebabkan oleh kendaraan Over Dimention Over Load (ODOL).

Kepala BPTD Kelas II Lampung ini juga menjelaskan bahwa untuk menanggulangi terjadinya ODOL, perlu dilakukan pemetaan kebutuhan sarana dan prasarana transportasi secara nasional, standarisasi alat angkutan logistik, penyusunan rencana pembangunan prasarana transportasi logistik, pengumpulan informasi kebutuhan intermodal dan konektivitas antar prasarana transportasi, serta rencana pengembangan konektivitas prasarana transportasi logistik.

“Pengemudi dan perusahaan angkutan umum barang serta pemilik barang wajib mematuhi ketentuan mengenai kelas jalan yang dilalui.,” tegasnya.

Narasumber lainnya, Direktur Utama PT. Hutama Karya, yang diwakili oleh Vice President Perencanaan & Engineering, Ir. Dhono Nugroho menyampaikan materi terkait proses pembangunan dan pemeliharaan jalan tol.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto yang juga menjadi Narasumber pada kegiatan tersebut, turut memberikan pemaparan terkait kondisi, target dan realisasi kemantapan jalan status Provinsi dari tahun 2020 hingga tahun 2024.

Lebih jauh, Sekda juga memberikan pemaparan terkait strategi dan upaya pengelolaan jalan berbasis manfaat dalam konteks pengembangan ekonomi kewilayahan.

“Sinergi pemograman dan pengangaran perlu penajaman dalam menentukan skala prioritas penanganan antara pemerintah Pusat, Provinsi, dan Kabupaten/Kota,” ucap Sekda.

“Di masa depan, pendekatan sinergi ini perlu terus dikembangkan dan dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan dengan didukung kerjasama serta partisipasi aktif dari para pelaku pembangunan, khususnya sektor swasta dan pemerintah daerah,” tutupnya (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Bandar Lampung

Gebyar Ops Patuh Krakatau 2024, Kapolresta Bandar Lampung Berikan Reward Bagi Pengendara Tertib

Redaksi LT

Published

on

Lampung – Dalam upaya meningkatkan kesadaran berlalu lintas yang aman dan tertib, Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Abdul Waras, S.I.K, memimpin kampanye keselamatan dalam rangka Operasi Patuh Krakatau 2024.

Kampanye yang dibungkus dalam tajuk Gebyar Ops Patuh Krakatau 2024 ini, melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk polisi cilik dan Patroli Keamanan Sekolah (PKS), untuk menyemarakkan acara.

“Hari ini, Kita melaksanakan kegiatan kampanye keselamatan dalam rangka operasi Patuh Krakatau 2024. Kegiatan ini kita laksanakan dengan melibatkan stakeholder yang ikut di sini dan kita libatkan adik-adik polisi cilik, PKS untuk menyemarakkan kegiatan hari ini,” ujar Kombes Pol Abdul Waras, Kamis (18/7/2024).

Fokus utama kampanye ini adalah memberikan penghargaan kepada pengendara yang mematuhi peraturan lalu lintas.

Pengendara yang tertib, memiliki spion lengkap, dan surat-surat kendaraan yang lengkap mendapatkan reward berupa helm.

“Harapan kita dengan masyarakat yang tertib dalam berlalu lintas insyaallah selamat sampai tujuan, itu yang kita harapkan bersama. Sekaligus juga untuk menekan angka kecelakaan di wilayah khususnya Polresta Bandar Lampung,” tambahnya.

Selain itu, dalam kegiatan ini juga dilakukan simulasi kondisi kecelakaan, dengan menghadirkan korban luka di kepala, patah tulang, dan lain sebagainya.

Simulasi ini bertujuan untuk mengingatkan masyarakat akan bahaya jika tidak tertib dan tidak taat peraturan lalu lintas.

“Harapan kita masyarakat mau tertib, dan tanpa keterpaksaan, jangan karena takut ditilang. Tetapi, tumbuh kesadaran dari pengendara itu sendiri, bahwa saya butuh tertib, saya butuh nyaman, dan saya butuh selamat di jalan,” jelas Kombes Pol Abdul Waras.

“Dari kegiatan kampanye ini, Alhamdulillah sebagian besar masyarakat sudah tertib berlalulintas, kedepannya kita harap terus meningkatkan ketertiban lalu lintas lagi. Karena ini merupakan kebutuhan dasar dalam keselamatan berkendara,” sambungnya.

Kombes Pol Abdul Waras juga mengingatkan bahwa kecelakaan memiliki efek domino yang tidak hanya berdampak pada pengendara, tetapi juga keluarga yang harus dinafkahi.

“Karena apabila terjadi kecelakaan efeknya seperti efek domino, itu bukan hanya pengendara saja tetapi ada keluarga yang harus dinafkahi, ini juga harus jadi pemikiran para pengendara. Ayo tertib berlalu lintas,” tutupnya.

Dengan adanya kampanye ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya keselamatan berkendara dan semakin patuh terhadap peraturan lalu lintas, sehingga angka kecelakaan dapat ditekan seminimal mungkin. (*)

Continue Reading

Bandar Lampung

Matikan Mesin Traffic Light, Pak Ogah Di Bandar Lampung Diamankan Polisi

Redaksi LT

Published

on

Bandar Lampung – Polsek Sukarame, Polresta Bandar Lampung mengamankan seorang lelaki berinisial SN (24), warga Koala, Panjang, Bandar Lampung, lantaran aksi nekatnya, mematikan mesin Traffic Light di persimpangan jalan Urip Sumoharjo – Jalan Alamsyah Ratu Prawiranegara, Way Halim, Kota Bandar Lampung, pada Rabu (18/7/2024) malam.

Kapolsek Sukarame Kompol M Rohmawan mengatakan SN (24) diamankan pasca mendapatkan laporan dari masyarakat dan petugas Dinas Perhubungan, jika ada orang yang menurunkan saklar pada box Traffic Light, sehingga mengakibatkan kemacetan di lokasi tersebut.

“Semalam yang bersangkutan sudah kita amankan di lokasi tidak jauh dari Traffic Light urip Sumoharjo” Kata Kapolsek Sukarame Kompol M Rohmawan, Kamis (18/7/2024).

Rohmawan mengatakan aksi nekat SN (24) dilakukan agar dirinya mendapatkan uang dari hasil mengatur lalu lintas lantaran kondisi lampu Traffic Light yang mati.

“Jadi kalo lampunya mati, otomatis lalu lintas di persimpangan itu krodit, nah barulah SN (24) turun ke jalan mengatur lalu lintas” Jelas Rohmawan.

Cara yang dilakukan SN (24) untuk mematikan mesin “lampu merah” tersebut dengan membuka box mesin yang berada di dekat tiang Traffic Light, kemudian menurunkan saklar di dalam box tersebut.

Saat diamankan, Polisi juga mendapati uang tunai sebesar 25 ribu rupiah dari tangan SN (24) diduga dari hasil jadi “Pak Ogah”.

“Uang 25 ribu itu didapatkan dari hasil pemberian pengendera saat dia ngatur lalu lintas, waktu Traffic lightnya padam” ungkap Mantan Kasat Lantas Polresta Bandar Lampung.

SN (24) langsung dibawa petugas ke Mapolsek Sukarame guna dilakukan interogasi dan pembinaan.

“SN (24) ini, kita duga mengalami disabilitas mental” Kata Rohmawan. (*)

Continue Reading

Bandar Lampung

IWO Lampung Hadiri Ulang Tahun Pantera MC Indonesia

Redaksi LT

Published

on

BANDAR LAMPUNG – Pengurus Wilayah (PW) Ikatan Wartawan Online (IWO) Lampung ikut hadiri ulang tahun ke-8 tahun Pasukan Tempur Nusantara (Pantera) MC Indonesia, di Kawasan Wisata Sumur Putri, Telukbetung Selatan, Bandarlampung, Lampung, Sabtu, 14 Juli 2024, pagi.

Plt. Ketua IWO Lampung, Aprohan Saputra dalam kesempatan itu, menyampaikan, selamat ulang tahun. Kehadiran PW IWO Lampung merupakan bentuk dukungan, agar Pantera MC Indonesia semakin solid dan bermanfaat bagi dunia pencinta motor klasik.

Didampingi beberapa pengurus, Aprohan berharap wadah perkumpulan klub motor tersebut, dapat semakin kompak dalam menjalin persaudaraan antar sesama pecinta motor.

“Salam kompak dan semoga selalu memberi kebermanfaatan,” ringkas Pemred Lampung Newspaper itu, di sela-sela acara.

Sementara itu, El Presiden Pantera MC Indonesia Syahrudin mengucapkan terima kasih kepada semua sahabat yang datang di acara anniversary Pantera MC Indonesia yang ke-8 tahun.

“Terima kasih buat teman-teman tim Pantera MC Indonesia, yang sudah mengerahkan semua tenaga, waktu, dan semangatnya, hingga acara ini bisa terlaksana sesuai yang kita harapkan,” ucapnya.

“Gak kerasa Pantera MC Indonesia sudah masuk usia ini, kedepannya semoga keluarga Pantera semakin Solid, semakin Keren, semakin banyak chapternya di seluruh Indonesia,” lanjutnya.

Dalam kesempatan ini, Udin menyebutkan, Pantera MC Indonesia berdiri pada 16 Juni 2016. Dimana klub Pantera ini merupakan gabungan dari ketua-ketua klub motor yang ada.

“Pantera ini yang kita tanamkan rasa kekeluargaan, sehingga bukan hanya sekedar tempat berkumpul. Melalui klub ini, kita bisa menambah saudara yang memang bukan sedarah tapi bisa menjadi saudara,” ucapnya.

Kegiatan untuk menumbuhkan rasa solidaritas, kekeluargaan, dan damai ini juga dikemas dengan acara musik, penyerahan santunan kepada anak yatim-piatu, bersih-bersih Sungai Sumur Putri, dan penanaman pohon.

Adapun tema kegiatan yang diusung “Sewindu Bikin Rindu” dihadiri dari perwakilan klub di Lampung dan luar provinsi.

“Ini juga sekaligus menunjukkan bahwa semua bikers turut aktif dalam kegiatan sosial bermasyarakat dan peduli terhadap lingkungan,” pungkasnya. (*)

Continue Reading

Trending