Connect with us

Bandar Lampung

Nekat Curi Sepeda Motor, Dua Remaja Di Bandar Lampung Diamankan Polisi

Redaksi LT

Published

on

Bandar Lampung – DA (15) dan MA (15), kedua remaja ini diamankan oleh Polsek Sukarame lantaran diduga keras sebagai pelaku pencurian sepeda motor milik Yeyet (49), warga Perum Griya Indah, Sukabumi Kota Bandar Lampung.

Keduanya ditangkap petugas, pada Sabtu (25/11/2023) dini hari, disebuah penginapan yang terletak di jalan Narada, Way Halim Kota Bandar Lampung.

Peristiwa pencurian sepeda motor ini sendiri terjadi pada Minggu (19/11/2023) malam di Perum Griya Indah Blok C 1 LK II, Sukabumi Bandar Lampung.

Kapolsek Sukarame Kompol Warsito mewakili Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Ino Harianto, S.I.K., M.M., menjelaskan bahwa korban Yeyet sendiri merupakan orang tua dari salah satu pelaku yaitu DA (15).

“Pelaku DA (15) mengajak MA (15) untuk mencuri sepeda motor milik orang tuanya sendiri” ungkap Kompol Warsito dalam wawancara tertulisnya, pada Senin (27/11/2023).

Warsito menjelaskan bahwa untuk bisa masuk ke dalam garasi tempat sepeda motor tersebut di parkirkan, pelaku merusak kunci gembok garasi dengan menggunakan patahan besi hanger dan masuk melalui pintu folding menggunakan kunci duplikat.

“Setelah masuk, sepeda motor diambil dengan kunci asli yang sebelumnya sudah disimpan oleh pelaku DA (15)” ujar Kompol Warsito.

Pada saat peristiwa pencurian ini terjadi, rumah sedang dalam keadaan kosong.

Warsito juga menjelaskan bahwa DA (15) sudah dua bulan berpisah atau tidak tinggal bersama orang tuanya.

Hasil penyelidikan dan pemeriksaan sejumlah saksi serta CCTV yang ada di lokasi kejadian, keduanya akhirnya berhasil diamankan petugas.

“Setelah berhasil, para pelaku ini merubah warna cat sepeda motor yang aslinya warna merah putih menjadi hitam” ujar Kompol Warsito.

Selain kedua pelaku, Petugas juga menyita 1 unit sepeda motor merk Honda Beat warna hitam Nopol Z 3544 HY. (*)

Bandar Lampung

Di Duga,Gudang BBM Milik Oknum Brimob AL Hangus Terbakar Di Campang Jaya

Redaksi LT

Published

on

BANDAR LAMPUNG—Misteri siapa pemilik Gudang Penimbunan BBM berjenis Solar dan Pertalite yang meledak di Jalan Tirtayasa, Campang Jaya, Kecamatan Sukabumi selasa malam (27/02/2024)pukul 23:00 WIB sudah mulai terungkap.

Pemilik gudang penimbun BBM ilegal berjenis Solar dan Pertalite adalah seorang oknum Brimob Polda Lampung inisial AL,Oknum Brimob tersebut juga sudah cukup lama berkecimpung pada dunia penimbunan BBM jenis solar yang di duga secara ilegal.Rabu (28/02/2024).

Sedangkan pemilik lahan adalah H. Muhanif yang keberadaannya belum dipastikan sampai sekarang.

Dari lokasi gudang penimbunan terlihat sekitar ada 67 kerangka besi tandon solar berkapasitas satu ton.

Juga mobil jenis colt diesel yang telah di modifikasi penimbunan BBM berukuran sekitar 8-10 ton.

Ledakan dahsyat yang kedua itu bersumber dari mobil colt diesel yang masih berisi bahan bakar yang ada di gudang.

Adapun yang bersangkutan Brimob inisial AL membantah merupakan pemilik gudang.

Ia berdalih juga menjadi korban atas kejadian tersebut.

Namun ia tidak menampik bahwa mobil yang terbakar tersebut adalah miliknya.

”Tiga unit mobil yang terbakar memang milik kita, tapi sewa, paling minta bantu asuransi nanti,” katanya.

Ia menambahkan, jika melihat dari kontrak awal mobil untuk distribusi oli. Dirinya juga tidak tahu kalau saat ini untuk gudang penimbunan BBM.

“Gunanya untuk apa tidak tau kalau sekarang, untuk oli awal kontrak. Intinya mobil sewa, minta bantu asuransi saya,” katanya.

Saat ini lokasi kejadian terlihat Paminal Polresta Bandar Lampung sedang mengecek lokasi kejadian.

Sebelumnya sebuah gudang BBM jenis solar Jalan Tirtayasa, Campang Jaya, Kecamatan Sukabumi, meledak pada Selasa, 27 Februari 2024, malam, sekitar pukul 23.00 WIB.

Barang-barang yang ada di gudang yang berada di atas tanah seluas sekitar 50×100 meter itu hangus terbakar.(Zld/red).

Continue Reading

Bandar Lampung

Usai Rapat, Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana Berikan Langsung Bantuan Kepada Warga Ya ng Terdampak Banjir

Redaksi LT

Published

on

BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menggelar Rapat penyerahan bantuan kepada warga yang terkena dampak banjir beberapa hari lalu.

Rapat yang berlangsung di gedung Semergou Pemkot Bandar Lampung hari yang di hadiri oleh Kepala BPBD Kota Bandar Lampung, Kadis Sosial, Damkar, Kadis Lingkungan Hidup, Kadis Perhubungan, Plt. PU, Plt. Kesehatan, Plt. Kominfo, Kasat Pol PP dan Kabag Umum, pada Rabu (28/02/2024).

Dalam Berbagai Macam Walikota Bandar Lampung Bunda Eva Dwiana mengatakan ada beberapa titik lokasi pasca banjir yang akan kita berikan bantuan.

“Untuk hari ini kita akan menyambangi dan memberikan bantuan kepada warga di Rajabasa dan Kedaton yang terdampak banjir,” ucapnya,di sela sela rapat.

“Kami turut berduka cita atas bencana banjir yang menimpa masyarakat Kota Bandar Lampung beberapa hari yang lalu, semoga selalu sabar dan tabah atas ujian ini, dan semoga bantuan yang diberikan oleh Pemkot kepada warga yang terdampak banjir dapat membantu mengurangi kesusahan yang dialami, semoga Allah SWT selalu melindungi kita semua, Aamiin,” imbuh Eva Dwiana.

Usai Rapat, para Pejabat di Pemkot Bandar Lampung yang dipimpin Walikota Eva Dwiana langsung menuju lokasi yang terdampak banjir di Kecamatan Rajabasa dan Kecamatan Kedaton untuk memberikan bantuan. (Zld/red)

Continue Reading

Bandar Lampung

Kinerja Sektor Jasa Keuangan Positif, Pembiayaan UMKM di Lampung Capai Angka Tertinggi

Redaksi LT

Published

on

Bandarlampung – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung turut menjaga agar kinerja sektor jasa keuangan di wilayah Lampung baik industri perbankan, industri pasar modal dan industri keuangan non bank terus membaik dan tumbuh positif pasca pandemi.

Sejalan dengan stabilitas sektor jasa keuangan nasional yang terjaga dan didukung permodalan yang kuat, likuiditas yang memadai dan profil risiko yang terkelola dengan baik, Rabu (26/02/24).

“Kinerja sektor jasa keuangan yang terus tumbuh positif, tingkat literasi dan inklusi keuangan yang terus meningkat serta sektor riil yang semakin pulih pasca pandemic, diyakini akan mampu mendukung pengembangan ekonomi daerah Provinsi Lampung” kata Kepala OJK Provinsi Lampung, Bambang Hermanto dalam keterangannya.

Pembiayaan perbankan kepada sektor UMKM di Lampung bahkan mencapai angka tertinggi pasca pandemi yakni mencapai 39,79% dari total kredit atau sebanyak Rp30,98 Triliun.

Dukungan industri perbankan terhadap pembiayaan UMKM ini menunjukkan komitmen yang kuat terhadap program pemerintah untuk mendorong UMKM naik kelas dan keuangan yang berkelanjutan.

Kredit UMKM Meningkat

Pada triwulan IV tahun 2023 kredit UMKM secara year on year (yoy) meningkat sebesar Rp3,07 Triliun atau tumbuh 11,02% dari Rp27,91 Triliun pada triwulan IV tahun 2022 menjadi sebesar Rp30,98 Triliun pada posisi Triwulan IV 2023.

Peningkatan kredit UMKM ini membawa kepada share kredit UMKM kepada total kredit yang semakin meningkat dari 36,34% menjadi 39,79%. Sementara kinerja kualitas kredit UMKM tetap terjaga dibawah threshold 5%, tercatat terdapat peningkatan sebesar 0,66% yaitu dari sebesar 3,34% menjadi sebesar 4,00%. Peningkatan NPL disebabkan oleh peningkatan nominal kredit bermasalah sebesar Rp0,31 Triliun dari sebesar Rp0,93 Triliun menjadi Rp1,24 Triliun.

Sementara penyaluran KUR dengan berbagai kebijakan baru di awal tahun 2023, tercatat mampu menyerap 74,35% dari kuota KUR yang diberikan tahun 2023 atau sebesar Rp8,45 Triliun dari target Rp11,37 Triliun dan diberikan kepada 173.353 debitur. Kualitas kredit KUR tetap terjaga rendah dengan rasio NPL hanya sebesar 0,04% atau nominal sebesar Rp3,69 Miliar.

OJK akan terus mendukung kinerja perbankan melalui kebijakan-kebijakan yang diperlukan sehingga dapat terus tumbuh berkelanjutan namun tetap prudent dalam aspek manajemen risiko.

Continue Reading

Trending