Connect with us

Today Criminal

Asyik Konsumsi Narkotika di Rumah, Warga Menggala Selatan Ditangkap Polres Tulang Bawang

Redaksi LT

Published

on

TULANG BAWANG—-Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tulang Bawang, Polda Lampung, menangkap seorang pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu yang terjadi di wilayah hukumnya.

Pelaku yang ditangkap ini seorang pria berinisial SA (39), berprofesi wiraswasta, warga Kelurahan Menggala Selatan, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang.

“Hari Kamis (30/11/2023), sekitar pukul 15.00 WIB, petugas kami menangkap seorang pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Ia ditangkap saat sedang asyik mengkonsumsi narkotika di rumahnya yang ada di Kelurahan Menggala Selatan,” kata Kasatres Narkoba, AKP Indik Rusmono, SIK, MH, mewakili Kapolres Tulang Bawang, AKBP Jibrael Bata Awi, SIK, Minggu (03/12/2023).

Lanjutnya, dari tangan pelaku ini, petugas kami menyita barang bukti (BB) berupa plastik klip berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,08 gram, alat hisap sabu (bong), sumbu gulungan timah rokok, korek api gas, dan sekop yang terbuat dari pipet.

Menurut Kasatres Narkoba, penangkapan terhadap pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu ini merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh petugasnya di wilayah Kecamatan Menggala. Informasi yang didapat, bahwa salah satu rumah yang ada di Kelurahan Menggala Selatan sering dijadikan tempat transaksi narkotika.

“Setelah dipastikan rumah tersebut sedang ada penghuninya, petugas kami langsung melakukan penggerbekan, dan dari dalam rumah ditangkap seorang pria yang sedang asyik mengkonsumsi narkotika jenis sabu, serta turut disita BB berupa narkotika,” papar perwira dengan balok kuning tiga dipundaknya.

AKP Indik menambahkan, pelaku saat ini masih dilakukan pemeriksaan secara intensif di Mapolres Tulang Bawang, dan akan dikenakan Pasal 114 ayat 1 Sub Pasal 112 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Dipidana dengan pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun, dan pidana denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar,” imbuh Alumni Akpol 2013. (*)

Bandar Lampung

Di Duga,Gudang BBM Milik Oknum Brimob AL Hangus Terbakar Di Campang Jaya

Redaksi LT

Published

on

BANDAR LAMPUNG—Misteri siapa pemilik Gudang Penimbunan BBM berjenis Solar dan Pertalite yang meledak di Jalan Tirtayasa, Campang Jaya, Kecamatan Sukabumi selasa malam (27/02/2024)pukul 23:00 WIB sudah mulai terungkap.

Pemilik gudang penimbun BBM ilegal berjenis Solar dan Pertalite adalah seorang oknum Brimob Polda Lampung inisial AL,Oknum Brimob tersebut juga sudah cukup lama berkecimpung pada dunia penimbunan BBM jenis solar yang di duga secara ilegal.Rabu (28/02/2024).

Sedangkan pemilik lahan adalah H. Muhanif yang keberadaannya belum dipastikan sampai sekarang.

Dari lokasi gudang penimbunan terlihat sekitar ada 67 kerangka besi tandon solar berkapasitas satu ton.

Juga mobil jenis colt diesel yang telah di modifikasi penimbunan BBM berukuran sekitar 8-10 ton.

Ledakan dahsyat yang kedua itu bersumber dari mobil colt diesel yang masih berisi bahan bakar yang ada di gudang.

Adapun yang bersangkutan Brimob inisial AL membantah merupakan pemilik gudang.

Ia berdalih juga menjadi korban atas kejadian tersebut.

Namun ia tidak menampik bahwa mobil yang terbakar tersebut adalah miliknya.

”Tiga unit mobil yang terbakar memang milik kita, tapi sewa, paling minta bantu asuransi nanti,” katanya.

Ia menambahkan, jika melihat dari kontrak awal mobil untuk distribusi oli. Dirinya juga tidak tahu kalau saat ini untuk gudang penimbunan BBM.

“Gunanya untuk apa tidak tau kalau sekarang, untuk oli awal kontrak. Intinya mobil sewa, minta bantu asuransi saya,” katanya.

Saat ini lokasi kejadian terlihat Paminal Polresta Bandar Lampung sedang mengecek lokasi kejadian.

Sebelumnya sebuah gudang BBM jenis solar Jalan Tirtayasa, Campang Jaya, Kecamatan Sukabumi, meledak pada Selasa, 27 Februari 2024, malam, sekitar pukul 23.00 WIB.

Barang-barang yang ada di gudang yang berada di atas tanah seluas sekitar 50×100 meter itu hangus terbakar.(Zld/red).

Continue Reading

Bandar Lampung

Bawa Pedang dan Celurit, Polresta Bandar Lampung Tetapkan Dua Remaja Asal Bandar Lampung Sebagai Tersangka

Redaksi LT

Published

on

Bandar Lampung – Polresta Bandar Lampung kembali menggagalkan aksi tawuran yang hendak dilakukan oleh sekelompok remaja di Bandar Lampung.

Dua remaja yang masih berstatus pelajar ini diamankan oleh Tim Walet Samapta Polresta Bandar Lampung di pinggir ruas jalan Tulang Bawang, Enggal Bandar Lampung, pada Minggu (25/02/2024) dini hari.

AA (16) dan RA (17), keduanya terjaring patroli hunting yang dilakukan oleh Tim Walet Sampata Polresta Bandar Lampung yang saat itu sedang melakukan patroli di wilayah pahoman Bandar Lampung, di lokasi tersebut, petugas patroli berpapasan dengan 3 sepeda motor dengan masing masing pengendara terlihat membawa senjata tajam.

Melihat hal tesebut kemudian Tim Walet melakukan pengejaran terhadap rombongan tersebut dan akhirnya rombongan ini terpisah.

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Dennis Arya Putra mewakili Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Abdul Waras, S.I.K., menjelaskan bahwa saat dilakukan pengerajan, kedua pelaku sempat membuang senjata tajamnya ke jalan, namun petugas tetap melakukan pengejaran.

“Saat dilakukan pengejaran, barang bukti sajam ini sempat di buang oleh kedua pelaku, namun kedua pelaku akhirnya bisa di amankan di seputaran lapangan saburai, tepatnya di jalan tulang bawang” jelas Kompol Dennis.

Hasil pemeriksaan, Kedua pelaku dan rombongannya ini, rencananya akan melakukan aksi tauran dengan kelompok lain di wilayah Pahoman, Bandar Lampung.

“Barang bukti yang berhasil kita amankan yaitu 1 buah pedang samurai. 1 buah celurit Panjang modifikasi dan 1 buah stik golf” ungkap Kompol Dennis.

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Dennis menghimbau kepada orang tua agar lebih peduli dengan aktifitas anak saat berada diluar rumah khususnya pada malam hari.

Akibat perbuatannya tersebut, Kedua pelaku dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) UU Darurat No. 12 Tahun 1951 tentang Kepemilikan atau membawa senjata tajam Junto UU Nomor 11 Tahun 2012 tetang Sistem Peradilan Anak dengan ancaman hukuman penjara paling lama 10 tahun.(*)

Continue Reading

Today Criminal

Wartawan PWRI di Tusuk Orang Tak Di Kenal saat Bertugas di Tulang Bawang

Redaksi LT

Published

on

TULANG BAWANG—-Satu jurnalis media online dari organisasi Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) yang sedang bertugas ditusuk senjata tajam sebanyak 6 kali oleh Orang Tak Dikenal (OTK) saat bertugas.Jumat (23/2/2024).

Holidi wartawan media massa yang tergabung di DPC PWRI Tulangbawang mengalami penusukan saat sedang dalam perjalanan tepatnya terletak di Tiyuh (Desa) Penawar Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang.

Wartawan Holidi dan rekannya menjelaskan saat ditemui di rumah sakit tempat dirinya dirawat bahwa dirinya bersama rekannya AF saat di perjalanan sudah merasakan kecurigaan karena mobil mereka dibuntuti orang yang tidak mereka kenali dan mobilnya pun hampir diserempet.

“Saat di perjalanan kami berdua melewati jalan sepi, kami sudah curiga kepada orang yang membuntuti kami, itupun saya sampaikan kepada rekan saya jangan berhenti. tetapi mobil selalu dipepet oleh mereka,” kata Holidi.

Hingga, lanjut Holidi, mobil mereka ditabrak pada bagian belakang, bahkan kaca ikut dipecahkan. Sehingga mereka berhasil membuka pintu mobil yang dikendarai holidi dan rekannya.

“Ketika itu kawanan OTK mengarahkan senjata ke arah saya. Mereka menggunakan senjata payan (tombak) dan pedang panjang. Saya mencoba menghindari senjata mereka karena mereka mengincar perut, sehingga paha dan kaki saya terkena tusukan serta sabetan senjata tajam,” jelasnya.

Usai mengalami pertikaian, para pelaku dengan cepat meninggalkan lokasi kejadian.“Setelah melakukan penusukan mereka pun cepat pergi. Para pelaku ada lima orang,” tambahnya.

Anggota DPC PWRI Tulang Bawang Holidi mengalami luka tusukan sebanyak enam tusukan pada bagian paha kiri, kanan, dan ada juga di bagian kaki.

Kini Holidi telah tengah dirawat di rumah sakit Penawar Medical dan terbaring lemah, atas kejadian tersebut pihak keluarga korban telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Tulang Bawang dan berharap kasus cepat ditangani dan pelaku segara di tangkap.

“Pihak keluarga sudah lapor ke Kantor Kepolisan, keluarga berharap besar pada pihak Aparatur Penegak Hukum dapat segera menangkap orang-orang itu (Pelaku). (Red)

Continue Reading

Trending