Connect with us

Metro

Kunjungi Tiga Lansia,Wahdi Berikan Layanan Kesehatan Homecare

Zuli Ardiansyah

Published

on

Metro :    Walikota Metro, Wahdi Siradjuddin melakukan layanan kesehatan homecare. Kunjungi tiga lansia, warga Kelurahan Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat, kota setempat, Minggu, 3/12/2023.

 

Masyarakat diminta tanggap terhadap lingkungan sekitar, baik secara sosial terhadap tetangga, maupun terhadap kebersihan tempat tinggalnya.

 

“Jadi kalau ada yang sakit itu langsung ke Puskesmas. Nanti di sana juga akan ada homecare, yang mana saya kira homecare itu bukan hanya tenaga kesehatan saja ya indikatornya, melainkan juga motivator dan sebagainya, atau masyarakat juga bisa,” kata Wahdi.

 

Homecare yang dimaksud, merupakan program Pemerintah Kota (Pemkot) Metro untuk masyarakat di Bumi Sai Wawai, yakni suatu fasilitas pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh tenaga medis di rumah pasien, namun dengan pengawasan langsung dari dokter.

 

Wali Kota Metro yang notabenenya merupakan dokter berpredikat konsultan itu mengatakan, layanan kesehatan ini selaras dengan program-program kesehatan pemerintah yang lainnya.

 

“Pertama, hidup sehat itu dimulai dari diri sendiri. Ada namanya Gerakan Masyarakat Hidup Sehat atau Germas. Kemudian, Pola Hidup Bersih dan Sehat atau PHBS. Lalu STBM, yaitu Sanitasi Total Berbasis Masyarakat. Semuanya dimulai dari diri sendiri,” jelasnya.

 

“Yang ke dua, kehidupan sosial. Jadi, masyarakat di sini harus memerhatikan tetangga kanan-kirinya, kalau ada yang sakit, kalau ada yang kesulitan itu dibantu. Jadi, kolaborasinya berjalan. Lalu, yang ke tiga, lingkungan. Jadi, 48 persen penyakit itu disebabkan oleh lingkungan yang kurang sehat. Maka itu, jaga pola hidupnya ya, maka ada Geliat atau Gerakan Lingkungan Hidup Sehat,” lanjutnya.

 

Implementasi layanan kesehatan bertujuan memudahkan dan membantu masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik. Pemkot Metro memberikan kemudahan itu, meng-cover biayanya dengan Universal Health Coverage (UHC) dengan optimal.

 

“Pemerintah dalam hal ini ada Universal Health Coverage ya. Artinya biaya pelayanan kesehatan untuk masyarakat itu dilayani, ditanggung oleh pemerintah yang sampai saat ini, Kota Metro sudah 102 persen,” bebernya.

 

“Selain itu, kita kemarin dapat penghargaan Kota Sehat, satu-satunya di provinsi Lampung. Kategori Padapa, pemantapan,” tandasnya. ( Yoga)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Metro

“Ga bahaya Tah….!!?Di Duga,Pengelolaan Dana Anggaran APBD di Dinas Pengerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sarat Dengan Korupsi.

Redaksi LT

Published

on

BANDAR LAMPUNG – Pengelolaan dana anggaran APBD untuk di dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Metro seakan terlihat Sarat Korupsi , Kolusi, dan Nepotisme (KKN) dan seakan dirancang sistematis dalam menjalankan pekerjaan yang ada di Dinas PUTR Kota Metro.

Adanya pekerjaan pemeliharaan rutin gedung kantor dan pengadaan barang di dinas PUTR tersebut yang diduga banyak kejanggalan dalam proses pelaksanaan membuat Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gamapela angkat bicara.

Adanya pekerjaan pemeliharaan rutin gedung kantor dan pengadaan barang di dinas PUTR kota metro diduga sarat melanggar aturan.

Untuk diketuahui pihak PUTR Metro melaksanakan, Pengadaan interior ruang bina marga, Pengadaan interior ruang bidang cipta karya,
Rehabilitasi gedung PUTR bagian luar
Rehabilitasi ruang kepala dinas, Rehab ruang sekretariat PUTR dan Pengadaan barang berupa komputer dan laptop dengan total pagu kurang lebih Rp. 1 Milyar

“Kok seperti hal biasa yah, dinas PUTR Metro ini menyalahi aturan yang seharusnya di taati, ini malah dikangkangi,” kata Tonny Bakri Ketua LSM Gamapela

Ia juga menjelaskan, adanya paket pekerjaan dalam 1 Lokasi Gedung Bangunan itu sudah jelas menyalahi aturan Perpres no. 12 Tahun 2021 terkait Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, yang Berbunyi : Dilarang memecah suatu paket pengadaan barang/jasa yang memiliki sifat dan ruanglingkup yang sama, dan memecahkan suatu paket yang seharusnya menjadi satu (1) paket dan harus melalui Tender/Lelang

“Kami menduga ini sudah di rancang oleh pihak oknum-oknum yang bermain api di intansi PUTR Metro itu tersendiri, dari pengkondisian paket proyek saja sudah menabrak aturan Perpres,” kata Ketua LSM Gamapela.

Masih kata ketua Gamapela,bahwa Penunjukan rekanan untuk pengadaan langsung di dinas PUTR kota metro diduga melibatkan adik dari Walikota metro,”ujar nya.

Dari informasi yang kami terima bahwa penunjukan nya dibagi dalam beberapa kelompok, salah satunya adalah kelompkk BK yang telah dikondisikan oleh seseorang berinisial EP.

Untuk itu, Ketua LSM Gamapela Tonny Bakri meminta pihak Aparat Penegak Hukum (APH) dalam hal ini Polda Lampung agar dapat menetapkan siapa calon tersangka yang ada di intansi PUTR Kota Metro

“Kami meminta kepada penyidik polda lampung untuk segera menetapkan tersangka dan usut tuntas oknum yang berada di dinas PUTR kota metro,” tambahnya Tonny Bakri.(tim)

Continue Reading

Metro

Ga Bahaya Tah….!!!Lalai Tangani Air Comberan Busuk Tergenang di Badan Jalan, ini tanggapan Camat Metro Pusat

Redaksi LT

Published

on

Metro Lampung
Usai viral atas pemberitaan adanya air comberan busuk tergenang di badan jalan Kunang RT 35 RW 06 Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro Provinsi Lampung. Lalu, dengan cepat pihak pemkot Metro melalui Kecamatan turun dan melakukan pengecekan pada titik sumber masalah. Padahal, persoalan itu telah lama hingga lima bulan. Terkesan jika pihak Kecamatan Metro Pusat lalai dalam menangani persoalan tersebut.

Saat ditemui, Yahya Rachmat selaku Camat Metro Pusat menjelaskan jika persoalan adanya air comberan tumpah ke badan jalan itu sudah dilaporkan sejak tahun lalu. Namun, hanya dilaporkan kepada dinas terkait serta dalam kenyataannya hingga kini belum ada action nyata. Mengingat air comberan yang meluap ke jalan Kauman sangat mengganggu pengendara atau warga setempat.

” Saya dapat laporan dari Lurah Bulan Oktober tahun lalu. Saya baru juga dan saya surati ke PU, saya juga enggak tau prosesnya ternyata baru tahun ini informasinya. Tapi untuk lebih jelas kepastian bener langsung aja ke PU. Saya juga sudah nanya mbak Dewi kemaren katanya ada di tahun ini,” ungkap Yahya kepada Mitrapol.com, Senin ( 05/02/2024) siang.

Mengingat kondisi jalan kunang licin dan berbau saat ini. Akibat tumpahan air comberan berbulan – bulan dijalan Kunang Metro Pusat. Kemudian, media ini menyinggung mengenai dana anggaran sebagai action/ tindakan cepat dalam menanganinya dari pihak Kecamatan Metro Pusat.

” Dana anggaran enggak ada lo bang, katanya harusnya tahun kemarin. Waktu saya meninjau itu katanya mampet dan nyogrok susah juga. Kalau di kecamatan enggak ada, semua di kelurahan. Kalau itu enggak ada di kelurahan dan saya denger besar nilainya.

Ada sekitar seratus jutaan nilainya. Sedangkan dana pokmas itu satu kelurahan seratus lima puluh juta dan itu dibagi semua RW. Itupun bukan hanya fisik, ekonomi dan Sosbud ,” jawab Yahya Rachmat.

Melihat dari komentar singkat dari Camat Metro Pusat, terkesan kurang cepat dan tanggap melakukan action dalam penanganan air comberan busuk tergenang di jalan Kunang Metro Pusat.

Apalagi persoalan dan laporan warga sudah hampir lima bulan berjalan,Terkesan adanya kurang perhatian terhadap lingkungan sekitar. Mengingat, lokasi tersebut masuk dalam zona strategis wilayah pusat Kota Metro. Diharapkan, persoalan ini dapat segera terselesaikan dan menjadi contoh pejabat berwenang didalam membantu masyarakat.

Kedepan, media ini akan melihat anggaran – anggaran yang telah di kelola pada tahun 2023 oleh pihak Kecamatan Metro Pusat. Apakah benar memang tidak ada anggaran dalam penanganan secara mendesak di wilayah tersebut.(zld)

Continue Reading

Metro

Lapor Pak Walikota, Ada air Comberan Busuk Tergenang di Badan Jalan Kauman Metro Pusat

Redaksi LT

Published

on

Metro Lampung—-Pasca musim kemarau lalu, sudah hampir berjalan selama enam bulan terdapat air comberan yang tumpah dan menggenangi badan jalan raya yang berlokasi di Jalan Kunang RT 35 RW 06 Kelurahan Metro Pusat. Penyebab utama adalah tersumbatnya saluran air pada gorong – gorong jalan tersebut.

Hal itu disampaikan, Zulkarnaen selaku warga sekitar di jalan Kauman Kel.Metro Pusat, yang paling berdampak akibat air comberan berbau busuk tersebut.

” Air comberan ini dari buntutnya saluran gorong – gorong yang tersumbat karena banyaknya kotoran sampah. Bahkan, bukan hanya sampah, tapi kotoran manusia juga ada sampai ke jalan,” ungkap Zulkarnaen kepada awak media Jumat ( 02/02/2024) pagi.

Dikatakannya, penyebab banyak kotoran manusia itu akibat adanya warga sekitar yang membuka tabung Septic Tank.

” Informasi, kadang – kadang tutup septic tank warga di atas berada dipinggir siring, jika turun hujan lebat mereka buka dan mengalir lewat siring ini lalu tumpah ke jalan raya. Tapi kalau siring enggak buntu pastilah tidak berceceran seperti ini,” jelasnya.

Menurut Zulkarnaen, bahwa persoalan ini sudah dilaporkan kepada pihak kelurahan setempat. Namun, belum ada action atau tindakan secepatnya. Sebab, bau dari air comberan ini sangat mengganggu. Dirinya berserta warga sekitar berharap Pemkot Metro dapat segera memperbaikinya.

” Air comberan busuk ini ngalir terus, walaupun enggak hujan. Sudah ada petugas apakah lurah atau dinas terkait survey lokasi. Tapi, hanya cek – cek saja dan belum ada tindakan. Dampaknya air bau busuk selalu ada di depan halaman rumah saya. Bisa – bisa orang yang melintas pakai motor dapat tergelincir karena jalan berlumut. Oleh karenanya, mohon pak Walikota Metro, agar persoalan ini dapat segera di tindaklanjuti. Apakah dibongkar sementara dan jalan ditutup atau ada solusi lain. Sehingga bisa dapat baik seperti semula ,” harap Zulkarnaen.

Pantauan Mitrapol.com, Jumat (2/2/24), terlihat juga buruknya saluran drainase sekitarnya serta karena siring sudah tertutup tanah. dan perlu pengerukan. Akibatnya air comberan berbau busuk dan menjijikkan tidak lagi dalam siring dan meluap ke badan jalan raya.

kedepan, media Mitrapol.com akan menemui langsung Lurah Metro Pusat, atas persoalan dan keluhan warga Jalan Kunang Kauman Metro Pusat tersebut. Mengingat, persoalan adanya air comberan berbau busuk tumpah ke badan jalan sudah berlangsung lama tanpa ada solusi.(zld)

Continue Reading

Trending