Connect with us

Bandar Lampung

Ngeri Kali !!!…Lapor Bunda Eva, di Duga Dinas PU Bagi Bagi Proyek,”Ada Perusahaan Fiktif Pemenang Proyek Satu Miliar di Batu Putu.

Redaksi LT

Published

on

BANDAR LAMPUNG—Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana terus menggencarkan pembangunan di Kota Tapis Berseri.
Tujuannya agar Kota Bandar Lampung semakin modern,maju dan cantik. Kamis (07/12/2 2023.)

Namun fakta di lapangan berbanding terbalik,dan jauh dari kata modern,cantik dan maju,sampai saat masih saja ada pihak / oknum perusahaan yang nakal dan memanfaatkan kesempatan untuk meraup keuntungan pribadi dengan membuat alamat perusahaan fiktif atau kualitas bangunan tersebut tidak sesuai dengan Rab atau spek nya.

Berdasarkan penelusuran tim media,di lapangan alamat kantor perusahaan yang memenangkan tender proyek Penataan Taman Air Terjun Batu Putu tersebut adalah fiktif,, pemenang tender tersebut adalah Perusahaan Naufal Berkarya di Jalan Imam Bonjol, Gang M,Hasan, nomor 15/61.

Dan Saat tim media meninjau akitfitas lokasi Perusahaan,tak terlihat aktifitas kantor atau perusahaan pada umumnya,Bahkan Papan plang nama perusahaan pun tak terlihat di halaman rumah tersebut,Namun yang terlihat hanyalah seorang anak kecil yang sedang bermain sambil di temani seorang nenek nenek yang lagi santai di teras rumah nya.

Pemilik rumah mengakui bahwa tempatnya ini hanyalah rumah tinggal biasa bukan kantor perusahaan Naufal Berkarya.

“Iya ini cuma rumah tinggal bukan perusahaan, perusahaan itu ada di Pahoman,”kata pemilik rumah yang tidak ingin disebutkan namanya.

Perlu di ketahui Perusahaan dengan atas nama Naufal Bekarya tersebut memenangkan tender Pembangunan Penataan Taman Air Terjun Batu Putu dengan nilai pagu Rp 1 Miliar Rupiah.

Di lain tempat,pada saat tim media meninjau lokasi tempat di bangunya Tempat Taman Air Terjun Batu Putu,”wadidaw..tidak ada satu tangkai pun bunga atau taman seperti yang di yang ada di dalam nama proyek tersebut, bahkan yang ada hanya lahan parkir kosong,dan sebuah auning tempat berteduh,dan lebih hebat nya lagi salah satu dari lima orng pekerja yang berada di lokasi dan enggan di sebut nama nya mengatakan bahwa tidak ada taman di sini.

Yang ada ya cuma beginian,”ya biasa beginilah bang,bisa juga di katakan tempat mesum anak muda kalo malem, sambil meratakan tanah yang kata nya akan di cor,”Ungkap nya.

Perlu di ketahui juga,bahwa Pengerjaan proyek itu sendiri akan berakhir pada akhir Desember tahun 2023.tapi terlihat jelas bahwa semua itu tak ada pembuktian di lapangan,yang ada cuma jalan beraspal,portal dan lahan parkir,jauh di luar expektasi.

Saat tim media berusaha menelpon sekretaris PU Kota Bandar Lampung Muhaimin melalui telpon Whatsapp,guna meminta keterangan,namun tidak di tanggapi ,bahkan beberapa kali kami Wa pun tidak di balas.

Sama seperti sekretaris PU Kota Bandar Lampung, pemenang tender pun sulit di hubungi bahkan di wa sekalipun tidak di balas,padahal tim cuma meminta hak jawab kepada bang Naufal selaku pemenang tender melalui telpon Whatsapp tapi tidak ada tanggapan atau merespon dan seakan di cuekin. (Tim)

Bandar Lampung

Di Duga,Gudang BBM Milik Oknum Brimob AL Hangus Terbakar Di Campang Jaya

Redaksi LT

Published

on

BANDAR LAMPUNG—Misteri siapa pemilik Gudang Penimbunan BBM berjenis Solar dan Pertalite yang meledak di Jalan Tirtayasa, Campang Jaya, Kecamatan Sukabumi selasa malam (27/02/2024)pukul 23:00 WIB sudah mulai terungkap.

Pemilik gudang penimbun BBM ilegal berjenis Solar dan Pertalite adalah seorang oknum Brimob Polda Lampung inisial AL,Oknum Brimob tersebut juga sudah cukup lama berkecimpung pada dunia penimbunan BBM jenis solar yang di duga secara ilegal.Rabu (28/02/2024).

Sedangkan pemilik lahan adalah H. Muhanif yang keberadaannya belum dipastikan sampai sekarang.

Dari lokasi gudang penimbunan terlihat sekitar ada 67 kerangka besi tandon solar berkapasitas satu ton.

Juga mobil jenis colt diesel yang telah di modifikasi penimbunan BBM berukuran sekitar 8-10 ton.

Ledakan dahsyat yang kedua itu bersumber dari mobil colt diesel yang masih berisi bahan bakar yang ada di gudang.

Adapun yang bersangkutan Brimob inisial AL membantah merupakan pemilik gudang.

Ia berdalih juga menjadi korban atas kejadian tersebut.

Namun ia tidak menampik bahwa mobil yang terbakar tersebut adalah miliknya.

”Tiga unit mobil yang terbakar memang milik kita, tapi sewa, paling minta bantu asuransi nanti,” katanya.

Ia menambahkan, jika melihat dari kontrak awal mobil untuk distribusi oli. Dirinya juga tidak tahu kalau saat ini untuk gudang penimbunan BBM.

“Gunanya untuk apa tidak tau kalau sekarang, untuk oli awal kontrak. Intinya mobil sewa, minta bantu asuransi saya,” katanya.

Saat ini lokasi kejadian terlihat Paminal Polresta Bandar Lampung sedang mengecek lokasi kejadian.

Sebelumnya sebuah gudang BBM jenis solar Jalan Tirtayasa, Campang Jaya, Kecamatan Sukabumi, meledak pada Selasa, 27 Februari 2024, malam, sekitar pukul 23.00 WIB.

Barang-barang yang ada di gudang yang berada di atas tanah seluas sekitar 50×100 meter itu hangus terbakar.(Zld/red).

Continue Reading

Bandar Lampung

Usai Rapat, Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana Berikan Langsung Bantuan Kepada Warga Ya ng Terdampak Banjir

Redaksi LT

Published

on

BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menggelar Rapat penyerahan bantuan kepada warga yang terkena dampak banjir beberapa hari lalu.

Rapat yang berlangsung di gedung Semergou Pemkot Bandar Lampung hari yang di hadiri oleh Kepala BPBD Kota Bandar Lampung, Kadis Sosial, Damkar, Kadis Lingkungan Hidup, Kadis Perhubungan, Plt. PU, Plt. Kesehatan, Plt. Kominfo, Kasat Pol PP dan Kabag Umum, pada Rabu (28/02/2024).

Dalam Berbagai Macam Walikota Bandar Lampung Bunda Eva Dwiana mengatakan ada beberapa titik lokasi pasca banjir yang akan kita berikan bantuan.

“Untuk hari ini kita akan menyambangi dan memberikan bantuan kepada warga di Rajabasa dan Kedaton yang terdampak banjir,” ucapnya,di sela sela rapat.

“Kami turut berduka cita atas bencana banjir yang menimpa masyarakat Kota Bandar Lampung beberapa hari yang lalu, semoga selalu sabar dan tabah atas ujian ini, dan semoga bantuan yang diberikan oleh Pemkot kepada warga yang terdampak banjir dapat membantu mengurangi kesusahan yang dialami, semoga Allah SWT selalu melindungi kita semua, Aamiin,” imbuh Eva Dwiana.

Usai Rapat, para Pejabat di Pemkot Bandar Lampung yang dipimpin Walikota Eva Dwiana langsung menuju lokasi yang terdampak banjir di Kecamatan Rajabasa dan Kecamatan Kedaton untuk memberikan bantuan. (Zld/red)

Continue Reading

Bandar Lampung

Kinerja Sektor Jasa Keuangan Positif, Pembiayaan UMKM di Lampung Capai Angka Tertinggi

Redaksi LT

Published

on

Bandarlampung – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung turut menjaga agar kinerja sektor jasa keuangan di wilayah Lampung baik industri perbankan, industri pasar modal dan industri keuangan non bank terus membaik dan tumbuh positif pasca pandemi.

Sejalan dengan stabilitas sektor jasa keuangan nasional yang terjaga dan didukung permodalan yang kuat, likuiditas yang memadai dan profil risiko yang terkelola dengan baik, Rabu (26/02/24).

“Kinerja sektor jasa keuangan yang terus tumbuh positif, tingkat literasi dan inklusi keuangan yang terus meningkat serta sektor riil yang semakin pulih pasca pandemic, diyakini akan mampu mendukung pengembangan ekonomi daerah Provinsi Lampung” kata Kepala OJK Provinsi Lampung, Bambang Hermanto dalam keterangannya.

Pembiayaan perbankan kepada sektor UMKM di Lampung bahkan mencapai angka tertinggi pasca pandemi yakni mencapai 39,79% dari total kredit atau sebanyak Rp30,98 Triliun.

Dukungan industri perbankan terhadap pembiayaan UMKM ini menunjukkan komitmen yang kuat terhadap program pemerintah untuk mendorong UMKM naik kelas dan keuangan yang berkelanjutan.

Kredit UMKM Meningkat

Pada triwulan IV tahun 2023 kredit UMKM secara year on year (yoy) meningkat sebesar Rp3,07 Triliun atau tumbuh 11,02% dari Rp27,91 Triliun pada triwulan IV tahun 2022 menjadi sebesar Rp30,98 Triliun pada posisi Triwulan IV 2023.

Peningkatan kredit UMKM ini membawa kepada share kredit UMKM kepada total kredit yang semakin meningkat dari 36,34% menjadi 39,79%. Sementara kinerja kualitas kredit UMKM tetap terjaga dibawah threshold 5%, tercatat terdapat peningkatan sebesar 0,66% yaitu dari sebesar 3,34% menjadi sebesar 4,00%. Peningkatan NPL disebabkan oleh peningkatan nominal kredit bermasalah sebesar Rp0,31 Triliun dari sebesar Rp0,93 Triliun menjadi Rp1,24 Triliun.

Sementara penyaluran KUR dengan berbagai kebijakan baru di awal tahun 2023, tercatat mampu menyerap 74,35% dari kuota KUR yang diberikan tahun 2023 atau sebesar Rp8,45 Triliun dari target Rp11,37 Triliun dan diberikan kepada 173.353 debitur. Kualitas kredit KUR tetap terjaga rendah dengan rasio NPL hanya sebesar 0,04% atau nominal sebesar Rp3,69 Miliar.

OJK akan terus mendukung kinerja perbankan melalui kebijakan-kebijakan yang diperlukan sehingga dapat terus tumbuh berkelanjutan namun tetap prudent dalam aspek manajemen risiko.

Continue Reading

Trending