Connect with us

Bandar Lampung

Gagalkan Aksi Tawuran, Polisi Amankan 13 Remaja dan Tetapkan Satu Orang Sebagai Tersangka

Redaksi LT

Published

on

  • Bandar Lampung – Polsek Teluk Betung Selatan berhasil menggagalkan aksi tawuran yang dilakukan oleh sejumlah remaja di Jalan Ikan Bawal, Kelurahan Pesawahan, Teluk Betung Selatan, Kota Bandar Lampung.

    Ke 13 remaja ini diamankan petugas, pada Sabtu (20/01/2024) dini hari.

    Dari 13 orang yang diamankan, 1 orang ditetapkan sebagai tersangka lantaran kedapatan membawa senjata tajam.

    Kapolsek Teluk Betung Selatan Kompol Adit Priyanto menjelaskan bahwa Petugas yang saat itu sedang melakukan patroli, mendapatkan informasi dari masyarakat jika ada sejumlah remaja dengan membawa senjata tajam diduga akan melakukan aksi tawuran di jalan ikan bawal, Pesawahan, Teluk Betung Selatan.

    “Mendapatkan informasi tersebut, petugas patroli langsung meluncur ke TKP, dan berhasil menggagalkan aksi tawuran serta mengamankan 13 orang remaja” ujar Kapolsek Teluk Betung Selatan Kompol Adit.

    Petugas di bantu warga sekitar akhirnya berhasil mengamankan 13 orang remaja yang akan melakukan aksi tawuran.

    Adapun identitas ke 13 remaja tersebut yaitu AF (16), DR (18), RA (17), OR (19), RD (19), FR (18), DN (15), KF (19), RA (14), FB (15), RF (15), AP (16) dan TS (15).

    “Untuk AF (16) kita tetapkan sebagai tersangka atas kepemilikan senjata tajam” ujar Kompol Adit.

    Adit menjelaskan bahwa dari 13 orang remaja yang diamankan, 1 orang remaja inisial AF (16) masih berstatus sebagai pelajar Sekolah Menengah Atas.

    “Untuk 12 orang remaja lainnya setelah kita lakukan pembinaan dan pendataan, kemudian kita kembalikan kepada orang tuanya” Ungkap Kompol Adit.

    Hasil interogasi yang dilakukan kepada para remaja yang diamankan, 13 remaja ini kerap melakukan aksi tawuran di seputaran wilayah Teluk Betung Selatan.

    “Saat kita interogasi, rata rata sudah 2 kali ikut dalam aksi tawuran” ujar Kompol Adit.

    Selain mengamankan para remaja ini, Petugas juga menyita 3 bilah senjata tajam jenis parang modifikasi yang salah satunya milik AF (16).

    Kapolsek Teluk Betung Selatan Kompol Adit Priyanto menghimbau kepada para orang tua untuk lebih peduli dengan melakukan pengawasan yang ketat kepada anak anaknya agar tidak terjerumus ke dalam hal hal yang tidak diinginkan sehingga dampaknya dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. (*)

  • Bandar Lampung

    Tekan Dampak Kenaikan Harga Bahan Pokok, Polresta Bandar Lampung Gelar Bakti Sosial Di Slum Area

    Redaksi LT

    Published

    on

    Bandar Lampung – Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Abdul Waras, S.I.K., berserta jajarannya menggelar kegiatan bakti sosial di 3 lokasi slum area yang ada di wilayah Kota Bandar Lampung, Selasa (20/02/2024) siang.

    Dalam kegiatan ini, Polresta Bandar Lampung memberikan puluhan paket sembako berupa beras kepada masyarakat yang membutuhkan yang tersebar di tiga kelurahan.

    Didampingi oleh Waka Polresta Bandar Lampung AKBP Erwin Irawan, S.I.K., berserta sejumlah pejabat utama, Kapolresta Bandar Lampung berserta rombongan mengawali kegiatan ini dengan menyambangi masyarakat yang berada di wilayah pesisir pantai, Kelurahan Sukaraja, Teluk Betung Selatan Bandar Lampung.

    Di wilayah tersebut, Kapolresta Bandar Lampung langsung mendatangi tempat tinggal masyarakat dan langsung membagikan paket sembako, dengan diikuti oleh sejumlah pejabat utama.

    Tak berhenti di lokasi tersebut, kemudian rombongan bergerak menuju Kampung Sinar Laut, Kelurahan Kota Karang dan terakhir di Kampung Umbul Asem, Kelurahan Keteguhan, Teluk Betung Timur Bandar Lampung.

    “Total ada 120 paket sembako beras yang dibagikan di tiga lokasi tersebut” ungkap Kasi Humas Polresta Bandar Lampung AKP Agustina Nilawati, Selasa (20/02/2024).

    Nila menambahkan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meringankan beban masyarakat khususnya mengurangi dampak dari kenaikan sejumlah bahan pokok.

    “Harapannya, ini bisa bermanfaat, bisa meringankan beban dan berdampak positif bagi kamtibmas di wilayah setempat” jelasnya.(*)

    Continue Reading

    Bandar Lampung

    Bongkar Jaringan Narkotika Antar Provinsi, Polresta Bandar Lampung Sita Narkoba Senilai 4 Miliar Rupiah

    Redaksi LT

    Published

    on

    Bandar Lampung – Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandar Lampung berhasil mengungkap peredaran gelap narkotika dengan meringkus 3 orang pelaku di tiga lokasi berbeda.

    Pelaku FA (48) ditangkap petugas pada Rabu (31/01/2024) pagi, di Jalan Tupai, Gang duku, Sidodadi, Kedaton Bandar Lampung, SP (26) ditangkap pada Senin (05/02/2024) sore, di sebuah rumah kontrakan di wilayah Palmerah, Jakarta Barat sedangkan MF (36) diringkus di Desa Ngepung, Mojokerto, Jawa Timur, pada Selasa (06/02/2024).

    Dari tangan ketiga pelaku, petugas menyita barang bukti norkaba jenis sabu dengan total 835,88 gram, Pil Extacy 8.866 butir, Tembakau Sinte 1,50 gram dan serpihan pil extacy seberat 93,96 Gram.

    Pengungkapan jaringan besar ini, berawal dari penangkapan pelaku FA (48), dari tangan pelaku, petugas menyita 1496 pil extacy, 3 paket sabu dengan berat 10,44 Gram dan 1 timbangan digital.

    Hasil pengembangan, petugas kemudian kembali berhasil meringkus pelaku SP (26), dan berhasil mengamankan 2 plastik berisi tembakau sintetis dan 5 linting tembakau yang sudah terbakar.

    “Dari penangkapan SP (26), kita dapati informasi jika pelaku telah mengirimkan 1000 butir extacy ke wilayah Mojokerto, Jawa Timur menggunakan jasa pengiriman ekspedisi” ungkap Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Abdul Waras, S.I.K., saat konferensi pers di Mapolresta Bandar Lampung, Selasa (20/02/2024) siang.

    Mengantongi informasi tersebut, kemudian petugas berangkat menuju Desa Ngepung, Mojokerto, Jawa Timur, dan berhasil meringkus pelaku MF (36) sesaat setelah dirinya menerima paket berupa 1000 butir pil extacy dari kiriman pelaku SP (26).

    Tak sampai disitu, petugas kembali berhasil menyita narkoba jenis sabu seberat 825,44 gram, pil excaty dengan total 7.370 butir, 1 buah timbangan digital dan 1 buah mesin press plastic yang disimpan oleh Pelaku MF (36) di rumah kontrakannya, di wilayah Mojokerto, Jawa Timur.

    Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Abdul Waras menjelaskan bahwa barang bukti yang disita dari ketiga pelaku ini jika diestimasikan dalam bentuk uang senilai Rp. 4.214.400.000,-.

    Hasil pemeriksaan, para pelaku mendapatkan barang haram tersebut dari wilayah Provinsi Riau.

    “Saat diperiksa, Para pelaku mengaku telah mengedarkan barang haram ini selama 6 bulan” jelasnya.

    Terhadap ketiga pelaku dikenakan Pasal 114 ayat 2 sub Pasal 112 ayat 2 UURI No. 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman mati.(*)

    Continue Reading

    Bandar Lampung

    Tarian Khas Lampung Manjau Muloh Turut Meriahkan Acara Musyawarah Daerah (Musda) Ke 1 Asosiasi Pemadam Kebakaran Indonesia (APKARI)

    Redaksi LT

    Published

    on

    BANDAR LAMPUNG- Musyawarah Daerah Ke-1 (MUSDA) yang di adakan di Ballrom Swis Belhotel yang di hadiri oleh Walikota Bandar Lampung Hja Eva Dwiana berjalan lancar dan di hibur oleh tarian Khas Lampung Manjau Muloh binaan Walikota Bandar Lampung.

    Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana membuka Musyawarah Daerah (Musda) Ke-I Asosiasi Pemadam Kebakaran Indonesia (APKARI) Provinsi Lampung di Ballroom Swiss-Belhotel, Selasa (20/02/24) Pagi.

    Dalam sambutannya, Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana menyambut baik serta mengucapkan selamat atas diselenggarakan nya Musda APKARI Provinsi Lampung.

    “Damkar saat ini mendapatkan perhatian besar dari Pemerintah Pusat, mudah-mudahan apa yang dilakukan oleh pemadam kebakaran menjadi bagian wujud kepedulian kita dan merupakan bagian dari ibadah kita satu sama lain,” katanya.

    Eva Dwiana juga menyampaikan, dengan adanya wadah tersendiri di Kemendagri sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 16 Tahun 2020, Pemadam Kebakaran tidak lagi berinduk kepada Pol PP atau BPBD.

    “Tugas pokok Damkar adalah melaksanakan urusan pemerintahan pada daerah wilayah kerjanya untuk pencegahan, tanggap darurat, penanggulangan dan penyelamatan bencana kebakaran,” terangnya.

    Selain itu, Damkar juga membantu masalah yang dihadapi oleh masyarakat, seperti penyelamatan mahluk hidup dan benda seperti penyelamatan warga yang tenggelam, menolong korban kebanjiran dan bantuan menyelamatkan hewan.

    Walikota berharap, melalui Musda APKARI Provinsi Lampung dapat merumuskan dan menyusun Program Kerja yang konkrit, sehingga dapat diimplementasikan dalam dinamika masyarakat yang berkembang di wilayah Provinsi Lampung dan khususnya Kota Bandar Lampung.

    “Saya percaya, personil yang tergabung dalam wadah APKARI berjiwa Profesionalisme, wawasan pengetahuan terasa dan pengalaman praktis yang dapat menjadi potensi membantu kebijakan Program Pemadam Kebakaran di Kota Bandar Lampung guna terwujudnya perlindungan masyarakat melalui pencegahan dan penanggulangan yabg antisipatif dan responsif,” pungkasnya.

    Kemudian, mewakili Ketua Umum APKARI Pusat, Nana Sukma Sukarna selaku Kepala Informasi dan Komunikasi APKARI Pusat mengatakan, salah satu tujuan APKARI ini mengambil aspirasi dari Damkar Se-Lampung.

    “Kita ketahui tidak semua Damkar seperti di Bandar Lampung, mungkin di kompeten lain Damkar kurang di perhatikan. Maka itu untuk menyatukan sebuah konsep penyelenggaraan,” katanya.

    Ia berharap, dengan terbentuknya struktur APKARI di Provinsi Lampung dapat memberikan dampak yang baik untuk menjadi penunjang tugas-tugas Pemadam Kebakaran.

    “Melalui Asosiasi ini kita akan memberikan suatu solusi bagaimana semua Kabupaten/Kota dapat melaksanakan penyelenggaraan yang sama,” harapnya.

    Diketahui, Kota Bandar Lampung terpilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan Musda APKARI Provinsi Lampung ke-1 dan juga terpilih Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) APKARI Provinsi Lampung, Anthoni Irawan yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandar Lampung.

    Dan juga, pada Musda APKARI Ke-1 Provinsi Lampung dihadiri oleh Ketua Dewan Pengurus Persatuan Asosiasi Pemadam Kebakaran Indonesia (APKARI) Provinsi Lampung beserta jajaran, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandar Lampung, Para Asisten Sekretaris Daerah Kota Bandar Lampung, Para Pejabat Dilingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung, Panitia Pelaksana Musda APKARI Provinsi Lampung, Peserta Musda APKARI Provinsi Lampung.(Zld).

    Continue Reading

    Trending