Connect with us

Bandar Lampung

Gamapela:Diduga Pemenang Lelang Proyek RS PTN dan IRC Unila di Rekayasa,Kami Akan Adukan Ke Kejagung

Redaksi LT

Published

on

Bandar Lampung, Polemik Lelang Proyek di lingkungan Universitas Lampung terus bergulir, diawali dengan beredarnya foto Pertemuan Tim Rektor Unila dan jajaran PT. Nindya Karya ( NK ) di Hotel Radisson Bandar Lampung sebelum keputusan hasil pemenang lelang Proyek disampaikan ke publik.

Gamapela pun turut menyampaikan temuan dugaan pengaturan kongkalingkong proyek RSPTN dan IRC di Universitas Lampung.

” Kami awalnya mendapat rilis dari Kabag Humas Universitas Lampung, tertanggal 16 Maret 2024, disebutkan pembangunan RS PTN dan IRC Universitas Lampung didanai Pinjaman hutang dari Asian Development Bank (ADB).

Kami mencari keberadaan kantor PT. Nindya Karya di Kota Bandar Lampung untuk mengkonfirmasi hal tersebut. Kami kaget kantor nya sudah ditulis dengan spanduk tertulis disewakan. Kami menghubungi kontak Kantor Pusat PT. NK, dihubungkan ke NK Property, terkonfirmasi bahwa Kantor Perwakilan Lampung sudah lama kosong dan tidak ditempati. Hampir 2 tahun.

Timbul tanda tanya bagaimana kinerja Rektor sebagai KPA pada Universitas Lampung, sampai akhirnya menetapkan perusahaan kontraktor pemenang lelang dengan nilai anggarannya hampir Rp. 200 milyar dan berasal pinjaman hutang dari Asian Development Bank (ADB) tidak ada kantornya di Bandar Lampung. Adanya pertemuan antara pemberi kerja dan penerima kerja sebelum penetapan pemenang lelang berdasarkan foto yang ada dan bertempat di Hotel Radisson akhirnya menunjukkan kejanggalan,” tegas Ketua Umum Gamapela Tonny Bakrie didampingi Sekretaris Johan Alamsyah, SE.

” Kami akan adukan secara resmi ke Kejaksaan Agung Republik Indonesia terkait proyek RS PTN dan IRC Universitas Lampung, dalam aturan jelas, kontraktor wajib mempunyai kantor perwakilan, dan tim panitia lelang melakukan verifikasi kunjungan dan mengecek keberadaan dan keabsahan kantor kontraktor PT. NK. Dengan mengadakan pertemuan dengan kontraktor sebelum pengumuman lelang, sudah masuk conflict of interest, belum lagi kalo kita investigasi ke Hotel Radisson siapa yang bayar pada saat makan dan pertemuan tersebut. kami duga ini ada kongkalingkong dan dugaan lainnya adanya gratifikasi, sama halnya dengan kasus beredarnya foto mantan Ketua KPK dan mantan Menteri Pertanian ” tegas Tonny Bakrie didampingi Johan Alamsyah, SE.

” Kasus ini, menurut investigasi dan dugaan kami, tidak sebatas di petinggi Universitas Lampung, ada invisible hand nantinya, ini kasus besar, karena ini pinjaman hutang dari Asian Development Bank (ADB). Sebetulnya tujuan pembangunan RS PTN dan IRC adalah menjadi RS Riset pertama di Sumatera, tujuan yang sangat baik dan sangat mulia, sehingga menjadi World Class University, kalau melalui proses yang tidak benar maka hasilnya tidak akan sesuai harapan dan hanya menjadi beban kewajiban membayar hutang dan akhir nya amburadul, syukur-syukur tidak mangkrak proyeknya, sebagai orang Lampung kita harus peduli dan sayang dengan Universitas Lampung, apalagi proyek RS PTN dan IRC ini juga melibatkan Kemendikbudristek, Kementerian Keuangan, Bappenas ” pungkas Ketua Umum Tonny Bakrie didampingi Sekretaris Johan Alamsyah, SE.(tim)

Bandar Lampung

Tangkap Pelaku Curanmor, Polsek Sukarame Sita 2 Senpi Rakitan dan Seperangkat Kunci Leter T

Redaksi LT

Published

on

Bandar Lampung – Polresta Bandar Lampung melalui Polsek Sukarame berhasil menangkap Hari Indra (27), pria asal Dusun I, Kelurahan Tanjung Ratu, Kecamatan Way Pengubuan, Kabupaten Lampung Tengah.

Pelaku diamankan oleh petugas bersama warga sesaat setelah menjalankan aksinya, mencuri sepeda motor milik Rendi Kurniansyah (22), yang terparkir di depan ruko penjualan plavon pvc, di Jalan Ryacudu, Korpri Raya, Sukarame Bandar Lampung, pada Selasa (16/04/2024) sore.

Kapolsek Sukarame Kompol Warsito mewakili Kapolresta Bandar Lampung Kombes Abdul Waras, S.I.K., membenarkan terkait penangkapan pelaku curanmor asal Tanjung Ratu, Hari Indra (27).

“Saat anggota Tim Tekab 308 Polsek Sukarame sedang hunting, yang sebelumnya mendapat informasi ada dua pelaku curanmor memasuki wilayah Sukarame, kita mendapatkan informasi adanya peristiwa pencurian sepeda motor di jalan Ryacudu wilayah korpri Raya, kemudian petugas langsung meluncur ke TKP dan berhasil menangkap dan mengamankan salah satu pelaku dibantu dengan warga sekitar” ungkap Kapolsek Sukarame Kompol Warsito dalam narasi tertulisnya, Kamis (18/04/2024) siang.

Saat diamankan, petugas mendapati 2 pucuk senjata api rakitan, 6 butir peluru jenis cis, 1 buah gagang kunci letter T serta 5 buah mata kunci letter T.

Dalam menjalankan aksinya, pelaku Hari Indra (27) tidak seorang diri, ia melakukan bersama rekannya HB (DPO).

“Hari Indra (27) bertugas sebagai esekutor sedangkan HB (DPO) bertugas memantau di sekitar lokasi target” jelas Kompol Warsito.

Warsito menambahkan pelaku Hari Indra (27) merupakan resedivis dalam kasus yang sama.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, lelaki yang salah satu kakinya telah diamputasi ini mengaku sudah menjalankan aksi di 3 lokasi, yaitu 2 di wilayah Sukarame dan 1 di wilayah Tanjung Karang Timur.

“Sementara ini pengakuannya masih 3 tkp, tapi masih kami lakukan pendalaman untuk mengetahui jika ada tkp lainnya” tandas Warsito.

Selain pelaku, dalam kasus ini petugas menyita 2 pucuk senjata api rakitan jenis pistol, 6 butir peluru jenis cis, 2 buah kunci L, 1 buah gagang kunci letter T, 5 buah mata kunci Letter T, 1 buah tas slempang dan 1 unit sepeda motor merk Honda Beat warna hitam putih Nopol BE 2675 AFS milik korban.

Akibat perbuatannya tersebut, Pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana tentang Pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. (*)

Continue Reading

Bandar Lampung

Walikota Bandar Lampung Beri Bantuan Warga Yang Terdampak Banjir di Tiga Kecamatan

Redaksi LT

Published

on

BANDAR LAMPUNG — Wali Kota Bandar Lampung Hja Eva Dwiana menyalurkan bantuan berupa uang tunai kepada 842 warga Bandar Lampung yang terdampak banjir beberapa waktu lalu, Kamis (18/04/2024).

Bantuan uang tunai sebesar Rp1 Juta Rupiah per rumah tersebut, diberikan langsung kepada 842 warga yang tersebar di tiga kecamatan yakni Teluk Betung Selatan (TBS), Teluk Betung Barat (TBB) dan juga Teluk Betung Timur (TBT).

Dengan rincian, Kecamatan TBS 674 warga atau rumah, TBT 18 warga, dan TBT sebanyak 150 warga.

Penyerahan tali kasih pada Kamis, 18 April 2024 ini sempat diwarnai desak-desakan warga yang sudah menunggu sejak pagi, namun hal tersebut tidak berlangsung lama sampai petugas yang ada mengurainya.

Bunda Eva Dwiana mengatakan, sebelum bantuan uang tunai ini, pihaknya sudah lebih dahulu membagikan beras kepada warga yang terdampak banjir.

“Alhamdulillah hari ini kita beri bantuan uang tunai untuk warga, dan nanti akan kita kasih beras lagi 10 Kg per rumah,” ucap Bunda Eva.

Bunda menegaskan, setiap bantuan yang diberikan, harus langsung kepada yang bersangkutan, karena takut salah sasaran.

Data dari camat itu ada sekitar 800 rumah lebih yang memang terdampak atau kebanjiran.

“Kita siapkan anggaran sebesar Rp2 Miliar Rupiah itu ada yang dapat Rp1 juta, Rp5 juta sampai Rp10 juta apabila terdampak parah,” kata dia.

Bagi yang tidak begitu parah, juga diberi bantuan, sebagai bantuan untuk bersih-bersih rumah.

“Insyallah data dari kecamatan yang kita dapat memang tepat,”tutupnya. (Zld)

Continue Reading

Bandar Lampung

Grand Opening Angkringan Tatap Kota, Beri Tampilan Khusus Bagi Kaum Milenial

Redaksi LT

Published

on

BANDAR LAMPUNG—Masih bingung mencari tempat nongkrong yang asik, murah dan nyaman di Kota Bandar Lampung, kini telah hadir ” Angkringan Kance/Tatap Kota” dengan desain yang berkarakter dan berbeda dari Angkringan lainnya.

Untuk lokasi, Angkringan sendiri, bertempat di Jalan Jalan Imam Bonjol tepatnya di Rooftop Pasar Smep Kecamatan Tanjung Karang Pusat,Selasa (16/04/2024).

“Alhamdulillah, Grand Opening Angkringan Tatap Kota hari ini berlangsung dengan lancar dan sukses.

Kami mengucapkan berterima kasih untuk seluruh elemen dan tamu undangan yang telah mendukung acara Grand Opening Angkringan Tatap Kota ini.

Khususnya kepada pihak Pemerintah Kota Bandar Lampung, Walikota Bandar Lampung Hja Eva Dwiana, Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Wilson Faisol,karena telah memfasilitasi tempat untuk usaha Angkringan Tatap Kota” ujar Pengelola Angkringan Tatap Kota,Caca (26).

Selanjut nya,”Kabid Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung Farid Yanuza juga mengatakan bahwa,mas caca adalah anak muda yang bisa memanfaatkan peluang UMKM di Kota Bandar Lampung.

Caca juga menyebut, Angkringan Tatap Kota ini mulai di buka pukul 17:00 wib sore sampai dengan pukul 24:00 wib malam dengan menyajikan konsep berbeda, dibuat khusus bagi kalangan kaum milenial yang suka nongki (nongkrong) sambil menikmati menu yang disajikan, serta sangat menarik jika suasananya di upload untuk media sosial, ngobrol santai serta menikmati alunan Live musik

“Alhamdulillah, Angkringan Tatap Kota sudah sudah lancar malem ini dan sukses “ujar Caca.

Tak lupa kita juga tetap mematuhi protokoler kesehatan (prokes) yang di anjurkan Pemkot Bandar Lampung. Seperti kebersihan tempat usaha,tempat pembuangan sampah (tong sampah) dan lahan parkir serta kenyamanan dan keamanan konsumen selama berada di angkringan kami,”jelas caca.

Edi salah satu pengunjung mengatakan bahwa tempat nya enak luas berada di atas gedung pasar,menu nya juga lumayan enak,pas banget jadi tempat nongkrong,kalo soal harga,standar lah”ujar edi.

Untuk kedepan nya Angkringan Tatap Kota akan tampil lebih menarik dan akan ada menu menu spesial yang akan tersaji di Angkringan Tatap Kota ini”tutup Caca.
(Zld)

Continue Reading

Trending