Connect with us

Bandar Lampung

WTP ke 10 dari BPK-RI, Kinerja Kepala BPKAD Provinsi Lampung Diapresiasi

Redaksi LT

Published

on

Kinerja Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Lampung, DR. Marindo Kurniawan, ST. MM serta jajarannya mendapatkan apresiasi sangat baik dari berbagai elemen warga di Provinsi Lampung.

Terutama dengan diraihnya Opini Wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk yang ke-10 kalinya berturut-turut. Pencapaian ini dinilai luar biasa dan tidak lepas dari kinerja laporan serta pengelolaan keuangan Pemprov Lampung yang baik oleh jajaran BPKAD Provinsi Lampung.

” Kita sangat apresiasi kinerja BPKAD Provinsi Lampung dalam mengelola keuangan daerah inj yang kami nilai baik serta transparan. Terbukti Pemprov Lampung meraih WTP ke-10 secara berturut-turut, “jelas Korlap Forum Aliansi Tunas Lampung, Faturahman, Kamis (9/5/2024).Menurut Faturahman, pencapaian ini tergolong luar biasa dan patut diapresiasi. ” Diraihnya WTP ke-10 ini menunjukkan jika Gubernur Arinal Djunaedi melalui BPKAD Lampung yang dikepalai oleh Pak Marindo Kurniawan sangat teliti serta transparan dalam pengelolaan keuangan Provinsi Lampung. Yang tepat guna dan tepat sasaran untuk membangun Lampung berjaya,” pungkasnya.Hal yang sama juga dikatakan oleh Direktur LCW Lampung Juendi Leksa Utama, SH. ” Ya kami lihat kinerja Pak Marindo selaku kepala BPKAD Provinsi Lampung beserta jajarannya cukup baik, dan kita apresiasi lah.. Artinya BPKAD kami lihat telah menjalankan fungsi dan tugasnya secara benar, “ringkas Wendi.

Untuk diketahui, Pemerintah Provinsi Lampung kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk kali ke- 10 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Prestasi ini disampaikan saat Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Lampung dalam rangka penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK Perwakilan Provinsi Lampung atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Lampung Tahun 2023 di Ruang Sidang DPRD Provinsi Lampung, Rabu (8/5/2024).

Bandar Lampung

Walikota Bandar Lampung Terima Sertifikat Malaria Dari Kementrian Kesehatan RI

Redaksi LT

Published

on

JAKARTA — Dalam rangka Peringatan Hari Malaria Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana, menerima Sertifikat Malaria Kota Bandar Lampung yang langsung diBerikan oleh Wakil Menteri Kesehatan di Aula Siwabessy Gedung DR. Sujudi Kementerian Kesehatan RI., Senin, (24/6/2024).

Dalam peringatan Hari Malaria Nasional, yang di selenggarakan Kementrian kesehatan RI, kota Bandar Lampung termasuk minim penyebaran penyakit malaria.

Apalagi Pemkot Bandarlampung berhasil menekan angka malaria dalam kurun waktu 3 tahun ke belakang kurang lebih 5 persen.

Kota ini sudah memenuhi tiga indikator guna mendapatkan penilaian dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk mendapatkan status eliminasi malaria.

tiga indikator penilaian Kemenkes tersebut yakni angka positif rate kasus malaria di bawah lima persen.

” kemudian tingkat kejadiannya 1:1000 kasus,dan tiga tahun berturut-turut tidak ada kejadian malaria yang diakibatkan nyamuk lokal.
Kemenkes RI memberikan sertifikat tersebut salah satunya karena tidak di temukan kasus Indigenous (kasus penularan setempat) selama 3 tahun terakhir.

Sertifikat Malaria ini diberikan kepada kabupaten/kota dengan beberapa syarat:
1. Nilai API (Annual Parasite Incidence atau angka kesakitan malaria/insidens malaria, di 3 tahun terakhir kurang dari 1 per 1000 penduduk
2. Nilai SPR (Slide positivity rate), yang didefinisikan sebagai jumlah kasus malaria yang dikonfirmasi laboratorium per 100 kasus dugaan yang diperiksa di 3 tahun terakhir kurang dari 5 %
3. Tidak di temukan kasus Indigenous (kasus penularan setempat) selama 3 tahun terakhir (nol kasus)
Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana menerima sertifikat malaria dari kementrian kesehatan, agar sertifikat ini menjadi motivasi bagi kita semua Pemerintah Kota Bandar Lampung. Tutup Eva Dwiana.(***)

Continue Reading

Bandar Lampung

Jalan Sehat Di Hadiri Ribuan Masyarakat,Walikota Bandar Lampung Menangis Terharu

Redaksi LT

Published

on

BANDAR LAMPUNG – Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana hadiri jalan sehat HUT Kota Bandar Lampung Ke-342 Tahun di Bunderan Gajah Tugu Adipura, Minggu, (23/06/2024).

Hadir dalam acara tersebut Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, Wakil Walikota Deddy Amarullah, Plh Sekdakot, para Asisten, staf ahli, Pj. Gubernur Samsudin, Korem Gatam Brigjend. Rikas Hidayatullah, Kapolresta Bandar Lampung Kombes Abdul Waras, Kodim 0410/Bdl Kolonel ARH Tan Kurniawan, Kajari Kota Bandar Lampung, Kepala Pengadilan agama Bandar Lampung, serta di hadiri oleh seluruh Forkopimda se-Kota Bandar Lampung dan undangan lainnya.

Walikota Bandar Lampung Hj Eva Dwiana dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada para pemenang,”Ujar Eva.

”Semoga yang mendapatkan hadiah menjadi berkah dan serta terima kasih kepada masyarakat Bandar Lampung atas dukungan nya terhadap program-program pemerintah kota yang selalu mensejahterakan masyarakatnya, dan mohon doanya masyarakat Bandar Lampung sebentar lagi Mall pelayanan bersama akan selesai, untuk melayani masyarakat khususnya warga kota Bandar Lampung,”Ucap Bunda,sapaan akrabnya.

Bunda Eva Dwiana sapaan akrab Walikota Bandar Lampung juga menyampaikan bagi yang belum beruntung mendapatkan hadiah jangan berkecil hati dan agar selalu tetap semangat,” Imbuh Eva

Dalam kesempatan yang sama Pj. Gubernur Lampung Samsudin dalam sambutannya menyampaikan kepada peserta jalan sehat yang pada pagi sudah berjalan mutar mudah-mudahan semua tetap sehat dan alhamdulillah ada yang duduk sudah kecapean keringetan tidak apa-apa kita sambut kemeriahan jalan sehat ini HUT Ke- 342 Tahun Kota Bandar Lampung, dengan sehat dengan bugar dan kita semuanya bergembira,”Jelas Pj Gubernur.

“Pertama kami mengucapkan atas nama pemerintah Provinsi Lampung mengucapkan selamat Kota Bandar Lampung yang ke-342 tahun 2024, mudah-mudahan di usia yang ke-342 Tahun, kota Bandar Lampung ini semakin maju semakin berkembang semakin lebih baik pelayanan terhadap masyarakat Kota Bandar Lampung.” Tutup Pj Gubernur.

Acara jalan sehat HUT Kota Bandar Lampung dimeriahkan oleh Host Ibukota Jakarta Beddu dan Artis Dangdut serta banyak hadiah yang dibagikan sampai hadiah utama Mobil, Rumah dan Umroh, dan yang mendapatkan hadiah Mobil Sigra Novitasari dari Tanjung Karang Barat, Dan yang mendapatkan Hadiah Rumah Roni Febri dari Kemiling Raya, serta acara jalan sehat luar biasa dihadiri antusias ribuan masyarakat kota Bandar Lampung.(zld/red)

Continue Reading

Bandar Lampung

Sita 15,46 Gram Sabu, Polsek Sukarame Tangkap Seorang Bandar Narkoba dan 3 Pengedar

Redaksi LT

Published

on

Bandar Lampung – Polsek Sukarame berhasil menangkap seorang bandar dan tiga orang pengedar narkoba jenis sabu.

Polisi menangkap ke empat pelaku di sejumlah lokasi berbeda di wilayah Kota Bandar Lampung.

Kapolsek Sukarame Kompol M Rohmawan membenarkan perihal penangkapan keempatnya.

“Benar, kami berhasil menangkap bandar narkoba berinisial H (42). Sedangkan 3 pengedar narkoba itu EM (47), BS (26) dan AA (28),” Kata Kompol M Rohmawan.

Rohmawan menjelaskan bahwa penangkapan itu berdasarkan hasil penyelidikan di Jalan Pangeran Antasari, Sukabumi, Bandar Lampung pada Selasa (11/6/2024).

“Kita dapat informasi dari masyarakat, kemudian kita lakukan penyelidikan, alhamdulillah kami berhasil menangkap EM (47)” kata Kapolsek Sukarame Kompol M Rohmawan.

Saat dilakukan upaya penangkapan, pelaku sempat berlari dan membuang 1 plastik hitam yang berisi 5 plastik klip bening ukuran kecil dan 1 klip sedang yang berisikan sabu.

“Setelah kami dalami keterangan EM, akhirnya kami berhasil menangkap bandar narkoba H (42) di sebuah rumah kontrakan” jelasnya.

Tak sampai disitu, Polisi terus mengembangkan kasus ini dan berhasil menangkap 2 pengedar yaitu AA (28) dan BS (26).

“Jadi total ada 4 pelaku yang berhasil kita tangkap” jelas Rohmawan.

Selain ke empat pelaku, Polisi juga berhasil menyita barang bukti sabu dengan total seberat 15,46 gram, 1 plastik klip ukuran kecil, uang tunai Rp 28 juta, 7 unit handphone android, 1 speaker, 2 timbangan digital dan, 3 sepeda motor dan 1 jam tangan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, modus operandi yang digunakan pelaku yakni dengan cara mengedarkan narkoba melalui online.

“Dipasarkan melalui media sosial dan COD, dijualnya di wilayah Bandar Lampung, Lampung Timur, Lampung Tengah dan Pesawaran,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu pelaku H (42) mengaku telah menjual barang haram itu selama 3 bulan.

Akibat perbuatannya tersebut, Pelaku EM dan AA dijerat dengan Pasal 114 (1) Sub Pasal 112 (1) Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Bogel alias H dijerat Pasal 114 (2) sub Pasal 112 (2). Sedangkan, BS disangkakan Pasal 114 (2) jo Pasal 132 sub Pasal 112 (2) jo Pasal 132 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. (*)

Continue Reading

Trending