Connect with us

Bandar Lampung

Simpan 8,2 Gram Sabu Siap Edar, Residivis Narkoba di Bandar Lampung Dibekuk Polisi

Redaksi LT

Published

on

Bandar Lampung – Tak kapok, WA (43), pria asal kelurahan Gedung Pakuon, Kecamatan Teluk Betung Selatan, Kota Bandar Lampung ini kembali harus berurusan dengan Polisi lantaran nekat kembali melakoni bisnis haram, dengan mengedarkan narkoba jenis sabu.

Residivis narkoba yang baru menyelesaikan masa hukuman pada tahun 2021 ini, tak berkutik saat petugas dari Satuan Narkoba Polresta Bandar Lampung meringkusnya, pada Minggu (2/6/2024) malam.

WA (43) ditangkap di rumahnya, yang berada di jalan Jalan KH. Hasyim Ashari, kelurahan Gedung Pakuon, Kecamatan Teluk Betung Selatan, Kota Bandar Lampung.

Di rumah pelaku, Polisi menemukan 1 buah plastik klip ukuran sedang berisikan sabu, 8 buah plastik klip berisikan sabu ukuran kecil serta 1 pak plastik klip kosong yang disimpan di dalam dompet kecil berwarna coklat.

Kasat Narkoba Polresta Bandar Lampung Kompol Gigih Andri Putranto, mengatakan bahwa, saat dilakukan upaya penggeledahan, Petugas menemukan barang haram narkoba jenis sabu di selipan ventilasi pintu belakang rumah pelaku WA (43).

“Saat kita lakukan upaya penangkapan, pelaku sempat berlari dan menaruh dompet kecil berisikan sabu di ventilasi pintu belakang rumah,” kata Kasat Narkoba Polresta Bandar Lampung Kompol Gigih Andri Putranto, dalam narasi tertulisnya, pada Jumat (7/6/2024).

Gigih menambahkan bahwa setelah selesai menjalani masa hukuman di tahun 2021, dalam kasus yang sama, pelaku WA (43) kembali memulai binis haramnya di tahun 2024.

“Kesehariannnya pelaku ini berkerja sebagai driver ojek online” ujar Gigih.

Hasil pemeriksaan, pelaku WA (43) membeli paket sabu dari seseorang berinisial IN (DPO) seharga Rp 3 juta rupiah.

“Pengakuannya, kalo barang haram tersebut habis terjual, maka pelaku meraup keuntungan sebesar Rp 1 juta rupiah” ucap Gigih.

Selain pelaku, petugas menyita bukti narkoba jenis sabu dengan total berat 8,2 gram dan 1 unit hand phone android.

Akibat perbuatannya tersebut pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) sub pasal 112 ayat (2) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukaman penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun.(*)

Bandar Lampung

Walikota Bandar Lampung Terima Sertifikat Malaria Dari Kementrian Kesehatan RI

Redaksi LT

Published

on

JAKARTA — Dalam rangka Peringatan Hari Malaria Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana, menerima Sertifikat Malaria Kota Bandar Lampung yang langsung diBerikan oleh Wakil Menteri Kesehatan di Aula Siwabessy Gedung DR. Sujudi Kementerian Kesehatan RI., Senin, (24/6/2024).

Dalam peringatan Hari Malaria Nasional, yang di selenggarakan Kementrian kesehatan RI, kota Bandar Lampung termasuk minim penyebaran penyakit malaria.

Apalagi Pemkot Bandarlampung berhasil menekan angka malaria dalam kurun waktu 3 tahun ke belakang kurang lebih 5 persen.

Kota ini sudah memenuhi tiga indikator guna mendapatkan penilaian dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk mendapatkan status eliminasi malaria.

tiga indikator penilaian Kemenkes tersebut yakni angka positif rate kasus malaria di bawah lima persen.

” kemudian tingkat kejadiannya 1:1000 kasus,dan tiga tahun berturut-turut tidak ada kejadian malaria yang diakibatkan nyamuk lokal.
Kemenkes RI memberikan sertifikat tersebut salah satunya karena tidak di temukan kasus Indigenous (kasus penularan setempat) selama 3 tahun terakhir.

Sertifikat Malaria ini diberikan kepada kabupaten/kota dengan beberapa syarat:
1. Nilai API (Annual Parasite Incidence atau angka kesakitan malaria/insidens malaria, di 3 tahun terakhir kurang dari 1 per 1000 penduduk
2. Nilai SPR (Slide positivity rate), yang didefinisikan sebagai jumlah kasus malaria yang dikonfirmasi laboratorium per 100 kasus dugaan yang diperiksa di 3 tahun terakhir kurang dari 5 %
3. Tidak di temukan kasus Indigenous (kasus penularan setempat) selama 3 tahun terakhir (nol kasus)
Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana menerima sertifikat malaria dari kementrian kesehatan, agar sertifikat ini menjadi motivasi bagi kita semua Pemerintah Kota Bandar Lampung. Tutup Eva Dwiana.(***)

Continue Reading

Bandar Lampung

Jalan Sehat Di Hadiri Ribuan Masyarakat,Walikota Bandar Lampung Menangis Terharu

Redaksi LT

Published

on

BANDAR LAMPUNG – Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana hadiri jalan sehat HUT Kota Bandar Lampung Ke-342 Tahun di Bunderan Gajah Tugu Adipura, Minggu, (23/06/2024).

Hadir dalam acara tersebut Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, Wakil Walikota Deddy Amarullah, Plh Sekdakot, para Asisten, staf ahli, Pj. Gubernur Samsudin, Korem Gatam Brigjend. Rikas Hidayatullah, Kapolresta Bandar Lampung Kombes Abdul Waras, Kodim 0410/Bdl Kolonel ARH Tan Kurniawan, Kajari Kota Bandar Lampung, Kepala Pengadilan agama Bandar Lampung, serta di hadiri oleh seluruh Forkopimda se-Kota Bandar Lampung dan undangan lainnya.

Walikota Bandar Lampung Hj Eva Dwiana dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada para pemenang,”Ujar Eva.

”Semoga yang mendapatkan hadiah menjadi berkah dan serta terima kasih kepada masyarakat Bandar Lampung atas dukungan nya terhadap program-program pemerintah kota yang selalu mensejahterakan masyarakatnya, dan mohon doanya masyarakat Bandar Lampung sebentar lagi Mall pelayanan bersama akan selesai, untuk melayani masyarakat khususnya warga kota Bandar Lampung,”Ucap Bunda,sapaan akrabnya.

Bunda Eva Dwiana sapaan akrab Walikota Bandar Lampung juga menyampaikan bagi yang belum beruntung mendapatkan hadiah jangan berkecil hati dan agar selalu tetap semangat,” Imbuh Eva

Dalam kesempatan yang sama Pj. Gubernur Lampung Samsudin dalam sambutannya menyampaikan kepada peserta jalan sehat yang pada pagi sudah berjalan mutar mudah-mudahan semua tetap sehat dan alhamdulillah ada yang duduk sudah kecapean keringetan tidak apa-apa kita sambut kemeriahan jalan sehat ini HUT Ke- 342 Tahun Kota Bandar Lampung, dengan sehat dengan bugar dan kita semuanya bergembira,”Jelas Pj Gubernur.

“Pertama kami mengucapkan atas nama pemerintah Provinsi Lampung mengucapkan selamat Kota Bandar Lampung yang ke-342 tahun 2024, mudah-mudahan di usia yang ke-342 Tahun, kota Bandar Lampung ini semakin maju semakin berkembang semakin lebih baik pelayanan terhadap masyarakat Kota Bandar Lampung.” Tutup Pj Gubernur.

Acara jalan sehat HUT Kota Bandar Lampung dimeriahkan oleh Host Ibukota Jakarta Beddu dan Artis Dangdut serta banyak hadiah yang dibagikan sampai hadiah utama Mobil, Rumah dan Umroh, dan yang mendapatkan hadiah Mobil Sigra Novitasari dari Tanjung Karang Barat, Dan yang mendapatkan Hadiah Rumah Roni Febri dari Kemiling Raya, serta acara jalan sehat luar biasa dihadiri antusias ribuan masyarakat kota Bandar Lampung.(zld/red)

Continue Reading

Bandar Lampung

Sita 15,46 Gram Sabu, Polsek Sukarame Tangkap Seorang Bandar Narkoba dan 3 Pengedar

Redaksi LT

Published

on

Bandar Lampung – Polsek Sukarame berhasil menangkap seorang bandar dan tiga orang pengedar narkoba jenis sabu.

Polisi menangkap ke empat pelaku di sejumlah lokasi berbeda di wilayah Kota Bandar Lampung.

Kapolsek Sukarame Kompol M Rohmawan membenarkan perihal penangkapan keempatnya.

“Benar, kami berhasil menangkap bandar narkoba berinisial H (42). Sedangkan 3 pengedar narkoba itu EM (47), BS (26) dan AA (28),” Kata Kompol M Rohmawan.

Rohmawan menjelaskan bahwa penangkapan itu berdasarkan hasil penyelidikan di Jalan Pangeran Antasari, Sukabumi, Bandar Lampung pada Selasa (11/6/2024).

“Kita dapat informasi dari masyarakat, kemudian kita lakukan penyelidikan, alhamdulillah kami berhasil menangkap EM (47)” kata Kapolsek Sukarame Kompol M Rohmawan.

Saat dilakukan upaya penangkapan, pelaku sempat berlari dan membuang 1 plastik hitam yang berisi 5 plastik klip bening ukuran kecil dan 1 klip sedang yang berisikan sabu.

“Setelah kami dalami keterangan EM, akhirnya kami berhasil menangkap bandar narkoba H (42) di sebuah rumah kontrakan” jelasnya.

Tak sampai disitu, Polisi terus mengembangkan kasus ini dan berhasil menangkap 2 pengedar yaitu AA (28) dan BS (26).

“Jadi total ada 4 pelaku yang berhasil kita tangkap” jelas Rohmawan.

Selain ke empat pelaku, Polisi juga berhasil menyita barang bukti sabu dengan total seberat 15,46 gram, 1 plastik klip ukuran kecil, uang tunai Rp 28 juta, 7 unit handphone android, 1 speaker, 2 timbangan digital dan, 3 sepeda motor dan 1 jam tangan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, modus operandi yang digunakan pelaku yakni dengan cara mengedarkan narkoba melalui online.

“Dipasarkan melalui media sosial dan COD, dijualnya di wilayah Bandar Lampung, Lampung Timur, Lampung Tengah dan Pesawaran,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu pelaku H (42) mengaku telah menjual barang haram itu selama 3 bulan.

Akibat perbuatannya tersebut, Pelaku EM dan AA dijerat dengan Pasal 114 (1) Sub Pasal 112 (1) Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Bogel alias H dijerat Pasal 114 (2) sub Pasal 112 (2). Sedangkan, BS disangkakan Pasal 114 (2) jo Pasal 132 sub Pasal 112 (2) jo Pasal 132 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. (*)

Continue Reading

Trending