Connect with us

Bandar Lampung

Curi Spare Part Motor, Dua Karyawan Perusahaan di Bandar Lampung Ditangkap Polisi

Redaksi LT

Published

on

Bandar Lampung – Unit Reskrim Polsek Sukarame, Polresta Bandar Lampung meringkus kawanan pencuri spare part sepeda motor di sebuah gudang milik salah satu distributor di Bandar Lampung.

Polisi membekuk tiga orang diduga pelaku pencurian di sejumlah lokasi berbeda, pada Jumat (7/6/2024).

Ketiganya yaitu JM (34), Pria asal Dusun Tanjung Senang, Desa Merak Batin, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, ES (46) warga Kelurahan Raja Basa Raya, Kecamatan Raja Basa, Bandar Lampung, dan KM (64) warga Kelurahan Campang Raya, Kecamatan Sukabumi, Kota Bandar Lampung.

Kapolsek Sukarame Kompol M. Rohmawan mengatakan bahwa, aksi ini sudah dilakukan oleh kawanan ini sejak bulan Januari 2024 sd Maret 2024.

“Ini berawal dari kecurigaan karyawan gudang, saat mengetahui jika dua CCTV di gudang tidak berfungsi saat dini hari, namun saat dipagi hari berfungsi normal” Kata Kapolsek Sukarame Kompol M. Rohmawan, Senin (10/6/2024).

Polisi menyebut, dari tiga orang yang ditangkap, dua orang merupakan karyawan di perusahaan tersebut.

“JM (34) dan ES (46) merupakan karyawan di perusahaan tersebut” jelas Rohmawan.

Setiap menjalankan aksinya, kawanan ini menutup 2 buah kamera pengintai CCTV di area gudang dengan menggunakan kantong plastik warna hitam.

Dalam aksinya, JM (34) dan ES (46) masuk kedalam area gudang dengan cara memanjat tembok pembatas, kemudian membuka pintu gudang dari arah dalam, lalu memindahkan barang curian ke dalam mobil box, sedangkan KM (64) betugas memantau situasi di sepuataran gudang.

“Barang barang curian itu dimasukkan kedalam mobil box, pegangan atau inventaris JM (46) selaku supir di perusahaan tersebut ” ungkap Kompol Rohmawan.

Setelah barang curian berhasil dipindahkan ke dalam mobil, pada pagi harinya, barulah kawanan ini membawa barang tersebut rumah ES (46), kemudian dijual kepada FJ (DPO).

“Untuk FJ (DPO) masih kita lakukan pengejaran” ungkap M. Rohmawan.

Sejumlah barang yang diambil oleh kawanan ini dari dalam gudang, yaitu spare part sepeda motor, oli motor dan accu.

“Total kerugian mencapai Rp. 834 juta rupiah” jelas M. Rohmawan.

Selain ketiga pelaku, Polisi juga menyita 1 buah CD rekaman CCTV, 1 berkas audit stock barang, 1 buah botol oli merk Yamalube, 1 buah Accu, dan 1 buah dus Accu merk Yamaha.

Akibat perbuatannya, tiga pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan.(*)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Bandar Lampung

Walikota Bandar Lampung Terima Sertifikat Malaria Dari Kementrian Kesehatan RI

Redaksi LT

Published

on

JAKARTA — Dalam rangka Peringatan Hari Malaria Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana, menerima Sertifikat Malaria Kota Bandar Lampung yang langsung diBerikan oleh Wakil Menteri Kesehatan di Aula Siwabessy Gedung DR. Sujudi Kementerian Kesehatan RI., Senin, (24/6/2024).

Dalam peringatan Hari Malaria Nasional, yang di selenggarakan Kementrian kesehatan RI, kota Bandar Lampung termasuk minim penyebaran penyakit malaria.

Apalagi Pemkot Bandarlampung berhasil menekan angka malaria dalam kurun waktu 3 tahun ke belakang kurang lebih 5 persen.

Kota ini sudah memenuhi tiga indikator guna mendapatkan penilaian dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk mendapatkan status eliminasi malaria.

tiga indikator penilaian Kemenkes tersebut yakni angka positif rate kasus malaria di bawah lima persen.

” kemudian tingkat kejadiannya 1:1000 kasus,dan tiga tahun berturut-turut tidak ada kejadian malaria yang diakibatkan nyamuk lokal.
Kemenkes RI memberikan sertifikat tersebut salah satunya karena tidak di temukan kasus Indigenous (kasus penularan setempat) selama 3 tahun terakhir.

Sertifikat Malaria ini diberikan kepada kabupaten/kota dengan beberapa syarat:
1. Nilai API (Annual Parasite Incidence atau angka kesakitan malaria/insidens malaria, di 3 tahun terakhir kurang dari 1 per 1000 penduduk
2. Nilai SPR (Slide positivity rate), yang didefinisikan sebagai jumlah kasus malaria yang dikonfirmasi laboratorium per 100 kasus dugaan yang diperiksa di 3 tahun terakhir kurang dari 5 %
3. Tidak di temukan kasus Indigenous (kasus penularan setempat) selama 3 tahun terakhir (nol kasus)
Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana menerima sertifikat malaria dari kementrian kesehatan, agar sertifikat ini menjadi motivasi bagi kita semua Pemerintah Kota Bandar Lampung. Tutup Eva Dwiana.(***)

Continue Reading

Bandar Lampung

Jalan Sehat Di Hadiri Ribuan Masyarakat,Walikota Bandar Lampung Menangis Terharu

Redaksi LT

Published

on

BANDAR LAMPUNG – Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana hadiri jalan sehat HUT Kota Bandar Lampung Ke-342 Tahun di Bunderan Gajah Tugu Adipura, Minggu, (23/06/2024).

Hadir dalam acara tersebut Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, Wakil Walikota Deddy Amarullah, Plh Sekdakot, para Asisten, staf ahli, Pj. Gubernur Samsudin, Korem Gatam Brigjend. Rikas Hidayatullah, Kapolresta Bandar Lampung Kombes Abdul Waras, Kodim 0410/Bdl Kolonel ARH Tan Kurniawan, Kajari Kota Bandar Lampung, Kepala Pengadilan agama Bandar Lampung, serta di hadiri oleh seluruh Forkopimda se-Kota Bandar Lampung dan undangan lainnya.

Walikota Bandar Lampung Hj Eva Dwiana dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada para pemenang,”Ujar Eva.

”Semoga yang mendapatkan hadiah menjadi berkah dan serta terima kasih kepada masyarakat Bandar Lampung atas dukungan nya terhadap program-program pemerintah kota yang selalu mensejahterakan masyarakatnya, dan mohon doanya masyarakat Bandar Lampung sebentar lagi Mall pelayanan bersama akan selesai, untuk melayani masyarakat khususnya warga kota Bandar Lampung,”Ucap Bunda,sapaan akrabnya.

Bunda Eva Dwiana sapaan akrab Walikota Bandar Lampung juga menyampaikan bagi yang belum beruntung mendapatkan hadiah jangan berkecil hati dan agar selalu tetap semangat,” Imbuh Eva

Dalam kesempatan yang sama Pj. Gubernur Lampung Samsudin dalam sambutannya menyampaikan kepada peserta jalan sehat yang pada pagi sudah berjalan mutar mudah-mudahan semua tetap sehat dan alhamdulillah ada yang duduk sudah kecapean keringetan tidak apa-apa kita sambut kemeriahan jalan sehat ini HUT Ke- 342 Tahun Kota Bandar Lampung, dengan sehat dengan bugar dan kita semuanya bergembira,”Jelas Pj Gubernur.

“Pertama kami mengucapkan atas nama pemerintah Provinsi Lampung mengucapkan selamat Kota Bandar Lampung yang ke-342 tahun 2024, mudah-mudahan di usia yang ke-342 Tahun, kota Bandar Lampung ini semakin maju semakin berkembang semakin lebih baik pelayanan terhadap masyarakat Kota Bandar Lampung.” Tutup Pj Gubernur.

Acara jalan sehat HUT Kota Bandar Lampung dimeriahkan oleh Host Ibukota Jakarta Beddu dan Artis Dangdut serta banyak hadiah yang dibagikan sampai hadiah utama Mobil, Rumah dan Umroh, dan yang mendapatkan hadiah Mobil Sigra Novitasari dari Tanjung Karang Barat, Dan yang mendapatkan Hadiah Rumah Roni Febri dari Kemiling Raya, serta acara jalan sehat luar biasa dihadiri antusias ribuan masyarakat kota Bandar Lampung.(zld/red)

Continue Reading

Bandar Lampung

Sita 15,46 Gram Sabu, Polsek Sukarame Tangkap Seorang Bandar Narkoba dan 3 Pengedar

Redaksi LT

Published

on

Bandar Lampung – Polsek Sukarame berhasil menangkap seorang bandar dan tiga orang pengedar narkoba jenis sabu.

Polisi menangkap ke empat pelaku di sejumlah lokasi berbeda di wilayah Kota Bandar Lampung.

Kapolsek Sukarame Kompol M Rohmawan membenarkan perihal penangkapan keempatnya.

“Benar, kami berhasil menangkap bandar narkoba berinisial H (42). Sedangkan 3 pengedar narkoba itu EM (47), BS (26) dan AA (28),” Kata Kompol M Rohmawan.

Rohmawan menjelaskan bahwa penangkapan itu berdasarkan hasil penyelidikan di Jalan Pangeran Antasari, Sukabumi, Bandar Lampung pada Selasa (11/6/2024).

“Kita dapat informasi dari masyarakat, kemudian kita lakukan penyelidikan, alhamdulillah kami berhasil menangkap EM (47)” kata Kapolsek Sukarame Kompol M Rohmawan.

Saat dilakukan upaya penangkapan, pelaku sempat berlari dan membuang 1 plastik hitam yang berisi 5 plastik klip bening ukuran kecil dan 1 klip sedang yang berisikan sabu.

“Setelah kami dalami keterangan EM, akhirnya kami berhasil menangkap bandar narkoba H (42) di sebuah rumah kontrakan” jelasnya.

Tak sampai disitu, Polisi terus mengembangkan kasus ini dan berhasil menangkap 2 pengedar yaitu AA (28) dan BS (26).

“Jadi total ada 4 pelaku yang berhasil kita tangkap” jelas Rohmawan.

Selain ke empat pelaku, Polisi juga berhasil menyita barang bukti sabu dengan total seberat 15,46 gram, 1 plastik klip ukuran kecil, uang tunai Rp 28 juta, 7 unit handphone android, 1 speaker, 2 timbangan digital dan, 3 sepeda motor dan 1 jam tangan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, modus operandi yang digunakan pelaku yakni dengan cara mengedarkan narkoba melalui online.

“Dipasarkan melalui media sosial dan COD, dijualnya di wilayah Bandar Lampung, Lampung Timur, Lampung Tengah dan Pesawaran,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu pelaku H (42) mengaku telah menjual barang haram itu selama 3 bulan.

Akibat perbuatannya tersebut, Pelaku EM dan AA dijerat dengan Pasal 114 (1) Sub Pasal 112 (1) Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Bogel alias H dijerat Pasal 114 (2) sub Pasal 112 (2). Sedangkan, BS disangkakan Pasal 114 (2) jo Pasal 132 sub Pasal 112 (2) jo Pasal 132 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. (*)

Continue Reading

Trending