Connect with us

Apa Kabar Lampung

Pemkab Lamsel Bagikan 39 Ekor Hewan Kurban

Avatar

Published

on

LAMPUNG SELATAN, LTD : Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berhasil mengumpulkan 39 ekor hewan kurban berupa sapi dari bupati dan perangkat daerah.

Hal ini terungkap setelah Jajaran Pemkab Lampung Selatan menggelar rapat persiapan pelaksanaan salat Idul Adha (Id) 1445 Hijriah dan penyembelihan hewan kurban di ruang kerja Staf Ahli Bupati, Kamis, 13 Juni 2024.

Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik (PHP) Anton Carmana, mengatakan hewan kurban yang berhasil dikumpulkan tersebut akan di distribusikan kepada sejumlah lembaga, pondok pesantren, organisasi, Tenaga Harian Lepas Sukarela (THLS) dan masyarakat.

“Ya, makna dari berkurban inikan berbagi, untuk menumbuhkan jiwa sosial. Harapannya, disaat merayakan Hari Raya Idul Adha, masyarakat turut merasakan kebahagian,” ujarnya.

Sementara itu, Kasubbag Sosial Bagian Kesejahteraan Rakyat Setkab Lampung Selatan Dhanil, menyatakan dari target 52 ekor sapi yang terkumpul total 39 ekor. Dimana, 32 ekor akan didistribusikan untuk pondok pesantren, lembaga dan organisasi.

“Sisanya, 4 ekor akan diprioritaskan untuk THLS, yang nantinya akan di kelola Satpol-PP Lampung Selatan dan 3 ekor lagi akan diserahkan kepada pihak Masjid Agung, untuk dibagikan kepada masyarakat sekitar,” katanya.

Gelar Salat Id

Anton Carmana, menjelaskan jika Pemkab Lampung Selatan juga akan menggelar salat Id di dua lokasi saat hari raya kurban yang jatuh pada Senin, 17 Juni 2024.yakni di lapangan sepakbola Desa Waygalih, Kecamatan Tanjungbintang dan di Lapangan Korpri Pemkab Lampung Selatan.

“Insya Allah, pak bupati akan melaksanakan salat Id di Desa Waygalih,”jelasnya.

Sementara, Kasubbag Sosial Bagian Kesejahteraan Rakyat Setkab Lampung Selatan Dhanil mengatakan pada pelaksanaan salat Id di Lapangan Desa Way Galih akan di Imami Ustad Pendi dan Khotib Ustad Suparman serta Bilal Ustad Fuad.

“Sedangkan, di pelaksanaan salat Id di Lapangan Korpri depan Kantor Bupati Lampung Selatan akan di imami oleh Ustad Khoriul Ulum dan bilalnya Rian. Untuk Khotib -nya belum final. Sebab, imam khotibnya masih dicari,” katanya. (Rls)

Apa Kabar Lampung

Jelang Kapolri Cup 2024, Kawasan GWH Lampung Selatan Dibersihkan

Avatar

Published

on

LAMPUNG SELATAN, LTD : Menjelang turnamen bola voli Kapolri Cup 2024, jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan bersama anggota Kodim 0421/LS membersihkan kawasan Gedung Olahraga Way Handak (GWH) Lampung Selatan, Jumat (19/7/2024).

Kegiatan bersih-bersih yang dimulai sekitar pukul 07.30 WIB dipimpin langsung Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, didampingi Dandim 0421/LS Letkol. Inf. Esnan Haryadi, Sekretaris Daerah Kabupaten, Thamrin serta sejumlah pejabat dilingkup Pemkab Lampung Selatan.

Lengkap dengan membawa alat-alat kebersihan seperti sapu lidi, cangkul, golok, sabit, tempat sampah, hingga mobil pemadam kebakaran, ratusan aparatur sipil negara (ASN) dan anggota Kodim 0421/LS membersihkan sampah, daun kering, dan rumput liar di area GWH.

Selain membersihkan kawasan luar GWH, di dalam GWH pun turut dibersihkan. Tempat duduk dan lantai yang kotor oleh debu disemprot air oleh mobil Pemadam Kebakaran Lampung Selatan.

Nanang Ermanto menekankan pentingnya kerja sama antar semua pihak untuk menyukseskan turnamen voli Kapolri Cup 2024. Dirinya akan memastikan semua fasilitas dalam kondisi terbaik sehingga para peserta merasa aman dan nyaman selama turnamen berlangsung.

“Saya ingin lokasi acara dipersiapkan dengan baik. Ini dibersihkannya jangan asal babat, jangan dihabisin, ditata dengan rapi, jangan ngawur,” ujar Nanang memberi komando kepada ASN.

Selain membersihkan lingkungan, Nanang Ermanto juga akan melakukan perbaikan fasilitas olahraga yang ada di GWH. Mulai dari tribun penonton hingga arena lapangan akan dilakukan renovasi dan pengecatan ulang hingga setara dengan standar nasional.

“Ini bagian sisi dalam GWH harus dilakukan pengecatan ulang. Lantai-lantai yang kropos disemen. Bocor nggak (atap) ini kalau hujan? Kemudian bagian tembok sebelum dicat diaci dengan semen. Saya minta ini dirawat secara berkala, jangan ketika ada acara baru dibersihkan,” imbuh Nanang.

Sementara itu, Dandim 0421/LS Letkol Inf. Esnan Haryadi menyampaikan, agar lingkungan GWH selalu bersih harus dilakukan piket kebersihan secara berkala.

Letkol Inf. Esnan Haryadi menyarankan, cara yang paling efektif adalah dengan diterapkannya pembagian kelompok dengan sektor wilayah yang berbeda. Tiap kelompok mempunyai tanggung jawab pada wilayah masing-masing.

“Anggotanya dibagi sesuai sektor wilayah, jadi tiap anggota punya tanggungjawabnya masing-masing. Misal kelompok A membersihkan wilayah bagian kiri, kelompok B membersihkan wilayah bagian kanan,” ungkapnya. (Kmf/Ko)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Tanggapi Aspirasi, Plt Kadiskes Lamsel Perintahkan Segera Copot Ornamen 

Avatar

Published

on

LAMPUNG SELATAN, LTD : Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan dr Nessi Yunita MM tanggapi pemasangan ornamen berupa Siger Lampung yang ber-eluk 9 di kantor instansinya.

Menurut Nessi pihak Dinkes segera melakukan pencopotan ornamen tersebut. Kendati begitu, dia mengungkapkan terima kasihnya atas koreksi tersebut kepada seluruh elemen masyarakat.

“Siap, segera kita copot hari ini ya. Sudah saya perintahkan langsung tadi untuk segera dilakukan pencopotan. Atas kesempatan ini saya juga mengucapkan terima kasih kepada kawan-kawan telah memberikan koreksi untuk perbaikan kita bersama,” ujarnya, Jumat 19 Juli 2024.

Nessi mengaku tidak terlalu memperhatikan kaidah-kaidah pemasangan ornamen tersebut. Dia mengatakan baru menjabat sebagai Plt Kepala Dinas selama 2 bulan.

“Mohon maaf ini sebelumnya, karena saya juga baru 2 bulan menjabat sebagai pelaksana tugas kepala dinas. Sekali lagi atas nama dinas, kami mengucapkan permohonan maaf dan ucapan apresiasi kepada kawan-kawan semuanya,” imbuh wanita berhijab ini.

(Rls)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Dinkes Lamsel Komitmen Sukseskan PIN Polio

Avatar

Published

on

LAMPUNG SELATAN, LTD : Pemerintah Kabupaten ( Pemkab) Lampung Selatan bakal menggelar Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio mulai 23 Juli 2024 mendatang. Dilakukan dalam dua putaran, PIN Polio ini akan menyasar lebih dari ribuan anak di Kabupaten Lampung Selatan.

Pelaksana Tugas ( Plt ) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung Selatan , Dokter Nessi Yunita mengatakan, Pemkab Lampung Selatan komitmen untuk mensukseskan PIN Polio 2024 yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

” Saat ini di Lampung Selatan belum ada dan mudah – mudahan tidak ada kasus polio. Tapi secara nasional harus kita antisipasi bersama dalam memutus rantai penyebarannya. Untuk itu cara kita mempertahankan kondisi itu salah satunya menyukseskan Pin Polio,” kata Nessi. Kamis (18/7/2024).

Nessi menegaskan, kasus polio erat kaitannya dengan cakupan imunisasi yang rendah dan tidak merata di suatu wilayah. Untuk itu, pada PIN Polio di Kabupaten Lampung Selatan, ditargetkan cakupannya bisa mencapai 100 persen.

” Sasarannya adalah seluruh anak di Lampung Selatan usia 0-7 tahun . Jadi secara teknis tiap desa berkoordinasi dengan Puskesmas,Pustu, Poskeskel, Posyandu, Paud, TK, SD, MI dan Pos Imunisasi lainnya. Sesuai hari dan waktu yang di jadwalkan ke pon PIN Polio yang ada di setiap wilayah,’ kata dia.

Untuk pelaksanaannya sendiri, akan dimulai 23 Juli sampai 3 Agustus untuk putaran pertama. Sedangkan, untuk putaran kedua dimulai pada 6 Agustus sampai 17 Agustus.

” Untuk jenis vaksin polio yang diberikan berupa tetes atau oral. Dalam PIN Polio nanti, setiap sasaran akan mendapatkan dua kali vaksin dengan jarak dua sampai empat pekan setelah vaksin pertama,’ ujarnya.

Nessi menegaskan, semua sasaran harus divaksin dua dosis lengkap. Untuk itu dilakukan proses sweeping atau penyisiran oleh puskesmas yang dibantu para kader posyandu untuk memastikan siapa saja yang tidak datang sesuai jadwal undangan, atau saat si anak masih sakit.

“Sehingga nanti bisa langsung didatangi atau dikumpulkan di puskesmas pada hari yang sama,” kata Nessi.

Nessi juga menuturkan, syarat anak untuk mendapatkan vaksin dalam PIN Polio tidak hanya berusia 0-7 tahun, namun juga sedang dalam kondisi sehat, tidak sedang demam ataupun batuk pilek parah, tidak sedang diare.

Untuk sasaran anak dalam kondisi khusus seperti anak dengan HIV, anak dalam pengobatan kanker, atau kondisi lain berkaitan dengan penurunan imunitas, tetap bisa mendapatkan vaksin polio dengan catatan sudah berkonsultasi dengan dokter ahli atau puskesmas setempat.

Untuk itu, masyarakat pun diharapkan dapat memanfaatkan PIN Polio ini. Bahkan, anak yang sedang berkunjung ke Kabupaten Lampung Selatan pun bisa mendapatkan vaksin selama periode Pin Polio.

“Bagi anak diluar sasaran yang sedang berkunjung atau bertamu di wilayah Lampung Selatan juga bisa mengakses vaksin polio, dengan syarat belum divaksin pada periode PIN Polio dari daerah asal,” ucap Nessi.

( Rls)

Continue Reading

Trending