Hadapi Ancaman Kekeringan, Pemkot Bandarlampung Siapkan 50 Titik Sumur Bor

banner 468x60

BANDARLAMPUNG––(LT)— Pemerintah Kota Bandar Lampung menyiapkan hingga 50 titik sumur bor sebagai langkah jangka panjang menghadapi ancaman kekeringan yang melanda sejumlah wilayah akibat kemarau panjang.

Rencana tersebut disiapkan setelah sejumlah wilayah di Bandar Lampung mengalami kekurangan air bersih akibat kemarau yang berlangsung cukup panjang. Selain penanganan melalui distribusi air bersih, Pemkot memilih menyiapkan infrastruktur sumber air sebagai solusi jangka panjang.

Bacaan Lainnya

Dalam hal itu Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan, pembangunan sumur bor akan diprioritaskan di lima kecamatan yang terdampak kekeringan.

“Kita akan buat sumur bor untuk mengatasi kekeringan di lima kecamatan yang terdampak,” kata Eva Dwiana.

Menurut Eva, Pemkot saat ini masih melakukan pemetaan dan kajian bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk menentukan titik pembangunan sumur bor.

Setiap wilayah terdampak nantinya direncanakan memiliki dua hingga tiga titik sumur bor. Lokasi akan diprioritaskan pada kawasan permukiman padat yang membutuhkan akses air bersih.

“Untuk titiknya nanti kita lihat dulu yang paling membutuhkan. Nanti Sekda bersama Dinas PU yang akan menindaklanjutinya,” ujarnya.

Tak hanya menyelesaikan persoalan kekeringan yang terjadi saat ini, Pemkot Bandar Lampung juga menyiapkan pembangunan sumur bor dalam jumlah lebih besar pada tahun mendatang.

Rencana pengadaan hingga 50 titik sumur bor tersebut diharapkan dapat memperkuat ketersediaan sumber air bersih sekaligus menjadi langkah antisipasi apabila kondisi kemarau panjang kembali terjadi.

Di sisi lain, kondisi cuaca panas dan kering juga meningkatkan potensi terjadinya kebakaran lahan. Pemkot Bandar Lampung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.

Kepala BPBD Kota Bandar Lampung Idham Basyar Syahputra mengatakan, cuaca panas yang disertai kelembapan rendah dan angin kencang dapat membuat api lebih cepat menyebar, terutama pada lahan yang dipenuhi semak dan material kering.

“Kalau memang ada aktivitas yang menggunakan api, pastikan api sudah benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi. Laporan bisa disampaikan ke BPBD melalui nomor 0821 8099 2105,” kata Idham.(***)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses