37 Anggota Paskibraka Di Kukuhkan oleh Walikota Bandar Lampung Di Aula Gedung Semergou

banner 468x60

Bandar Lampung-Walikota Eva Dwiana mengukuhkan 37 pelajar yang menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendara Pusaka (Paskibraka) Bandar Lampung tahun 2023 besok pagi di halaman kantor Walikota Bandar Lampung, Pengukuhan dilakukan langsung oleh Walikota Kota Bandar Lampung di Aula gedung Semergou pada Rabu, 16/08/ 2023.

Walikota Bandar Lampung menyampaikan 37 pelajar yang dikukuhkan sebagai anggota Paskibraka Bandar Lampung, harus menunjukan keteladanan sebagai pelajar yang berprestasi, berdisiplin dan bermoral serta memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi.

“Bunda berharap pada kalian, untuk menjadi ujung tombak dalam membangun persatuan dan kesatuan bangsa, pertahankan lah kedekatan, persaudaraan dan kekompakan untuk menapaki perjalanan karir menuju masa depan yang lebih baik,” ujarnya kepada lampung Today.com, usai melaksanakan pelantikan.

Eva juga memberi apresiasi kepada para pembina, pembimbing dan pelatih atas segala proses latihan yang diberikan. “Apabila selama proses latihan berlangsung terdapat kesalahan ataupun kekeliruan, semoga dapat dijadikan pelajaran untuk maju lebih baik lagi di masa yang akan datang,” katanya..

Bacaan Lainnya

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandar Lampung, Nero Akbar menyebut calon paskibraka yang dikukuhkan hari ini sudah melalui seleksi yang ketat dan bisa dipertanggungjawabkan. Pelajar terpilih telah menjalani latihan mulai 6 Agustus 2023.

Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandar Lampung sebelumnya telah melakukan seleksi di tingkat sekolah dari SMA/SMK/Madrasah Aliyah Negeri dan Swasta se-Bandar Lampung, dan terjaring sebanyak 300 pelajar.

“Kemudian, disaring lagi menjadi 100 pelajar, dan diseleksi lagi dan akhirnya menjadi 37 orang,” ungkapnya.

Nero menyebut selain fisik seperti tinggi ideal perempuan 163 cm dan laki-laki 165 cm, ada beberapa persyaratan agar dapat lolos paskibraka Bandar Lampung. Seperti tes kepribadian, PBB, tes intelegensi umum, dan pengetahuan umum.

“Mereka menjalani masa karantina selama dua malam di Hotel De Green Tanjungkarang Pusat, mereka mendapatkan pengarahan dari BPIP. Kemudian, ada pengarahan juga dari beberapa narasumber tentang Pancasila dan Wawasan Kebangsaan,”tutupnya.(zld)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses