BANDAR LAMPUNG : Pada upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI yang Ke 77 tahun di Lapangan Korem Garuda Hitam Saburai Enggal tersebut, Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana bertindak sebagai Inspektur upacara, dan sebagai Komandan upacara Kapten Infantri Adi Aryanto.
Upacara yang berlangsung juga diikuti oleh seluruh forkopimda, seluruh Dinas OPD para Guru, Camat, Lurah, Organisasi Keagamaan serta kemasyarakatan berlangsung dengan sukses tanpa hambatan apapun.
Setelah sukses dalam pengibaran bendera merah putih, Dalam kegiatan tersebut walikota juga menyerahkan piagam penghargaan kepada para Linmas, Babinsa, Babin Kamtibmas para tokoh organisasi kemasyarakatan, dan keagamaan para RT, guru serta forkopimda yang telah berdedikasi dan melaksanakan tugas secara baik.
Tidak hanya itu para peserta upacara juga menyaksikan pawai budaya yang menapilkan berbagai ragam budaya yang ada di Kota Bandarlampung seperti drum band, pakaian adat, serta masih banyak yang lain nya.
Disela kegiatan pembagian tumpeng walikota Bandarlampung Eva Dwiana kepada awak media mengatakan,”upacara pengibaran bendera merah putih juga berjalan dengan sukses yang dilakukan oleh 33 pasukan paskibraka yang merupakan putra-putri terbaik kota Bandarlampung.
Upacara berjalan sukses dan penuh hikmad, pengibaran bendera juga berjalan lancar yang sudah dilakukan 33 orang pasukan paskibraka yang merupakan putra-putri terbaik kit,”ujar Eva.
Walikota juga menjelaskan pemerintah Kota Bandarlampug memaknai,
“KEMERDEKAAN RI ke 77 TAHUN 2022 BANGKIT DARI KETERPURUKAN,MASYARAKAT SEHAT DAN MEMBAIK”
“Masyarakat juga bunda harapkan untuk tetap menjalankan protokol kesehatan serta dapat saling perduli sesama, bersama bergotong royong dalam mengatasi berbagai persoalan,”kata bunda Eva Sapaan akrab walikota itu.
Dengan kebersamaan dan kekompakan walikota yakin semua maslah bisa dihadapi dan sukses dalam menggapai harapan untuk kemajuan Indonesia secara umum, Provinsi Lampung dan kota Bandarlampung khususnya.
Lebih lanjut walikota mangatakan, meskipun covid-19 meredah namun masih belum berakhir untuk itu masyarakat tidak boleh mengabaikan dengan protokol kesehatan “ujar nya(Zld/Red)







