Lampung Utara : Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Lampung Utara, Tomi Suciadi, meyakini bahwa Kabupaten Lampung Utara akan menjadi salah satu kekuatan penyokong terbesar di Provinsi Lampung dalam mendukung swasembada pangan nasional yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto.
Keyakinan kuat yang disampaikan Tomi Suciadi kepada lampungtoday.com, Kamis (8/1/2026) di ruang kerjanya, bukanlah keyakinan yang semu.
Menurut Tomi, di tahun 2025 lalu Tanaman Pangan dan Holtikultura Lampung Utara berhasil mendorong penambahan tanam padi sehingga mendapatkan penghargaan dari Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Holtikultura atas kontribusi nyata dalam meningkatkan luas tambah tanam padi (57,62%), guna mendukung swasembada pangan nasional.
” Alhamdulillah, kita (Lampung Utara) peringkat II terbaik dalam peningkatan luas tambah tanam padi di tahun 2025 dengan penambahan mencapai 57,62% dibandingkan tahun 2024,” Ucap Tomi Suciadi.
Dijelaskan Tomi, dari peningkatan luas tanam tambah padi sebesar 57,62 %, Lampung Utara berhasil memproduksi padi hingga 62.268 ton setahun dari hasil gabah yang mencapai 108.000 ton. Sedangkan, di tahun 2024 hanya mencapai 36.000 ton padi.
” Padi ini dari berbagai varietas unggulan dan varietas hibrida dengan luas panen 24.000 hektare,” ujarnya.
Masih kata Tomi, keberhasilan ini tidak lepas dari kontribusi para petani dan modernisasi pertanian dengan Alsintan (Alat dan Mesin Pertanian) dan pompa air adalah kunci untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan pendapatan petani melalui percepatan olah lahan, tanam, hingga panen. Dan, memastikan ketersediaan air saat kemarau, mengurangi biaya produksi, serta menciptakan sistem pertanian yang lebih modern, cepat, dan menguntungkan, dengan bantuan pemerintah melalui program seperti Pompanisasi dan pendistribusian alat ke kelompok tani.
” Insyaallah, pemerintahan Bupati Hamartoni dan Wakil Bupati Romli akan membangun jalan usaha tani yang anggarannya bersumber dari APBD,” Katanya.
Ditambahkan Tomi, Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Lampung Utara kedepan akan mendorong para petani untuk berkontribusi dalam mengembangkan lahan-lahan yang tadinya bukan sawah menjadi sawah melalui program cetak sawah dari Pemerintah.
” Kenapa dijadikan sawah, karena dilokasi itu sudah ada irigasinya. Petani sebenarnya berkeinginan kuat untuk merubah lahan menjadi persawahan asalkan ketersediaan air terjamin,” Ungkapnya.
” Saat ini kita sedang mendorong cetak sawah di daerah muara Sungkai, dengan potensi 400 hektar, lalu di Sungkai Jaya 100 hektar dan Abung Kunang dengan potensi sekitar 50 hektar,” Imbuhnya.







