Dari Tawa Perlombaan, YPAN Lampung Selatan Menjaga Nyala Kepedulian

banner 468x60

Lampung Selatan, Lampungtoday.com — Tawa pecah, sorak bersahutan. Di tepian Pantai Kalianda Bach, Kelurahan Wayurang, Kecamatan Kalianda, Selasa (25/8/2026), ratusan anggota Yayasan Peduli Abadi Nusantara (YPAN) Kabupaten Lampung Selatan berkumpul merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Bukan sekadar lomba, pertemuan itu menjadi ruang untuk merawat kebersamaan. Anggota YPAN dari berbagai wilayah di Lampung Selatan larut dalam suasana penuh keakraban, menjadikan semarak kemerdekaan sebagai momentum mempererat tali persaudaraan.

Bacaan Lainnya

Berbagai permainan sederhana menjadi pengikat suasana. Ada estafet tepung yang mengundang gelak tawa, estafet jepit terong yang menguji kekompakan, hingga injak balon yang membuat peserta larut dalam kegembiraan.

Sekitar 15 perlombaan digelar. Namun di balik riuhnya permainan, terselip pesan yang lebih dalam: bahwa kebersamaan masih menjadi kekuatan untuk bergerak dan berbuat bagi sesama.

Ketua YPAN Kabupaten Lampung Selatan, Ela Ratnasari, mengatakan kegiatan tersebut selain untuk memeriahkan HUT RI, juga menjadi momentum memperkenalkan senam YPAN kepada masyarakat.

“Jumlah anggota kita ratusan dan tersebar di 17 kecamatan se-Lampung Selatan. Kegiatan ini selain untuk memeriahkan HUT RI, juga untuk memperkenalkan senam YPAN,” ujar Ela.

Bagi YPAN, kemeriahan itu bukan tujuan akhir. Organisasi tersebut ingin tumbuh lebih jauh dari sekadar sebuah perkumpulan. Ada harapan agar keberadaannya menjadi ruang untuk saling menguatkan sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat.

Ela berharap YPAN ke depan semakin solid dan kompak. Dengan dukungan pemerintah setempat, ia ingin kegiatan sosial yang dilakukan YPAN dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

“Harapan kita YPAN semakin solid, kompak, berkembang lebih luas dan tentunya bermanfaat untuk masyarakat. Kami juga berharap mendapat dukungan dari pemerintah setempat,” katanya.

Semangat itu pula yang menjadi napas YPAN dalam menjalankan berbagai kegiatan sosial. Menurut Ela, yayasan tersebut hadir untuk membantu dan melindungi masyarakat, termasuk menjadi jembatan bagi warga yang membutuhkan bantuan.

Melalui YPAN, masyarakat yang menghadapi persoalan sosial dapat memperoleh pendampingan maupun bantuan dengan cara memediasikan kebutuhan mereka kepada pihak-pihak yang dapat memberikan solusi.

“Tujuan YPAN sendiri untuk membantu dan melindungi masyarakat. Kalau ada masyarakat yang membutuhkan bantuan, melalui YPAN kami bisa membantu memediasi,” tutur Ela.

Di bawah riuh perlombaan, YPAN sedang menanam sesuatu yang lebih panjang umurnya daripada sekadar kemeriahan sebuah perayaan: rasa peduli.

Sebab kemerdekaan, bagi mereka, bukan hanya tentang mengenang sejarah. Ia juga tentang bagaimana orang-orang hari ini saling menggenggam, membuka jalan bagi yang membutuhkan, dan menghadirkan manfaat di tengah masyarakat.

Dari Pantai Kalianda Bach, kebersamaan itu dirawat. Dari kebersamaan, kepedulian diharapkan tumbuh menjadi gerakan yang lebih luas di Lampung Selatan. (Red)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses