Dukung PSN Bakauheni Harbour City, Proyek Air Baku Way Andeng Tembus 45,59 Persen ‎

banner 468x60

Lampung Selatan, lampungtoday – Pembangunan infrastruktur penunjang di Kawasan Wisata Proyek Strategis Nasional (PSN) Bakauheni Harbour City (BHC) menunjukkan tren positif. Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung tengah mempercepat proyek Rehabilitasi Sistem Penyediaan Air Baku (SPAB) Way Andeng guna menjamin ketersediaan air bersih di area tersebut.

‎Hingga memasuki paruh kedua masa pelaksanaan, realisasi fisik pengerjaan sipil (Civil Works) di lapangan terpantau berjalan secara masif. Pihak pelaksana terus memacu volume konstruksi agar seluruh fasilitas penampungan dan jaringan distribusi utama selesai sesuai lini masa yang direncanakan.

Bacaan Lainnya

‎Perkembangan mutakhir ini dinilai menjadi modal penting bagi kelancaran sisa tahapan pembangunan. Manajemen menyatakan bahwa seluruh tenaga kerja dan unit alat berat dikerahkan secara optimal demi menjaga ritme kerja yang dinamis sejak awal pengerjaan.

‎”Hingga saat ini, kami bersyukur seluruh tim di lapangan bekerja dengan optimal sehingga progres fisik pekerjaan telah berhasil menyentuh angka 45,59 persen. Kami optimistis sisa target dapat diselesaikan tepat waktu sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditentukan,” ujar Novri, Direktur PT Rah Rah Red Wana Bhakti dalam keterangannya pada Sabtu (22/8/2026).

‎Untuk diketahui, pembiayaan infrastruktur vital di Kabupaten Lampung Selatan ini bersumber sepenuhnya dari APBN Tahun Anggaran 2026. Pemerintah pusat menggelontorkan total anggaran senilai Rp25.572.556.162,00 (Dua Puluh Lima Milyar Lima Ratus Tujuh Puluh Dua Juta Lima Ratus Lima Puluh Enam Ribu Seratus Enam Puluh Dua Rupiah) demi memperkuat fasilitas publik di sana.

‎Berdasarkan data resmi papan informasi, masa pelaksanaan dialokasikan selama 203 hari kalender sejak penandatanganan kontrak bernomor PS0102/T/Bbws2.d4/2026/103 pada 12 Juni 2026 lalu. Dalam menjaga kualitas mutu beton dan instalasi pipa, pihak kontraktor dikawal ketat oleh tim konsultan pengawas dari Gunung KSO Mitra.

‎Dengan capaian yang hampir menyentuh setengah dari target total tersebut, sistem pengaliran air ini diproyeksikan bisa segera memasuki tahap uji coba fungsional. Pasokan air baku yang andal nantinya diharapkan mampu menyokong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kenyamanan para wisatawan yang berkunjung ke kawasan BHC. (Red)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses