Jangan Bangga Pemkot Dapat Perolehan WTP Kembali,Kalau Masyarakat Kota Bandar Lampung Masih Kebanjiran di Musim Hujan

banner 468x60

BANDAR LAMPUNG—(LT)—Warning keras dari akademisi dan pengamat kebijakan, Dr. Endro.S. Yahman terhadap perolehan kembali WTP untuk Kota Bandar Lampung, jika banjir masyarakat Kota Bandar Lampung masih terdampak banjir saat musim penghujan.

“Jangan bangga dulu dengan perolehan WTP, jika banjir masyarakat Bandar Lampung yang merasakan, dan Dinas PU Kota dalam perencanaan penanganan banjir jangan hanya berkutat tentang penanganan banjir pada “paradigma lama” yang bersifat kuratif dan hanya berfokus pada pengendalian dampak teknis saja,” kata Endro yang baru-baru ini mendapat gelar Doktor dari IPB.

Bacaan Lainnya

Politisi Partai Demokrasi Perjuangan ini menjelaskan, pembangunan embung dan normalisasi sungai memang penting, namun tanpa menyentuh akar permasalahan yakni kerusakan ekologis dan perubahan pola pemanfaatan lahan, solusi tersebut hanyalah penundaan masalah yang akan meledak kembali dengan skala lebih besar di masa depan.

Dinas PU dalam merencanakan penangan banjir harus berkolaborasi lintas sektoral karena permasalahan ini bersifat lintas batas wilayah dan multidimensi. Mengingat kompleksitasnya, tidak ada instansi tunggal yang dapat menyelesaikan masalah banjir secara mandiri tanpa sinergi.

Endro menegaskan, koordinasi antar satuan kerja (satker) dan instansi ini memegang peran krusial dalam efektivitas penanganan, Dinas PU kota maupun provinsi berkolaborasi erat dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) atau Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) dari Kementerian PUPR untuk mengelola Daerah Aliran Sungai (DAS) dan infrastruktur jalan nasional.

Sorotan tajam pun muncul dari Wakil Ketua Panitia Khusus, DPRD Kota Bandar Lampung, Yuhadi, pada rapat pembahasan hasil pemeriksaan pengelolaan keuangan daerah bersama Dinas PU yang digelar di DPRD Kota Bandar Lampung, Senin (13/07/2026).

“Kota Bandar Lampung kembali meraih opini WTP, tetapi bukan berarti tidak ada catatan. Terutama di Dinas PU yang berkaitan dengan perencanaan dan pengawasan pekerjaan,” katanya.

DPRD berharap rekomendasi dan catatan yang diberikan BPK dapat menjadi bahan evaluasi bagi Dinas PU untuk meningkatkan kualitas perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan proyek pembangunan.

“Dengan demikian, tata kelola pembangunan di Kota Bandar Lampung diharapkan semakin efektif, transparan, akuntabel, dan mampu memberikan manfaat yang lebih optimal bagi masyarakat,” ujar Yuhadi.

Awak media Lampung Today.com masih mencoba menghubungi Kadis PU Kota Bandar Lampung terkait bagaimana tata kelola perencanaan antisipasi banjir di Kota Bandar Lampung.(red)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses