Connect with us

100 % Indonesia

Mabuk Pil Excimer, Pemuda Ini Diamankan Bhabinkantibmas Polsek Tambora

Published

on

JAKARTA : Seorang pemuda berinisial IS (24) diamankan Bhabinkantibmas Kelurahan Angke Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat Aiptu Cecep Supriadi lantaran kedapatan membawa obat jenis Eximer, Minggu (30/12) dini hari.

Kapolsek Tambora Kompol Iver Son Manossoh SH didampingi Kanit Reskrim AKP Supriyatin SH MH menjelaskan, IS yang merupakan warga asal Lebak Banten tersebut diamankan berawal dari Patroli Binmas dalam upaya cegah tangkal gangguan kamtibmas mendapati laporan warga RW08 Kelurahan Angke Tambora bahwa adanya orang asing yang dicurigai karena prilakunya aneh.

“Dari laporan tersebut kemudian Bhabinkantibmas mendatangi lokasi dan mengecek orang yang dimaksud,” ujar Kompol Iver Son Manossoh, Minggu (30/12).

Kompol Iver Son menjelaskan, saat digeledah, petugas menemukan obat jenis Eximer sebanyak 4 butir. IS pun berperilaku tidak wajar ketika dimintai keterangannya

“Saat diperiksa, perilakunya tidak wajar dan mengakui sudah minum 4 butir (eximer). Selanjutnya diamankan dan dibawa ke Mapolsek Tambora untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

Reporter : Ivan/Noval
Editor : Red

Continue Reading
Click to comment

Tinggalkan Balasan

100 % Indonesia

Polres Lamsel Ungkap Pengunggah Video Asusila Incest

Published

on

Lampung Selatan – Jajaran Kepolisian Resort (Polres) Lampung Selatan (Lamsel), menggelar Konferensi Pers terkait tindak pidana pornografi yang terjadi di Desa Palembapang, Kecamatan Kalianda, Lamsel.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, pelaku memaksa korban yang merupakan istri sirihnya untuk melakukan hubungan seksual/persetubuhan dengan ayah kandungnya.

Kapolres Lamsel, AKBP. Mohamad Syarhan, membenarkan akan kejadian tersebut yang diperintah langsung oleh sang suami.

“Selain itu pelaku juga memaksa korban melakukan hubungan seksual/persetubuhan dengan laki-laki lain, saat persetubuhan tersebut terjadi pelaku menyaksikan langsung melalui sambungan video call handphone pelaku dengan handphone korban, kemudian pelaku juga merekam terjadinya persetubuhan tersebut menggunakan aplikasi screen recorder dan pelaku menyimpan rekaman video tersebut didalam memori handphone selanjutnya mengupload serta menyebarkan rekaman video tersebut melalui sosial media facebook dan whatsapp” ungkapnya, saat menggelar Press Release di Mapolres Lamsel, Senin, (21/01/19).

“Saat ini kita sudah melakukan pemeriksaan, Penyelidikan maupun penyidikan, kepada pelaku, kita kenakan Pasal 35 UU RI No. 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan pasal 45 ayat (1) UU RI No. 19 tahun 2016 tentang informasi dan transaksi elektronik,” kata Syarhan.

Pelaku tersebut yakni, Kurniawan alias Wawan (35), Warga Desa Tetaan, Kecamatan Penengahan, Lamsel, yang merupakan salah satu narapida di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Metro dengan kasus Narkoba.

Barang bukti yang berhasil diamankan oleh jajaran Polres Lamsel yakni 1 tas wama abu-abu, 1 kotak warna hijau bertuliskan V-C INJECTION, 1 unit Handphone merk OPPO F9 warna ungu, 1 unit Handphone merk Nokia 105 warna biru, dan 1 unit Handphone merk OPPO A37 wama putih. (Eko)

Continue Reading

100 % Indonesia

Lagi, Si Jago Merah Lalap Puluhan Rumah

Published

on

JAKARTA : Permukiman di Jalan Jelambar Utama, Gang Abadi RT 07 dan 08 RW 8, Kelurahan Jelambar, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Jumat (04/1/2019) malam, hangus dilalap sijago merah.

Sebanyak 35 mobil pemadam kebakaran (Damkar) Kecamatan Grogol Petamburan dikerahkan untuk memadamkan kebakaran tersebut.

Siti Mariyani dan Suryadi saksi mata menyebutkan, asal api diduga dari rumah kontrakan milik Nadia (50). Saat mereka sedang istirahat di rumah, tiba-tiba listrik mati total, setelah melihat keluar rumah mencium bau gosong.

“Begitu kami balik ke lantai 2 melihat api berkobar di kamar Ibu Nur yang mengontrak di kontrakan Nadia. Karena api semakin besar kami berteriak meminta tolong kepada warga lainnya,” ujar Siti.

Mendengar teriakan itu, warga pun panik langsung berhamburan keluar rumah. Melihat kebakaran warga berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Lantaran kobaran api semakin membesar dan menjalar membakar rumah lainnya, akhirnya salah satu warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tanjung Duren dan Babinsa Kelurahan Jelambar.

Sementara Kepala Seksi Sektor Damkar Kecamatan Grogol Petamburan Agus Surya setelah mendapat laporan adanya peristiwa kebakaran, pihaknya langsung mengerahkan 35 unit mobil Damkar melakukan pemadaman dilokasi.

“Setelah adanya laporan kebakaran kami langsung kerahkan 35 unit mobil Damkar untuk melakukan pemadaman. Kami dilokasi hingga pukul 03.30 WIB, mulai dari pemadaman hingga pendinginan api,” ujar Agus.

Kepala Seksi Operasional Sudin Penanggulangan Bencana Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat Rompis Romli mengatakan, 40 unit rumah yang terbakar, lanjut Agus, melibatkan dua wilayah, yakni, wilayah Rt. 07 dan 08, Rw.08 Kel.Jelambar, Kec. Grogol Petamburan Jakarta Barat. Sementara hasil pendataan di wilayah RT. 07 ada 25 unit rumah warga dan di wilayah RT. 07 RW. 08 ada 15 rumah warga yang terbakar.

“Dari dua wilayah RT yang terbakar itu ada 92 kepala keluarga (KK) yang berjumlah 365 jiwa menjadi korban kebakaran di Jelambar, Grogol Petamburan,” kata Rompis Sabtu (05/1).

Rompis menambahkan, kondisi api sudah padam namun masih dilakukan pendinginan hingga pagi ini. “Api sudah padam tapi dilakukan pendinginan,” tambahnya.

Dari pantauan dilokasi terlihat, instansi TNI/Polri membantu mengevakuasi para korban kebakaran dan direncanakan akan mendirikan tenda-tenda darurat pengungsian sementara.

Adapun warga yang mengungsi dipenampungan sementara di Masjid Al Ridho sebanyak 60 orang, sedangkan di Musholah Hikmatul Amin sebanyak 20 orang dan sisanya menumpang dengan keluarga yang tidak jauh berada di sekitar lokasi.

Reporter : Ivan
Editor : Red

Continue Reading

100 % Indonesia

Meresahkan Warga, Kapolres Metro Jakpus Gelar Razia Preman

Published

on

JAKARTA : Dalam rangka menekan angka kejahatan 3 Pilar Jakarta Pusat, melaksanakan operasi cipta kondisi (Cipkon) dengan sasaran premanisme dan di lanjutkan press release di Gor Senen Jakarta Pusat. Jumat (4/1/2019) pukul 16.00 WIB.

Dalam operasi premanisme ini dipimpin oleh Kapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Roma Hutajulu Sik, MSi didampingi Dandim 0501/JP Letkol Inf Wahyu Yudhayana.

Pada pelaksanaan operasi tersebut turut hadir Kabagops JP, Kasat Reskrim, Kasat Narkoba dan kasat Sabhara beserta anggota, Kasub Garnisun Mayor Mulya Kepala Satpol PP Kecamatan Senen.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu menjelaskan, operasi yang berlangsung pukul 15.00 WIB ini dilakukan secara mendadak.

“Kami lakukan operasi karena adanya informasi keresahan dari masyarakat dengan maraknya aksi premanisme. Seperti pemalakan dan pemerasan,” jelas AKBP Roma di GOR Senen.

Dikatakan Kapolres, pelaku juga tak jarang memeras para pengemudi ojek, mobil dan kendaraan online yang tengah menurunkan maupun menaikan penumpang. Bahkan, para sopir online harus memberikan upeti kepada para timer.

Hasilnya ada 29 preman yang ditangkap. Identitasnya pun masih diselidiki karena mereka tinggal menggelandang.

“Salah satu preman berinisial A. kedapatan membawa senjata tajam. Ini jangan sembarangan, karena ada UU nya, UU Darurat Tahun 1951 tentang pembawaan sajam meski hanya untuk membela diri. Ini dilarang ya karena membahayakan,” tegas AKBP Roma.

Kapolres menyebutkan, A sendiri berperan sebagai timer bajaj. Jadi kalau ada sopir bajaj nunggu antrian parkir dipalak pelaku dengan membawa pisau untuk nakut-nakutin.

“Kami akan proses hukum dengan ancaman kurungan dibawah 5 tahun. Nantinya, mereka akan digiring ke Dinsos untuk didata. Jika ada hubungannya dengan pelaku kejahatan atau sindikat lainnya, mereka akan diproses secara hukum. Nantinya, operasi ini akan dilakukan terus untuk memberantas para preman, ” tuturnya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk segera melapor jika diganggu para preman, silahkan berteriak atau minta tolong ke No 110. Polisi akan datang ke lokasi.

Sementara, Dandim 05/01 Jakarta Pusat Letkol Inf Wahyu Yudhayana menegaskan, jajarannya mendukung penuh pemberantasan preman.

“Pihaknya akan menurunkan aparat Garnisun dan TNI untuk membantu polisi untuk menciptakan suasana aman di masyarakat, ” jelasnya.

Reporter : Ivan/Noval
Editor : Red

Continue Reading

Trending

%d blogger menyukai ini: