Connect with us

Apa Kabar Lampung

Resmi Dibuka, Lampung Selatan Fair 2019 Berlangsung Selama Sepekan

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday – Pameran Promosi Pembangunan Daerah Kabupaten Lampung Selatan bertajuk Lampung Selatan Fair (LSF) 2019 resmi dibuka di Lapangan Cipta Karya, Kalianda, pada Minggu (8/9/2019) malam.
Kegiatan yang digelar dalam rangka menyambut HUT Kabupaten Lampung Selatan ke 63 ini, dibuka secara resmi oleh Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto yang ditandai dengan penekanan sirene didampingi anggota Forkopimda Lampung Selatan, Kadis Pariwisata Provinsi Lampung Qodratul Ihwan, serta Irwasda Polda Lampung Kombes Pol Rudy Sumardiyanto.
Nampak hadir juga, sejumlah anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Ketua TP PKK Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto, Sekretaris Daerah Kabupaten Ir. Fredy SM, MM beserta pejabat struktural dan camat dilingkup Pemkab Lampung Selatan.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Lampung Selatan, Yusri mengatakan, LSF 2019 melibatkan 39 stand Organisasi Perangkat Daerah (OPD), 17 stand kecamatan se-Kabupaten Lampung Selatan, 2 stand BUMN/BUMD, 72 stand swasta/pedagang nusantara, 8 stand otomotif, dan 10 stand kuliner/elemen masyarakat.
“Tema Lampung Selatan Fair 2019 yakni, Kemilau Mutiara Selatan, Bangkit Maju dan Jaya Lampung Selatan. Kegiatan ini akan dilaksanakan dari tanggal 8-14 September 2019, di Lapangan Cipta Karya, Kalianda,” ujar Yusri dalam laporannya.
Adapun, maksud dan tujuan kegiatan itu kata dia, untuk memeriahkan HUT Kabupaten Lampung Selatan ke 63 dan untuk mempromosikan program dan hasil pembangunan serta peluang investasi di Kabupaten Lampung Selatan.
“Kegiatan ini juga untuk mem-visualisasikan prospek, peluang dan potensi pembangunan sekaligus sebagai ajang kreatifitas bagi insan seni budaya serta sebagai sarana hiburan bagi masyarakat Kabupaten Lampung Selatan,” kata Yusri.
Sementara dalam sambutannya, Plt Bupati, H. Nanang Ermanto mengatakan, LSF tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam menyebarkan dan menyampaikan informasi maupun program-program pembangunan kepada masyarakat.
“Ini (LSF, red) merupakan momentum yang diharapkan dapat dijadikan sebagai ajang untuk meng-informasikan dan mempromosikan berbagai capaian pelaksanaan pembangunan dengan segala kekurangan dan kelebihannya,” ujar Nanang saat memberikan sambutan.
Selain itu, lanjut Nanang, event seperti itu merupakan salah satu ajang promosi potensi dan budaya Kabupaten Lampung Selatan serta membangkitkan gairah bagi dunia usaha, dan juga sebagai media hiburan bagi masyarakat.
Dari kegiatan Lampung Selatan Fair tersebut, menurutnya masyarakat dapat mengetahui dan menilai kinerja pembangunan saat ini, dengan harapan dapat meningkatkan partisipasinya dalam menyukseskan pembangunan pada tahun-tahun ke depan.
“Disamping itu, kegiatan Lampung Selatan Fair ini juga merupakan sarana silaturahmi, hiburan dan rekreasi bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Lampung Selatan,” ucapnya.
Oleh karena itu menurutnya, momentum Lampung Selatan Fair kali ini akan menjadi sangat penting bagi seluruh masyarakat untuk menguatkan semangat memajukan perekonomian dan usaha produktif masyarakat serta usaha kecil dan menengah lainnya.
“Saya juga berharap agar masyarakat dapat memperoleh berbagai informasi dan ikut pula mengambil makna yang tersirat dalam penyelenggaraan kegiatan seperti ini. Sekaligus masyarakat juga bisa ikut berperan aktif dalam melaksanakan dan menyukseskan kegiatan pembangunan daerah,” tuturnya.
Sementara itu, kegiatan yang dihadiri ribuan masyarakat Lampung Selatan itu, menghadirkan artis dangdut ibukota jebolan Bintang Pantura Indosiar, Susi Ngapak asal Banyumas. (eko/kmf)

Apa Kabar Lampung

Wartawan Divaksinasi, Boby : “Tidak ada rasa apa-apa, saya ikut vaksin agar terhindar dari bahaya covid19”

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday : Puluhan wartawan di Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) ikut menjalani vaksinasi Covid-19 tahap II, yang dilakukan di Puskesmas Way Urang, Kecamatan Kalianda, Selasa (2/3/2021).
Berdasarkan tahapan, sejumlah wartawan melakukan verifikasi data diri dan dilanjutkan sesi pendaftaran. Kemudian, para pewarta ini dilakukan screening, setelah itu baru disuntik vaksin.
Sementara, saat di screening terdapat tensi darah tinggi, petugas kesehatan menyarankan untuk menunda suntik vaksin beberapa saat. Wartawan diberikan obat terlebih dahulu agar tensi darah dapat turun.
Boby Erlanda wartawan retorikaonline.com mengatakan, usai disuntik vaksin tidak ada efek khusus yang berdampak pada kondisi tubuh. Hanya saja, sugesti akan ketakutan dengan jarum suntik yang membuat situasi diri menjadi tegang.
“Gak ada yang dirasain sih sebenarnya setelah disuntik vaksin. Hanya karena takut jarum suntik saja makanya tegang, dan agak dramatis,” ujarnya sambil bergurau.
Senada dikatakan wartawan Radar Lamsel, Idho Mai Saputra, usai divaksin tidak ada efek yang berarti.
Ia mengatakan, hal tersebut merupakan upaya dan ikhtiar sebagai manusia untuk mencegah penyebaran Covid-19. Harapannya, agar setelah divaksin dapat meminimalisir akan terserang bahaya Virus Corona.
“Semoga covid cepat berlalu. Tetapi, meskipun kita sudah di vaksin, bukan berarti kita mengabaikan protokol kesehatan,”imbuhnya.
Ditempat yang sama, Dony wartawan Media-baru.com mengatakan hal yang sama. Menurutnya, tidak ada efek yang dirasa usai menerima vaksin covid-19.
“Tidak ada rasa apa-apa, saya ikut vaksin agar terhindar dari bahaya covid-19,” katanya.
Ditempat yang sama, Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Menular dan Tidak Menular (PPMTM), Dinas Kesehatan Lamsel, Kristi Endarwati menyatakan, usai divaksin para wartawan disarankan untuk selalu menjaga kesehatan dan protokik kesehatan.
“Setelah vaksin pertama, 14 hari kedepan anda dilakukan vaksinasi tahap ke-II,” Tukasnya. (Rls)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Beda Data BPK dan Dinas Kesehatan Lampung Utara Soal Nakes, Kok Bisa?

Alex BW

Published

on

By

Lampung Utara : Adanya perbedaan jumlah tenaga kesehatan (Nakes) penerima insentif Covid 19 antara Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) dan Dinas Kesehatan Lampung Utara mulai terkuak dan menimbulkan tanda tanya.

Berdasarkan data di Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK tahun 2020, realisasi jumlah tenaga kesehatan di Lampung Utara, penerima insentif di bulan juni ada 127 orang dengan total anggaran sebesar Rp. 562.483.000,00-.
Sedangkan untuk bulan Juli, tenaga kesehatannya hanya 37 orang dengan anggaran sebesar Rp. 142.500.000.

Sementara, menurut pengakuan mantan Kepala Seksi Sumber Daya Manusia ‎Kesehatan Dinas Kesehatan Lampung Utara, Jaruan Tamam, ketika berhasil diwawancarai, tenaga kesehatan Lampung Utara penerima insentif ‎yang menangani Covid-19 pada bulan Juni berjumlah 109 orang, sedangkan di bulan Juli, tenaga kesehatan penerima insentif berjumlah 31 orang.

” Total anggaran insentif untuk bulan Juni 562.453.000. Untuk bulan Juli, total anggarannya sebesar Rp142.500.000,” beber Jaruan, Senin (1/3/2021).

Merujuk pada data LHP BPK Tahun 2020 ‎dengan nomor LHP :
39/LHP/XVIII.BLP/12/2020 itu maka terdapat selisih jumlah tenaga kesehatan sebanyak 24 orang (Juni-Juli). ‎Anehnya,, total anggaran untuk kedua bulan tersebut ternyata lebih besar atau sama meski jumlah tenaga kesehatannya lebih sedikit dari hasil audit BPK.

Saat ditanyai adanya selisih jumlah tenaga kesehatan penerima insentif, Jaruan berkelit bahwa selisih penerima insentif itu tidak pernah dibayarkan. Padahal, tertulis jelas dalam LHP tersebut disebutkan bahwa jumlah tenaga kesehatan yang telah menerima insentif bulan Juni 127 orang dan bulan Juli berjumlah 37 orang.

“‎ Enggak. Enggak kita bayarkan itu (selisih jumlah tenaga kesehatan). Kita takut ada indikasi merugikan keuangan negara, sebaiknya mendingan kami cancel (batalkan) aja seperti itu,” kelitnya.

‎Jaruan menjelaskan realisasi Bantuan Opersional Kesehatan (BOK) tambahan untuk tenaga kesehatan mencapai Rp. 9,2 Milliar dari pagu anggaran 13,7 miliar

” Anggaran itu diberikan pada 1.857 tenaga kesehatan mulai dari puskesmas hingga rumah sakit,” Katanya.

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

DWP Tuba Barat Gelar Rakor dan Temu Silahturahmi

Redaksi LT

Published

on

Tulangbawang Barat-Lampungtoday.com : Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Tulang Bawang Barat menggelar Rapat Koordinasi dan Temu Silahturahmi,Rapat tersebut berlangsung di. Balai Sesat Agung (01/03).

kegiatan tersebut di hadiri Oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Tulang Bawang Barat Ny. Novianti Novriwan Jaya dan Pembina Dharma Wanita Persatuan Tulang Bawang Barat Novriwan Jaya.SP (sekdakab tubaba), penasehat Dharma Wanita Persatuan Ibu Kornelia Umar, SH.,MH dan Ibu Devi Fauzi,M.Pd dan ibu ibu Camat Se-kabupaten Tulang Bawang Barat dan seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan Tulang Bawang Barat.

Dalam sambutan Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny. Novianti Novriwan Jaya mengatakan. Tujuan Rapat Koordinasi dan Temu Silahturahmi Dharma Wanita Persatuan tersebut untuk menyampaikan informasi organisasi DWP Kabupaten Tulang Bawang Barat dan menyamakan persepsi.

“Tujuan rapat ini untuk memperkuat persatuan dan kesatuan serta mengevaluasi dan merencanakan kegiatan dan program kerja organisasi serta dapat mendukung pembangunan khususnya di Kabupaten Tulang Bawang Barat dengan nilai-nila dasar Nenemo dan prinsip sederhana, setara dan lestari .kata nya

Lanjut Ny. Novianti Novriwan Jaya berharap.Kepada semua pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan Tulang Bawang Barat untuk selalu menjaga semangat Ragem Sai Mangi Wawai

“Dalam kebersamaan untuk keberhasilan dalam melaksanakan tugas dan fungsi organisasi sebagaimana yang diamanatkan kepada kita”.ujar nya

Di tempat yang sama.Sekdakab Tubaba Novriwan Jaya, SP sebagai pembina DWP Tubaba dalam sambutan nya mengatakan.Organisasi Dharma Wanita Persatuan yang ditetapkan pada tanggal 07 Desember 1999 merupakan Organisasi Perempuan yang melibatkan seluruh istri pegawai negeri sipil dan unsur lainnya.

“Jadi wajar jika dikatakan ini adalah organisasi perempuan terbesar di seluruh Indonesia dalam cinta-cinta nya mendukung tugas dan karir suami bahwa di belakang para pria sukses itu pasti ada wanita hebat,ada sebuah pantun ” Energi’ Membawa kita menuju masa depan mengenang indah nya kampung halaman dan keluarga besar sinergi nya PKK dan dharma wanita membawa kesejahteraan seluruh keluarga di Tubaba”tutup Nya.(jonsi putra)

Continue Reading

Trending