Connect with us

Apa Kabar Lampung

TP-PKK Pesibar Ikuti Vidcon Dengan TP-PKK Se Provinsi Lampung

Redaksi LT

Published

on

Pesisir Barat : Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Pesisir Barat melakukan Video Conference (Vidcon) dengan TP-PKK se-Provinsi Lampung dalam acara halal bihalal, Selasa (16/06/2020).

Vidcon halal bihalal tersebut dilakukan untuk mempererat tali silaturahim dengan menumbuhkan rasa kekeluargaan yang erat, ujar Septi Istiqlal yang di dampingi sejumlah pengurus TP-PKK Kabupaten Pesisir Barat.

Meskipun tidak dilakukan dalam bentuk pertemuan secara langsung akibat pandemi Covid-19, namun esensi dari vidcon untuk memperkuat dan mempererat kebersamaan dan saling menyemangati, ujar Septi.

Hikmah yang dapat kita petik lewat halal bihalal ini, yaitu terciptanya ukhuwwah dengan merajut persaudaraan yang lebih akrab diantara para pengurus TP-PKK dan anggota, tambah Septi.

Tidak hanya itu, halal bihalal ini juga dengan saling menyampaikan permohonan maaf jika ada kesalahan dan kekhilafannya selama ini, jelasnya.

Reporter : Indra
Editor : Red

Apa Kabar Lampung

Tuntutan Jaksa 13 Tahun, Keluarga Korban Kecewa Berat

Alex BW

Published

on

By

Lampung Utara : Terdakwa JA (24) kasus dugaan pembunuhan PT (43) warga Dusun Talang Lewok, Desa Kotabumi Tengah Barat, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, telah menjalani sidang tuntutan. JA hanya dikenakan tuntutan hukuman penjara 13 tahun.

Sidang pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) digelar di Pengadilan Negeri Kotabumi, Lampung Utara, senin (30/11/2020) kemarin. JA mengikuti sidang secara virtual di Rumah Tahanan kelas IIB Kotabumi.

Musaini yang merupakan adik ipar PT (43) tidak bisa menutupi kekesalannya atas tuntutan yang diajukan JPU dari Kejaksaan Negeri Lampung Utara. Ia mengaku sangat kecewa lantaran berdasarkan fakta-fakta di persidangan JA telah melakukan pembunuhan secara berencana.

” Seharusnya JPU menuntut dengan pasal 340 dengan hukuman pidana mati atau seumur hidup atau paling lama dua puluh tahun. Ini ada apa? Kok, JPU menggunakan pasal 338 dengan tuntutan hanya 13 tahun penjara. Jelas ini sudah sangat tidak adli,” katanya sambil menahan amarahnya, kepada awak media, Selasa (1/12/2020). Musaini didampingi fatmawati (52) dan Sintiya (16) yang merupakan istri dan anak semata wayang PT.

Musaini menilai tuntutan JPU 13 tahun penjara terhadap JA tidak adil dan tidak berpihak kepada korban. Dia meminta JPU perlu membuka nuraninya dan menggunakan keyakinannya dalam mengeluarkan tuntutan.

” Tolong para pemberi keadilan, lihat istri dan anak semata wayang korban yang ditinggalkan almarhum PT. Tuntutan 13 tahun, menunjukkan ada rasa keadilan yang telah diinjak-injak. Keluarga memang sudah mengikhlaskan, namanya sudah meninggal ya harus diikhlaskan. Apakah dengan mengikhlaskan, runtuh sebuah keadilan,” ucapnya yang diamini istri dan anak korban dengan terharu.

Ia juga menuding pihak keluarga terdakwa tidak memiliki itikad baik dengan keluarga korban.

” Bayangkan saja, sejak kematian almarhum, mereka (pihak keluarga terdakwa) tidak ada yang pernah silaturahmi ke rumah kami, menghadiri takziah pun tidak. Apa karena alasan takut diapa-apain? Enggak usah takut, kami sudah ikhlas kok,” tutur Musaini.

” Semoga apa yang kami sampaikan ini dapat menjadi pertimbangan pemberi keadilan (Jaksa dan Hakim). Tapi kalau mengikuti itu mengabaikan asas keadilan terhadap yang dibunuh, saya pikir sudah nggak adil. Itu tadi terinjak-injaknya sebuah keadilan,” imbuhnya.

Musaini lalu berharap Jaksa Penuntut Umum bisa meninjau ulang tuntutan 13 tahun terhadap terdakwa JA. Dan ia juga meminta agar nantinya Majelis Hakim dapat memberi putusan terhadap JA dengan seberat-beratnya.

” Kenapa harus ditinjau ulang,? Karena, tuntutan cuma 13 tahun penjara. Harapan saya, selain dari ini, majelis hakim yang akan menjadi pemutus ini, dapat menghidupkan nuraninya untuk nantinya memberikan keadilan yang sesungguhnya,” tukasnya.

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Pjs. Bupati Pesibar Hadiri Rapat Paripurna Persetujuan Pengesahan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2021

Redaksi LT

Published

on

Pesisir Barat : Pjs. Bupati Pesisir Barat Achmad Chrisna Putra menghadiri Rapat Paripurna Persetujuan Pengesahan
Rancangan Peraturan Daerah Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Pesisir Barat Tahun Anggaran 2021, pada 30 Nopember 2020.
Acara berlangsung di ruang rapat Sekretariat DPRD Pesibar tersebut dihadiri oleh Ketua, Wakil Ketua dan para anggota DPRD Kabupaten Pesisir Barat, Forkopimda Kabupaten Lampung Barat dan Pesisir Barat, serta pejabat pimpinan tinggi pratama dan pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dan tim ahli DPRD Kabupaten Pesisir Barat.

Dalam sambutannya Pjs. Bupati menyampaikan ucapan terimakasih kepada pimpinan dan segenap anggota dewan yang terhormat atas kebersamaan dalam pelaksanaan pembangunan di Pesibar. 

Hal tersebut tentunya didasari rasa kebersamaan yang terus terpelihara dan dilandasi saling pengertian yang positif untuk kepentingan rakyat, dan pembangunan Kabupaten ini, ujar Pjs. Bupati.

Kerjasama dan koordinasi sebagai mitra yang setara dalam penyelenggaraan pembangunan daerah harus terus terpelihara, sehingga nantinya menjadi harapan dalam pelaksanaan berbagai kegiatan agenda pembangunan.

Begitu juga pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Pesisir Barat tahun anggaran 2021 yang bertujuan untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Pesisir Barat, jelas Achmad Chrisna.

Penyampaian Nota Keuangan Ranperda tentang APBD Kabupaten Pesisir Barat Tahun Anggaran 2021 juga telah dilakukan pada hari Rabu 07 Oktober 2020 yang lalu.

Penyusunan RAPBD ini juga telah disesuaikan dengan arah kebijakan pokok pembangunan Kabupaten Pesisir Barat yang merupakan prioritas dan tertuang dalam kebijakan umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran sementara (PPAS) tahun anggaran 2021, ujar Pjs. Bupati.

Dalam Ranperda juga dibahas tentang APBD Kabupaten Pesisir Barat tahun anggaran 2021, yang mana telah tersusun pada struktur APBD yang terdiri dari pendapatan, belanja maupun pembiayaan. dalam rangka mengakomodir kepentingan pelayanan terhadap masyarakat Kabupaten Pesisir Barat, pungkas Pjs. Bupati.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Pjs. Bupati menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan yang setinggi – tingginya kepada segenap anggota Dewan, khususnya badan anggaran Legislatif, segenap komisi, serta kepada segenap fraksi yang telah bekerja secara maksimal dengan mengorbankan waktu, tenaga, dan pikiran guna penyelesaian pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Pesisir Barat tahun anggaran 2021.

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

dr. Wahdi Serahkan Piala Kepada Para Pemenang Game Online

Zuli Ardiansyah

Published

on

WWW.LAMPUNGTODAY.COM

Metro — Final Turnamen Game Metro e-Sport, akhirnya dimenangkan Tim Rumahan untuk divisi Mobile Legends, Sementara divisi Free Fire dimenangkan Tim Frid.

Pemenang Turnamen Game Online tersebut berhak memboyong Piala, Piagam dan uang yang diserahkan dr. Wahdi di TMII Kota Metro, Minggu (29/11/2020).

Turnamen game online itu sendiri diikuti 400 orang lebih gamers Kota Metro, dengan usia min.17 tahun yang terbagi beberapa tim. Untuk divisi game free fire 1 time terdiri dari 4 orang, sementara divisi Mobile Legends 1 time 5 orang.

Ketua Panitia Penyelenggara, Wahyu Ridho menjelaskan, Turnamen game online dimulai dari tanggal 26 Nopember 2020 kemarin, Lebih dari 400 Gamer Kota Metro yang mengikuti turnamen.

“Karena game ini online, pada saat penyisihan tim itu cukup bermain dari rumah saja. Saat Semi Final dan Final mereka kita undang untuk bermain  di TMII, hingga pembagian piala bagi pemenangnya”, jelas Ridho yang juga Ketua Komunitas e-Sport Kota Metro itu.

Pendaftaran mengikuti turnamen itu sendiri tidak dipungut biaya, mereka hanya menyerahkan fotocopy KTP dan KK.

“Pendaftaran gratis, mereka hanya diminta untuk memberi kata-kata mutiara di banner pak Wahdi dan pak Qomaru Zaman, nantinya kata-kata mutiara yang terbaik akan mendapatkan reward dari WaRu”, ujar owner Soto Mbak Sri itu.

Bagi pemenang, juara 1, 2 dan 3, baik itu free fire maupun mobil legends mendapat hadiah piala, piagam dan uang, begitu pula dengan pemain terbaik di setiap divisinya. Selain itu, final hari ini (29 Nopember 2020) Live Streaming, bias di saksikan oleh masyarakat di group facebook Wahdi-Qomaru.

Ridho mengaku, antusias anak-anak metro ikut turnamen ini luar biasa, itupun sudah dibatasi, usia harus di atas 17 tahun dan hanya warga Metro saja yang boleh ikut turnamen.

“Luar biasa antusias gamers Kota Metro, Harapan kami e-sport di Kota Metro tidak ketinggalan dari kota-kota lainnya, bahkan di kota-kota lain game ini sudah menjadi ekstrakurikuler pelajaran sekolah, kita ingin ada gamers dari kota Metro yang mencapai level nasional atau Internasional” tambahnya.

“Kami berharap jika WaRu terpilih menjadi Walikota Metro akan terus diadakan turnamen-turnamen seperti ini, kalau perlu ada Walikota Cup Turnamen Game e-sport”, tutupnya.

Tim pemenang Game Untuk devisi Free Fire, juara 1 di menangkan oleh tim Frid, juara 2 time Sein SN dan juara 3 tim FML Again. Sementara devisi Mobil Legends, Juara 1 tim Rumahan, Juara 2 tim MSA dan juara 3 tim INF. (Mery).

Continue Reading

Trending