Connect with us

Apa Kabar Lampung

Perubahan APBD Lampura Tahun Anggaran 2020 Rp. 1,780 T Dengan SILPA Rp. 0

Alex BW

Published

on

Lampung Utara : DPRD Lampung Utara akhirnya menyepakati belanja daerah Pemerintah Daerah Lampung Utara pada perubahan APBD Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp. 1,780 triliun dari sebelum perubahan Rp. 1,909 triliun.

Angka itu mengalami penurunan sekitar Rp. 129 miliar dari sebelum perubahan Rp. 1.909.724.853.980,00 menjadi Rp. 1.780.608.504.937,00 sehingga mengalami surplus atau defisit, Rp. 56.931.462.203,00 dari sebelum perubahan Rp. 32.343.500.850,00. Hingganya, Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) tahun berjalan Rp. 0.

Kesepakatan Perubahan APBD Lampung Utara Tahun Anggaran 2020 dilaksanakan setelah mendapat persetujuan dari seluruh fraksi yang hadir terhadap penyampaian hasil pembahasan Badan Anggaran yang disampaikan oleh juru bicaranya Nurdin Habim dalam Rapat Paripurna DPRD Lampung Utara tentang Pembahasan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Rancangan Perubahan Prioritas Plafond Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun anggaran 2020, , Kamis (24/9/2020).

Ketua DPRD Lampung Utara, Romli memimpin langsung jalannya rapat paripurna tersebut dengan didampingi Wakil Ketua I, Madri Daud, Wakil Ketua II, Dedi Sumirat dan Wakil Ketua III, Joni Saputra. Hadir dalam kesempatan itu 28 anggota DPRD Lampung Utara, Plt. Bupati Lampung Utara, Budi Utomo beserta jajarannya.

Nurdin mengatakan, setelah dilaksanakan pembahasan maka Banang menyetujui bahwa anggaran belanja daerah pada perubahan APBD ditetapkan sebesar Rp. 1,780 triliun.

Kemudian untuk pendapatan daerah pada perubahan APBD ditetapkan sebesar Rp. 1.723.677.042.734,00 dari sebelum perubahan 1.000.877.381.353,00. Dan, untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai Rp. 131.271.608.713,00 dari sebelum perubahan Rp.119.774.728.528,00.
Yang merupakan sumber PAD terdiri dari, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, lain-lain pendapatan asli daerah yang sah, Dana Perimbangan, bagi hasil pajak-bagi hasil bukan pajak, Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus, lain-lain pendapatan yang sah, pendapatan hibah, dana bagi hasil dari provinisi dan pemerintahan lainnya dan dana penyesuaian dan otonomi khusus.

” Atas disetujuinya perubahan itu, peningkatan pendapatan diupayakan melalui intensikasi dan ekstensifikasi dan peningkatan kinerja dalam menggali seluruh sumber pendapatan. di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengelola pendapatan,” kata Nurdin.

Disamping itu, terus Nurdin, pemerintah harus memprioritaskan program-program yang berkenaan langsung bagi masyarakat luas terutama pendidikan, kesehatan dan sosial masyarakat disamping program-program unggulan di OPD.

” Dan mengoptimalkan realisasi penyerapan anggaran di OPD,” ujarnya.

Menariknya, sebelum meninggalkan mimbar, Nurdin memberikan masukan terhadap Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Utara mengenai Pajak Penerangan Jalan (PPJ) yang seharusnya bisa menjadi tambahan PAD Lampung Utara.

Bak gayung bersambut, Plt. Bupati Lampung Utara, Budi Utomo langsung menginstruksikan Inspektur Inspektorat Lampung Utara, Man Kodri, untuk mengkaji dan meneliti persoalan PPJ yang kini menjadi pertanyaan semua pihak.

Lalu, Budi mengharapkan agar rancangan perubahan KUA-PPAS 2020 dapat dilaksanakan dengan seefektif mungkin mengingat waktu yang sangat terbatas.

” Dan, mengenai Pendapatan Asli Daerah pun juga akan di lakukan dengan segera membuat terobosan baru dan berupaya meningkatkan pendapatan,” katanya.

100 % Indonesia

BERITA KEHILANGAN!!!

Alex BW

Published

on

By

Lampung : Ahmad Yopi warga perum jenganan sikep blok B 2 No. 19 RT/RW : 006/001 Kotabumi Selatan Lampung Utara

Telah kehilangan sebuah surat berharga berupa BPKB mobil Toyota Rush dengan Nopol BE 2230 JZ , BPKB tersebut diperkirakan terjatuh pada tanggal 10 Mei 2024 di seputaran Jalan Jendral Sudirman, Kota Gapura Kota Bumi, Lampung Utara.

Bagi saudara-saudara yang menemukan surat BPKB tersebut diatas, segera hubungi Ahmad Yopi di Nomor telepon : 081369089913 atau hubungi redaksi lampungtoday.com

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Hadiri FGD, Ketua Komisi IV DPRD Lamsel : Harus Mampu Minimalisir Kasus PPA

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, LTD – Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Selatan (Lamsel) menghadiri seremonial acara Focus Group Discussion (FGD) yang digagas pemerintah setempat.

Kegiatan berlangsung di Aula Sebuku rumah dinas Bupati Lampung Selatan, Jum’at (17/5/2024), mengusung tema mitigasi maraknya kasus perlindungan anak dan perempuan (PPA) serta penandatanganan pembaharuan kesepakatan bersama tentang penyelenggaraan orgen tunggal.

Secara resmi kegiatan melibatkan beberapa stake holder itu, dibuka oleh Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto, dihadiri Kapolres Lampung Selatan AKBP Yusriandi Yusrin, Dandim 0421/LS Letkol Inf. Esnan Haryadi, serta penggiat hiburan orgen tunggal.

Dikesempatan pada acara tersebut, Saiful Azumar mewakili pimpinan DPRD Lampung Selatan mengatakan, dengan adanya FGD bukan sekedar seremonial melainkan memberikan manfaat bagi masyarakat dalam hal pengurangan dan penanggulangan resiko kasus PPA.

“Kami juga berharap agar dinas PPA Lampung Selatan dapat mengedukasi, juga membentuk kesadaran, serta kesiapsiagaan dari masyarakat dan stakeholder Lampung Selatan untuk meminimalisir kasus sebaik mungkin,”pungkasnya. (Rls)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Konten Ummu Hani Terkesan Menyudutkan dan Bermuatan Politik, Ini Kata Ketua GML

Avatar

Published

on

LAMPUNG SELATAN, LTD – Konten kreator Ummu Hani asal Lampung sering membuat video maupun foto tentang beberapa ruas jalan rusak di wilayah Lampung Selatan mendapat sorotan organisasi masyarakat (ormas).

Seperti baru – baru ini Ummu sempat membuat unggahan video dan foto tentang jalan rusak yang ada di Desa Tanjung Baru Kecamatan Tanjung Bintang di media sosial.

Menariknya Ummu ini, selalu melakukan pembuatan video di wilayah Kecamatan Tanjung Bintang,Tanjung Sari, Merbau Mataram saja, serta dalam videonya itu selalu bahasanya pihak pemerintah daerah yang salah, bahkan Bupati Lampung Selatan sempat di sebut dalam unggahan nya di dalam video content creatornya tersebut.

Hal ini membuat sejumlah element masyarakat dan ormas yang ada di Lamsel ikut angkat bicara Kamis 16/5/2024.

Seperti di sampaikan Rizal, ketua Gema Masyarakat Lampung (GML), yang mengharapkan Ummu sebagai konten kreator dalam menyampaikan pesan pada medsosnya untuk tetap gunakan bahasa yang tidak menjelekkan atau menyudutkan pihak tertentu.

“Alangkah baiknya penyampaian kritik dan saran itu kita sampaikan dengan cara yang santun dan simpatik, bahkan dengan cara seperti itu akan lebih baik hasilnya, orang yang melihatnya akan lebih banyak,” kata Rizal.

Selanjutnya Rizal mengatakan,bahwa pemerintah daerah itu juga perlu kritik, tapi kritik yang membangun, kritik yang dapat memajukan Lamsel.

Dilain sisi, berdasarkan cek dan ricek sejumlah media menemui beberapa warga sekitar pembuatan konten tersebut.

Di saat content creator tersebut membuat video sempat ditegur warga bersama aparat desa setempat, agar berhenti dalam membuat video sambil dalam kubangan. Bahkan warga sudah meminta untuk menghapus videonya.

“Namun apa jawaban Ummu selaku pembuat video ?. Kalau ini cuma untuk asik-asikan saja,” ujar warga setempat mewanti agar namanya tidak di publis.

Selain itu, warga sekitaran jalan rusak tersebut juga, mendapat informasi jalan tersebut sudah di anggarkan pemerintah daerah untuk di perbaiki. (Rls)

Continue Reading

Trending