Lampung Utara : Baru seumur jagung menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Utara, Mohamad Farid Rumdana, SH.,MH terus melakukan berbagai gebrakan nyata di Bumi Ragem Tunas Lampung ini.
Diketahui, Mohamad Farid Rumdana duduk diposisi tertinggi Korps Adhyaksa di Lampung Utara pada tanggal 20 Februari 2023, menggantikan Mukhzan yang mendapat tugas baru sebagai Asisten Intelijen Kejati Aceh.
Gebrakan awal di kepemimpinannya, jajaran Kejaksaan Negeri Lampung Utara mendatangi kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset setempat, untuk mengembalikan sejumlah kendaraan dinas Roda Empat yang di pinjam pakaikan ke Kejaksaan. Hal ini merupakan pemandangan yang tak lazim bagi para pegawai BPKA maupun awak media.
Kali ini, berdasarkan pengamatan lampungtoday.com, baru pertama kalinya, orang nomor satu di korps Adhyaksa Lampung Utara memimpin langsung kegiatan Penerangan Hukum Pencegahan Tindak Pidana Korupsi dalam penggunaan Dana Anggaran Kecamatan di Kabupaten tertua di Provinsi Lampung ini.
Bahkan secara terbuka, Mohamad Farid Rumdana minta jika ada oknum pegawai Kejaksaan yang meminta sejumlah uang kepada Camat dan Kepala Desa agar segera dilaporkan kepadanya.
Kegiatan Penerangan Hukum dilaksanakan, Jum’at (31/3/2023) pagi, di Aula Kantor Kejaksaan Negeri Lampung Utara dan dihadiri oleh Kepala Inspektorat Lampung Utara, M. Erwinsyah, SSTP, M.SI.,CGCAE, Kepala Dinas PMD Abdurahman,SH.,MM, Kasi Intelijen, Guntoro Janjang Saptodie, S.H.,MH., dan Kasi Pidana Khusus, M. Azhari Tanjung, S.H serta 23 (dua puluh tiga) Camat se-Kabupaten Lampung Utara.
” Jika ada oknum pegawai Kejaksaan atau ada yang mengaku pegawai kejaksaan meminta-minta uang baik itu kepada Camat atau Kepala Desa yang ada di wilayah Lampung Utara agar segera melaporkannya ke Kasi Intelijen, Kasi Pidsus atau juga boleh langsung kepada saya (Kajari Lampung Utara),” Ucap Mohamad Farid.
” Saya erjanji akan menindak tegas apa bila didapati hal tersebut,” Imbuhnya.
.
Selain itu, Alumni Fakultas Hukum Universitas Pasundan Bandung ini juga menekankan kepada para camat di Lampung Utara untuk tidak ‘bermain-main’ terkait pengunaaan Dana Desa yang ada di wilayahnya.
” Jika sampai ada laporan adanya camat yang bermain dengan Dana Desa. Kami (Kejaksaan) tidak main-main, dan akan bertindak tegas,” Kata Mohamad Farid.
Mohamad Farid ketika menyampaikan materi serta arahan terkait pencegahan tindak pidana korupsi terhadap penggunaaan anggaran dana Kecamatan, dirinya membuka diri, jika ada Camat ingin berkonsultasi soal permasalahan hukum yang ada di wilayahnya.
” Konsultasi yang dilaksanakan diberikan secara gratis,” Tukasnya.







