Dua Ruas Jalan Diresmikan, Dorong Usaha dan Pariwisata Warga

banner 468x60

Lampung Selatan, Lampungtoday – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terus memperkuat konektivitas wilayah guna mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pembangunan infrastruktur jalan. Komitmen tersebut ditandai dengan peresmian dua ruas jalan strategis oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, pada Selasa (21/4/2026).

Ruas pertama yang diresmikan adalah jalan Lubuk Dalam–Way Urang di Kecamatan Kalianda sepanjang 1.075 meter. Jalan ini menjadi akses utama menuju Kawasan Wisata Batu Rame dan diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisata sekaligus mendongkrak pendapatan masyarakat sekitar.

Bacaan Lainnya

Selain itu, Bupati Egi juga meresmikan ruas jalan kabupaten Bumi Daya–Bumirestu–Trimomukti (R.051) di Kecamatan Palas. Jalan sepanjang sekitar 8 kilometer tersebut dibangun menggunakan konstruksi rabat beton selebar 4 meter dengan ketebalan 15 sentimeter, serta dilengkapi bahu jalan yang diperkeras. Proyek ini menghubungkan tiga desa, yakni Desa Bumi Daya, Bumirestu, dan Trimomukti, dengan anggaran tahun 2025 sebesar Rp12,65 miliar.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, mengatakan pembangunan kedua ruas jalan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mengoptimalkan potensi ekonomi, baik di sektor pariwisata maupun pedesaan.

“Alhamdulillah, pembangunan jalan ini telah selesai dan sudah dapat dimanfaatkan masyarakat. Kami berharap infrastruktur ini mampu meningkatkan aktivitas ekonomi serta kesejahteraan warga,” ujar Egi.

Ia menambahkan, infrastruktur yang memadai menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, masyarakat diimbau untuk turut menjaga jalan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

“Saya titip kepada masyarakat agar jalan ini dijaga dengan baik dan dimanfaatkan untuk kegiatan yang berdampak positif,” tambahnya.

Dampak pembangunan mulai dirasakan warga. Di Kecamatan Kalianda, akses menuju kawasan wisata pantai kini lebih mudah, sehingga jumlah pengunjung meningkat dan berdampak pada penjualan pedagang.

Sementara itu, di Kecamatan Palas, pelaku UMKM olahan singkong juga merasakan manfaatnya. Akses yang sebelumnya sulit dilalui kini lebih lancar, sehingga distribusi produk menjadi lebih mudah dan jangkauan pasar semakin luas hingga ke luar daerah.

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berharap pembangunan infrastruktur ini tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi lokal serta memperkuat konektivitas antarwilayah secara berkelanjutan. (red)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses