Dugaan Pemalsuan Tandatangan Berkas PHO di Lampura, Ulah Siapa?

banner 468x60

Lampung Utara : Dunia rekanan atau kontraktor di Lampung Utara digegerkan dengan adanya dugaan pemalsuan tandatangan tim PHO dalam dokumen serah terima pada proyek pembangunan Perpustakaan Daerah Tahap II Tahun 2024.

Dugaan pemalsuan tandatangan ini tentu sesuatu yang cukup mengejutkan semua pihak. Diketahui, PHO adalah Provisional Hand Over, yaitu panitia yang bertugas memeriksa dan melakukan serah terima sementara suatu proyek konstruksi dari kontraktor kepada pemilik. Fungsi utamanya adalah memastikan pekerjaan telah selesai 100% sesuai kontrak, memeriksa kualitas hasil kerja, dan membuat berita acara serah terima sementara yang menandai dimulainya masa pemeliharaan sebelum diserahkan secara final (FHO).

Bacaan Lainnya

Eks Ketua Tim PHO proyek pembangunan perpustakaan Daerah Tahap II Tahun 2024, Aprizal, membenarkan adanya dugaan pemalsuan tandatangannya dalam berkas PHO di proyek tersebut

” Benar, tandatangan syaya saja dipalsukan PHO nya,” Katanya, Senin (1/12/2025).

Diungkapkannya, pemalsuan tandatangan itu baru diketahui usai dirinya memenuhi panggilan Badan Pemeriksa Keuangan terkait buruknya kualitas pekerjaan proyek perpustakaan itu. Saat itu diperlihatkan berita acara serah terima sementara, yang memuat nama berikut tanda tangannya.

” Saya kaget ketika melihat tandatangan di berkas PHO itu. Ya, saya sampaikan dengan BPK, saya belum pernah tanda tangan di situ,” Bebernya.

” Saya tidak mengetahui siapa yang nekat melakukan hal tercela itu. Namun, persoalan ini sempat ditanyakan langsung dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek itu,” Imbuh Aprizal.

Ia pun mengakui tidak akan tinggal diam saja atas tindakan dugaan pemalsuan tandatangan ini.

” Saya akan laporkan terlebih dahulu dugaan pemalsuan tandatangan ini kepada inspektorat Lampung Utara,” Ucap Aprizal.

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses