LAMPUNG SELATAN—(LT)—+Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lampung Selatan berjibaku melawan si jago merah yang melalap sebuah bangunan gudang penyimpanan bahan bakar minyak (BBM) di Desa Galih Lunik, Kecamatan Tanjung Bintang, Selasa (03/03/2026) petang.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Gudang yang diketahui milik Erik Suhendra itu diduga terbakar akibat percikan api dari arus pendek listrik atau korsleting.(red)
Kepala Bidang Pemadaman pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Lampung Selatan, Rully Fikriansyah mengatakan, pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Tim Damkar Posko Tanjung Bintang yang menerima laporan langsung bergegas menuju lokasi dengan peralatan lengkap. Kami mengerahkan tiga unit armada dari Posko Tanjung Bintang, Natar dan Jati Mulyo,” ujar Rully saat dikonfirmasi media ini.
Menurutnya, proses pemadaman berlangsung cukup intens mengingat bangunan tersebut diduga menyimpan BBM yang mudah terbakar. Api mulai berhasil dikendalikan sekitar pukul 18.20 WIB dan sepenuhnya dipadamkan pada pukul 20.00 WIB dengan bantuan relawan pemadam kebakaran setempat.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kerugian materi diperkirakan mencapai kurang lebih Rp25 juta,” ungkapnya.
Rully menambahkan, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik. Meski demikian, pihaknya tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang bersumber dari instalasi listrik dan aktivitas rumah tangga.
“Kami mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik dan memastikan api benar-benar padam setelah memasak, terlebih di bulan Ramadan saat aktivitas di dapur meningkat,” pungkasnya







