Ny. Ana Nadirsyah: Perempuan Harus Pahami Hak dan Berani Tolak Kekerasan

banner 468x60

Tulang Bawang Barat: Menurutnya, perempuan yang memiliki pengetahuan hukum dan kemampuan untuk berdaya akan menjadi fondasi utama dalam membangun keluarga yang kuat dan sejahtera.

Pesan tersebut disampaikan Ny. Ana saat membuka kegiatan Pemberdayaan Perempuan Bidang Hukum yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Tubaba bersama Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) di Ruang Rapat Dinas PPPA, Senin (3/8/2026).
Dalam arahannya, Ny. Ana menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan tidak hanya diukur dari keterlibatan dalam dunia kerja, tetapi juga dari kemampuan perempuan memahami hak-haknya, mengambil keputusan yang tepat, serta berperan aktif dalam membangun keluarga dan lingkungan.

“Melalui Forum PUSPA, perempuan didorong untuk berdaya dan memahami hak-haknya agar memperoleh perlindungan hukum. Berdaya tidak hanya bekerja di luar rumah, tetapi juga menjalankan peran penting dalam membangun keluarga yang kuat,” ujarnya.

Masih tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, kata dia, menjadi tantangan yang harus dihadapi secara bersama. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan memiliki kepedulian dan ikut berperan dalam memberikan perlindungan kepada kelompok rentan tersebut.

“Forum PUSPA harus menjadi garda terdepan dalam mendorong kepedulian masyarakat serta memastikan perempuan dan anak memperoleh perlindungan dan hak-haknya,” katanya.

Ana juga mengingatkan pentingnya pola pengasuhan yang tepat di lingkungan keluarga. Ia menilai orang tua harus mampu membedakan ketegasan dalam mendidik anak dengan tindakan yang mengarah pada kekerasan, baik secara verbal maupun fisik.

Menurutnya, pola asuh yang baik akan membentuk karakter anak sekaligus menciptakan lingkungan keluarga yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Kegiatan tersebut diikuti Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Tubaba, perwakilan Ikatan Keluarga Dewan (IKD), Ketua Forum PUSPA, Ketua PUSPAGA, organisasi perempuan se-Kabupaten Tubaba, serta peserta sosialisasi. Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai “Mewujudkan Keadilan dan Perlindungan Bersama Forum PUSPA” oleh Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Tubaba, Budi Sugiyanto, S.H., M.H.

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses