Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen

banner 468x60

Bandar Lampung -(LT)— Kepemimpinan duet Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal dan Jihan Nurlela mencatatkan rekor apresiasi publik yang tinggi di pertengahan 2026.

Berdasarkan hasil survei Rakata Analytics and Advisory yang digelar pada Agustus 2026 (n=800, Margin of Error ±3,5%), secara umum publik Lampung mengaku puas. Tingkat kepuasan terhadap kinerja Gubernur Mirza mencapai 81,75%, sementara Wagub Jihan mengekor tipis di angka 80,38%. Duet ini juga dinilai solid, di mana 70,75% responden menyatakan keduanya kompak dalam memimpin.

Bacaan Lainnya

Namun, yang menjadi catatan kritis, baru 54,00% responden yang menilai kinerja pemerintahan Mirza-Jihan sudah sesuai atau di atas harapan, menyisakan 20,75% warga yang merasa kinerja mereka masih di bawah harapan.

Berikut adalah anatomi persepsi publik Lampung terhadap kinerja Mirza-Jihan yang dibedah berdasarkan berbagai variabel demografis:

Disparitas Kesejahteraan dan Pendidikan Garis pemisah paling tajam terlihat pada faktor ekonomi. Kebijakan pemerintah provinsi tampaknya sangat dirasakan manfaatnya oleh kelas menengah ke atas. Responden dengan penghasilan di atas Rp3 juta per bulan memberikan rapor sangat memuaskan, mencapai 93,33% untuk kinerja Mirza maupun Jihan.

Kepuasan tertinggi datang dari kalangan lulusan SMA, dengan apresiasi 90,54% untuk Mirza dan 89,40% untuk Jihan. Berbanding terbalik dengan warga berpendidikan SD/SMP, di mana kepuasan hanya berada di level 72,53% (Mirza) dan 71,15% (Jihan).

Euforia Gen-Z vs Apatisme Kelompok Tua dan Pengangguran Mirza dan Jihan sukses memelihara basis pemilih muda. Kepuasan di kalangan usia 17-24 tahun tembus ke angka 93,15% untuk Gubernur dan 90,41% untuk Wakil Gubernur.

Namun, penilaian menurun seiring bertambahnya usia responden. Pada kelompok lansia (65 tahun ke atas), tingkat kepuasan anjlok drastis menjadi hanya 40,00% untuk Mirza dan 43,33% untuk Jihan, di mana lebih dari separuh (55%) memilih untuk tidak menjawab.

Dari kacamata profesi, kalangan pensiunan (100%), pegawai swasta (96%), dan pelajar/mahasiswa (95%) menjadi garda terdepan yang mengapresiasi Gubernur Mirza. Angka serupa juga diraih Wagub Jihan di segmen ini. Ironisnya, kelompok masyarakat yang tidak bekerja mencatatkan tingkat kepuasan terendah. Hanya 41,67% dari mereka yang mengaku puas terhadap kinerja kedua pimpinan tersebut.

Kemudian, Preferensi Organisasi Keagamaan dan Gender Melihat irisan organisasi keagamaan, warga Muhammadiyah menunjukkan kepuasan yang nyaris mutlak, mencapai 96,49% (Mirza) dan 94,74% (Jihan). Sementara itu, warga Nahdlatul Ulama (NU) cenderung memberikan penilaian yang lebih moderat, yakni 79,16% puas terhadap Mirza dan 77,44% terhadap Jihan. Dari segi gender, penilaian publik terpantau seimbang; 82,34% responden laki-laki dan 81,16% perempuan menyatakan puas terhadap Gubernur Mirza.

Peta Kekuatan Teritorial (DAPIL) Geliat pembangunan tampaknya paling dirasakan di jantung ibu kota dan pesisir barat. Dapil I (Kota Bandar Lampung) serta Dapil IV (Tanggamus, Pesisir Barat, Lampung Barat) menjadi lumbung kepuasan tertinggi untuk Gubernur Mirza, masing-masing menyentuh 86,00% dan 85,56%. Sementara itu, Dapil III (Pesawaran, Pringsewu, Metro) tercatat sebagai zona dengan tingkat kepuasan terendah, tertahan di angka 76,47% (Mirza) dan 72,55% (Jihan).

Secara keseluruhan, angka-angka ini menjadi legitimasi kuat atas keberhasilan tahun-tahun awal pemerintahan Mirza-Jihan. Namun, rapor merah di kalangan pengangguran dan masyarakat berpenghasilan rendah menjadi pekerjaan rumah krusial yang tidak bisa diabaikan begitu saja.(*)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses