Cegah PMK, Pemkot Balam Lakukan Penyemprotan Kandang Hewan

banner 468x60

BANDAR LAMPUNG : Walikota Bandarlampung, Eva Dwiana meninjau kegiatan penyemprotan disinfektan dalam rangka antisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) oleh pemkot Bandarlampung di rumah pak Bahrun (kelompok sepakat makmur bersama) jalan pulau singkep nomor 59 kecamatan sukabumi, Selasa (16/8 /2022).

Eva mengatakan melalui Dinas Pertanian Kota Bandarlampung mengadakan semprotan disinfektan kepada ternak yang ada di kota Bandarlampung.

Bacaan Lainnya

Mudah-mudahan kota Bandarlampung yang zero untuk PMK, Insyaallah seterusnya,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, bunda Eva, menginformasikan kepada Dinas Pertanian untuk melakukan pengecekan di semua kecamatan dan kelurahan di kota Bandarlampung.

Nanti kalau ada ternak kita semprot, dan  nanti kedepan akan kita lakukan vaksin untuk semua ternak yang ada di kota Bandarlampung. Walaupun ternak di kota Bandarlampung sedikit tapi harus intensif untuk memantaunya,Ucapnya.

Ia juga berharap kepada semua peternak yang memiliki hewan ternak seperti ayam, kambing, sapi, dan ternak lainya yang memang di konsumsi untuk makan agar segera melapor.

Tolong segera lapor ya, mudah-mudahan Pemkot Bandarlampung bisa memberikan solusi yang terbaik, terutama untuk penyemprotan di tempatnya masing-masing. Apalagi kita zero PMK, tentunya ini sangat luar biasa,” tegasnya.

Sementara itu, pemilik kandang Bahrun Kholil mengatakan dinas pertanian kota ada penyemprotan desinfektan untuk mengantisipasi penularan wabah PMK. 

“Alhamdulillah sampai saat ini sapi sehat semua,13 sapi saat ini, Insyaallah aman PMK,” ujarnya.

Menurut dia, kegiatan ini merupakan gabungan dalam kelompok ternak sepakat makmur bersama yang beranggotakan 23 orang.

“Kita lakukan cek kesehatan kita berkoordinasi dengan dinas, 3 bulan sekali datang untuk melakukan pengecekan,” ungkapnya.

Kadis peternakan Hewan,  Agustina mengatakan di kota Bandarlampung terdapat 117 kandang yang akan kita semprot karena popularitas sapi ada 1930 ekor, dan untuk kambing berjumlah 200 ekor. 

“Kasus PMK ‘0’ atau zero kasus. Sehingga penyemprotan ini kita lakukan untuk mencegah PMK,kedepan nya” pungkasnya. (zld/Red).

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses