Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Onilne Provinsi Mengutuk Aksi Penembakan Wartawan

banner 468x60

BANDAR LAMPUNG-Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW-IWO) Provinsi Lampung mengutuk aksi penembakan di Jalan lintas Sumatera (Jalinsum) Lampung Selatan terhadap mobil yang di tumpangi sejumlah wartawan.

PW IWO Lampung meminta aparat kepolisian bertindak cepat untuk mengungkap pelakunya serta dapat diberikan hukuman yang setimpal.

Bacaan Lainnya

“Kami tentu berharap agar kepolisian segera dapat mengungkap dan menangkap pelakunya,” kata Ketua PW IWO Lampung Edi Arsadad, Rabu (26/7/2023).

Edi, mengaku mendengar kabar penembakan di Jalinsum Lampung Selatan itu mengakibatkan kaca mobil yang dikendarai sejumlah wartawan pecah.

“Atas peristiwa tersebut, kami menyampaikan keprihatinan dan mengutuk keras atas tindakan yang mengancam keselamatan orang lain,” ujarnya.

Insiden penembakan terjadi di jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Lampung Selatan, Minggu (23/7/2023).

Kaca mobil minibus warna silver plat BE-2794-JA berlubang bagian belakang kiri tembus ke kaca tengah bagian kanan akibat tembakan tersebut.

Ditemukan pula lempengan logam warna kuning di jok belakang mobil.

Adapun Kronologis kejadian menurut informasi yang didapatkan dari pemberitaan beberapa media adalah sebagai berikut.

Mobil rombongan wartawan mendahului kendaraan pelaku dari Kecamatan Sidomulyo menuju Kota Bandar Lampung.

Sambil memotong kendaraan, mobil pelaku menembak ke arah pengendara rombongan wartawan dan ormas tersebut pas di depan Pom Bensin Sidomulyo.

Korban melaporkan penembakan ke Polsek Katibung.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin mengatakan bahwa peristiwa tersebut saat ini masih dalam tahap penyelidikan.

“Saat ini kasus sedang ditangani satreskrim polres Lampung Selatan dan Polsek ketibung,” ujar Edwin melalui pesan singkat Whats Appnya.(rls/zld)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses