Lampung Utara : Program bantuan pendidikan yang menjadi prioritas terbaik cepat III Pemerintah Kabupaten Lampung Utara terus dikebut di tahun kedua Pemerintahan Hamartoni-Romli.
Assisten I Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, Mat Soleh menerangkan pihaknya telah melakukan kerjasama dengan berbagai pihak Sekolah Tinggi dan Universitas, diantaranya Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD), Universitas Lampung (Unila), dan Universitas Agung Putra Semarang. Saat ini, Pemerintah juga tengah menjajaki kerjasama dengan Universitas Gadjah Mada.
” (Di kepemimpinannya) Bupati Hamartoni akan memberikan beasiswa (bantuan pendidikan). Kerjasama dengan sekolah Tinggi dan Universitas ini untuk anak-anak Lampung Utara yang berprestasi namun secara ekonomi tidak mendukung untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,” ucapnya, Kamis (16/4/2026).
Mat Soleh memaparkan bahwa 8 program hasil terbaik cepat dan 14 program prioritas Bupati Hamartoni dan Wakil Bupati Romli mulai memberi dampak nyata bagi masyarakat, terutama pada sektor pendidikan dan kesehatan. Ia menegaskan bahwa penguatan sumber daya manusia merupakan fokus utama dari implementasi layanan gratis ini.
“Jangan sampai kita punya usia produktif, tapi produktivitasnya tidak sampai untuk menuju generasi emas yang punya kapasitas dan daya saing, khususnya di bidang pendidikan,” ujarnya.
Terkait implementasi layanan gratis, Assisten I menjelaskan bahwa seluruh program disusun sebagai respons langsung terhadap visi dan misi kepala daerah yang telah diintegrasikan dalam RPJMD Lampung Utara
“ Implementasi layanan gratis merupakan perwujudan visi-misi kepala daerah. Ini bukan hanya kebijakan di atas kertas, tapi harus memberikan manfaat nyata yang dirasakan masyarakat,” katanya.
Ia menyampaikan bahwa sejumlah layanan gratis mulai dirasakan warga, mulai dari kesehatan, seragam sekolah, hingga program kesejahteraan lainnya, seperti bantuan guru ngaji dan guru Minggu.
“ Misalnya layanan kesehatan, dengan modal surat keterangan tidak mampu dari perangkat Desa/Kelurahan masyarakat bisa mengakses pemeriksaan dasar tanpa biaya. Itu bukti manfaat yang langsung diterima masyarakat,” katanya.
Ditambah lagi, adanya puskesmas mider yang menyediakan layanan kesehatan secara gratis.
” Di puskesmas mider, dokternya sudah disiapkan dan mereka bergerak (mobile) setiap hari,” tambah Mat Soleh.
Di sektor pendidikan, Ia kembali menegaskan bahwa Pemerintah berkomitmen membuka akses bagi siswa/i berprestasi yang kurang mampu untuk melanjutkan ke perguruan tinggi.
” Bantuan pendidikan ini, pemerintah kabupaten Lampung Utara tidak mendata ke sekolah-sekolah, tetapi dari pihak universitas atau sekolah tinggi yang akan memberikan datanya, jika ada anak-anak Lampura yang mengikuti seleksi penerimaan di Sekolah Tinggi dan Universitas,” tuturnya.
Mat Soleh menyampaikan bahwa keberhasilan program-program ini menjadi modal penting dalam mempersiapkan generasi dalam menyongsong visi bersama menuju Lampung Utara bermartabat (Maju, Aman dan Sejahtera).
” Kami ingin masyarakat merasakan langsung manfaatnya. Program-program Bupati dan Wakil Bupati adalah langkah konkret agar Lampura siap bersaing dan sejajar dengan daerah lain,” terangnya.
Sementara, Kepala Bagian Kesejahteraan Sosial Sekretariat Pemkab Lampung Utara, Destri, mengakui bahwa untuk bantuan pendidikan di Tahun 2025 pihaknya telah merealisasikan anggaran sebesar Rp. 280.929.216,-.
” Anggaran itu untuk tiga orang siswa yang menempuh pendidikan sampai dengan selesai pada tahun 2029 di STAN (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara), meliputi biaya kuliah dan asrama,” katanya.






