Connect with us

Advetorial

DPRD Lampung Tengah Gelar Paripurna LKPJ 2017

Published

on

Lampung Tengah : Dewan Perwakilan Rakyar Daerah (DPRD) Lampung Tengah menggelar Sidang Paripurna tentang Hasil Penyampaian Rekomendasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Lampung Tengah Tahun Anggaran 2017, Senin 15 Mei 2018, serta Pengesahan Dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Lampung Tengah.

Rapat Paripurna digelar di gedung DPRDsetempat, dipimpin Ketua DPRD A. Junaidi Sunardi, Wakil Ketua II Riagus Ria, Wakil Ketua III Joni Hardito, dan di hadiri 30 dari 50 anggota DPRD.

Turut hadir Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Tengah Loekmandjoyo Soemarto, Sekretaris Kabupaten, Adi Erlansyah, para Asisten dan Staf Ahli, para Kepala Dinas, serta jajaran Forkopimda.

Ketua DPRD A.Junaidi Sunardi menyampaikan, LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2017, harus disampaikan dan diparipurnakan sesuai amanat Undang-Undang No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah serta PP No 3 Tahun 2007 tentang LKPJ Kepala Daerah kepada DPRD dan Informasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Kepada Masyarakat.

“Setelah kami melakukan pembahasan dan pengkajian LKPJ Bupati pada kesempatan ini, saya wakil dari Pansus LKPJ menyampaikan catatan dan kritisi dengan harapan penyelenggaraan pemerintahan Kabupaten Lamteng kedepan akan lebih baik lagi” Ujar Ketua Dewan.

Plt. Bupati Lamteng Loekmandjoyo Soemarto, S.Sos mengapresiasi anggota pansus yang telah membahas LKPJ Bupati. “Saya sangat apresiasi atas kerja keras para anggota dewan dan pansus yang telah bekerja keras dalam membahas LKPJ bupati tahun 2017,” Ungkap Loekman.

Dalam penyampaian hasil pembahasan LKPJ, Ketua Pansus H. Heri Sugianto, SH, MH, mengatakan, Pendapaten Daerah Lampung Tengah Tahun Anggaran 2017 sebesar Rp2,45 triliun lebih, terealisasi sebesar Rp2,37 triliun lebih atau sebesar 96,77 persen.

Semantara itu pendapatan asli daerah (PAD) ditargetkan Rp289,9 miliar terealisasi sebesar Rp297,57 miliar lebih atau 102,69 persen.

“Masih perlu upaya yang lebih maksimal untuk meningkatkan PAD. Khususnya pajak restoran atau rumah makan. Jumlah rumah makan di Lampung tengah cukuplah banyak, untuk itu agar dievaluasi sistim penarikan pajaknya dan pengawasan pemungutan restribusi dan pajak tersebut” Kata Ketua Pansus.

Selain itu harus ada evaluasi terhadap perda yang tidak sesuai. Contonya NJOP, yang nilainya sudah tidak sesuai lagi dengan kondisi sekarang. Tak hanya itu, saat ini masih banyak pembayaran PBB atas nama pemilik yang lama, meskipun sudah pindah tangan untuk itu agar ditertibkan sesuai dengan pemilikanya.

Dalam persoalan belanja daerah, secara pengelolaan baik. Namun penyerapan belanja daerah kurang maksimal. Terutama penyerapan belanja diawal tahun kegiatan yeng tertunda karena masalah teknis kesalahan kode rekening dan kesalahan standard harga. “Untuk itu dalam penyusunan perencanaan anggaran pinjaman memperhitungkan waktu kode rekening dan memperhatikan skala prioritas,” bebernya.

Agar berjalan lebih baik dan pelaksanaan tidak berubah ubah, ketua PPAS dan RAPBD perlu adanya kesepakatan sistim pendukung dengan regulasinya sesuan pembentukan perda tentang rencana pembangunan daerah.

Dalam bidang pendidikan, anggaran bidang pendidikan sudah cukup besar dalam APBD, Namun kualitas pendidikan belum maksimal. Untuk itu harus ada efaluasi program kegiatan di sektor pendidikan. Sehingga anggaran yang cukup besar tidak terbuang sia sia, tapi mampu memecahkan kualitas sdm di lamteng dari sisi pendidikan.

Bahkan terdapat sekolah yang sudah melaksanakan ujian secara komputerisasi tetapi tidak tersedianya komputer. Informasi terakhir ada yang hilang. Kemudian terdapat terdapat guru honor yang lama tidak mendapat honor tetapi ada guru honor yang baru sudah mendapatkan honor meskipun nilainya sangat kecil, ini perlu di evaluasi kembali. Bahkan masih terdapat sekolah yang tidak terawat baik gedung maupun kelengkapanya. Untuk itu, agar dievaluasi dan di prioritaskan segera perbaikannya.

Bidang kesehatan, program kegiatan yang membidangi sebagain besar masih di dominasi kegiatan penyusunan dokumen perencanaan lomba lomba sosialisasi dan lain lain. Sementara belanja yang menyentuh masyarakat. (ADV)

Continue Reading
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Advetorial

Bupati Loekman Resmikan Penggilingan Padi

Redaksi LT

Published

on

Lampung Tengah : Bupati Loekman resmikan penggilingan padi dan produksi Padi Sehat Gasera binaan PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) bersama Lembaga Amil Zakat (Laznas) BSM Umat

Bupati Lampung Tengah menjelaskan adanya program ini tentunya sangat menguntungkan Pemerintah daerah dan para Petani di Kampung Rejo Asri Seputih Raman sehingga dengan adanya padi Sehat ini akan meningkat kan kesejahteraan masyarakat Kampung Rejo Asri ujarnya. (18/2/2019).

Adanya produk padi sehat tanpa bahan Kimia,bisa menjadi contoh para petani lainya agar bisa melakukan nya,dengan adanya padi tanpa Bahan kimia,ini lebih baik untuk kesehatan.

“Loekman juga pinta dedak hasil penggilingan Beras Sehat jangan di jual tempat Lain,kita akan ambil untuk pembuatan pakan ikan,nanti kordinasi dengan dinas Perikanan dan Peternakan kita punya program pembuatan pakan ikan ,dengan memakai dedak dari Padi Sehat pasti akan baik untuk budidaya ikan. Bebernya.

Direktur Mandiri Syariah Putu Rahwidhiyasah menjelaskan dengan peluncuran Desa Berdaya Sejahtera Mandiri di Desa Rejo Asri, desa BSM merupakan program yang dilakukan dalam upaya penguatan ekonomi, sosial dan lingkungan melalui pengembangan sumberdaya lokal.

“Desa Berdaya Sejahtera Mandiri juga merupakan salah satu kontribusi Mandiri Syariah sebagai upaya mendukung pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional,” jelas Putu.

Mandiri Syariah senantiasa berusaha menyelaraskan antara kepentingan ekonomi (profit), sosial, dan lingkungan hidup (planet) sehingga mampu mendorong terciptanya pertumbuhan yang berkelanjutan.

“Semoga keberadaan Desa Berdaya Sejahtera Mandiri ini memberi manfaat bagi petani, dan apa yang kami lakukan menjadi berkah bagi negeri,” tambah Putu.

Program Desa Berdaya Sejahtera Mandiri pada tahun ini menyasar sektor pertanian dengan memberdayakan kelompok-kelompok tani melalui pengembangan klaster usaha agribisnis (hulu-hilir).

Ada 100 orang petani sebagai pemetik manfaat (mustahik) di Desa Rejo Asri ini dengan luas lahan 25 Ha dari total luas lahan pertanian di lokasi program seluas 670 Ha.

Adapun total biaya yang dikeluarkan untuk program ini sekitar Rp3,7 miliar dengan jangka waktu selama dua tahun.

Penguatan usaha pertanian yang akan dilakukan, yaitu mengembangkan pola pertanian ramah lingkungan (pertanian sehat) sebagai upaya menjaga sistem pertanian yang berkelanjutan.

Secara umum konsep pertanian sehat saat ini terus didorong pengembangannya di seluruh dunia yang dilakukan melalui pendekatan “Good Agricultural Practices” (GAP).

Secara mendasar konsep pertanian sehat merupakan sebuah proses dalam budidaya tanaman yang memprioritaskan pada penggunaan bahan-bahan alami yang ramah lingkungan, efisien (mudah-murah) namun tetap dapat menjaga produktivitas serta kualitas hasil pertanian.

Sekretaris Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Lampung Tengah, Edi Daryanto menyambut baik program Desa BSM yang diluncurkan Mandiri Syariah, karena bisa mendorong peningkatan kesejahteraan petani untuk menghasilkan pangan sehat.

Ia menjelaskan, Kabupaten Lampung Tengah merupakan daerah yang mempunyai areal tanam padi cukup luas mencapai 82.000 ha, dan yang terbesar berada di Kecamatan Seputih Raman seluas 7.025 ha.

Pihaknya terus mendorong petani untuk melaksanakan budidaya padi sehat, yang telah dilakukan di beberapa titik di Lampung Tengah, salah satunya di Desa Rejo Asri.

“Kami harapkan apa yang telak dilakukan oleh Gapoktan Subur Asri bersama Syariah Mandiri bisa dicontoh oleh petani atau kelompok petani lainnya untuk mengembangkan pertanian sehat.ujarnya (ADV).

Continue Reading

Advetorial

Bupati Lampung Tengah Tinjau Korban Banjir

Redaksi LT

Published

on

Bupati Lampung Tengah : Bupati Loekman Djoyosoemarto meninjau korban banjir di Kampung Negara Aji Tua dan Selagai Lingga, Minggu (17/2/2019).

Bupati Lampung Tengah Tinjau Korban Banjir .

Loekman berjanji akan terus memonitor banjir di Kecamatan Anak Tuha, Padang Ratu, dan Selagai Lingga.

“Meski dari peninjauan hari ini sudah sedikit surut dan tidak mengkhawatirkan. Besok saya tetap akan rapat dengan seluruh OPD membahas musibah ini. Saya juga khawatir di daerah hulu ada air kiriman. Meski disini tidak hujan tetapi di atas hujan jelas banjir,” jelasnya.

Menurutnya, di Lampung Tengah Kecamatan Pubian menjadi daerah rawan banjir. Musibah kali ini telah merusak tiga jembatan dan rumah warga terendam banjir sampai pada ketinggian 2 meter.

“Selain itu, pemerintah daerah masih menunggu hasil data dari pihak kecamatan, serta upaya untuk tanggul yang jebol dan jembatan yang putus segera mungkin diperbaiki. Setelah dari Anak Aji Tua, saya juga akan meninjau ke pubian, Padang Ratu.

Untuk korban banjir dari Dinas Sosial melalui bupati memberikan bantuan secara simbolis dan bantuan tahap pertama karna bantuan untuk tahap kedua akan dikirim segera mungkin mengingat kejadian ini merupakan musibah,”Bebernya.

Kita sudah perintahkan camat dan opd untuk stanbay 24 Jam, khusus daerah daerah yang Rawan Banjir,agar saling Kordinasi , sehingga bila ada daerah Kecamatan yang terkena banjir susulan kita bisa Langsung Tangani, minimal bantuan sementara dan persiapan Pengungsi akan kita Siapkan ujarnya. (ADV).

Continue Reading

Advetorial

Bupati Loekman Hibahkan Mobil Kepada Polres Lamteng

Redaksi LT

Published

on

Lampung Tengah : Pemkab Lampung Tengah melalui Bupati Loekman dan sekda menghibahkan Satu unit mobil ke Polres Lampung Tengah Rabu (13/2/2019).

Penyerahan langsung dari Bupati Loekman di Terima Kapolres Lampung Tengah AKBP I Made Rasma di polres Lampung Tengah.

Bupati Lampung Tengah Loakman Djoyosoemitro Hibahkan 1 Unit Mobil Kepada Polres Lampung Tengah.

“Loekman menjelaskan, bantuan mobil itu sebagai bentuk partisipasi Pemkab Lamteng dalam mendukung pengamanan wilayah di kabupaten Lampung Tengah
Mudah-mudahan kendaraan ini dapat membantu sarana dan prasana operasional kepolisian untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat Kita”.

Ini adalah bentuk sinergi kita dengan polres,satu sisi polres sebagai Keamanan dan kita pemerintah daerah yang membantu segala kegiatan .

Bupati Lampung Tengah Loakman Djoyosoemitro Tandatangani Hibah 1 Unit Mobil Kepada Polres Lampung Tengah.

Kapolres Lampung Tengah AKBP I Made Rasma, mengapresiasi perhatian dan dukungan Pemkab Lampung Tengah, kepada pihaknya. Kita akan terus berupaya meningkatkan pelayanan publik, demi Kenyamanan Masyarakat Lampung tengah bebernya.

Kita juga akan selalu bersinergi dengan Pemkab dalam melaksanakan program pemerintah daerah.(ADV) Candra

Continue Reading

Trending

%d blogger menyukai ini: