Keluarga Pengurus PWI Lampung Mengaku Diancam Tetangga, Terpaksa Mengungsi Dini Hari

banner 468x60

Bandar Lampung – Keluarga Septiani, pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung, mengaku mengalami dugaan pengancaman oleh seorang tetangga berinisial Wito pada Kamis (6/8) sekitar pukul 01.00 WIB.

Septiani yang tinggal di Jalan Putri Balau, Gang Walet Nomor 14, RT 002/RW 000, Kelurahan Tanjung Agung Raya, Kecamatan Kedamaian, Bandar Lampung, mengatakan peristiwa bermula saat sepupunya yang akrab disapa Eneng menegur Wito karena suara bising yang dinilai mengganggu warga yang sedang beristirahat.

“Eneng hanya mengatakan, ‘Pak tolong dong, saya mau tidur, berisik’,” ujar Septiani.

Namun, menurut Septiani, teguran tersebut justru memicu kemarahan Wito. Ia menyebut Wito kemudian melakukan pengancaman terhadap Eneng dan melempar botol minuman ke arah pintu dapur rumah keluarganya.

Akibat kejadian itu, Septiani bersama keluarganya memutuskan meninggalkan rumah untuk sementara waktu demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Atas kejadian itu kami sekeluarga mengungsi untuk menghindari dia,” kata Septiani.

Saat peristiwa berlangsung, Ketua RT Edy dan anggota Linmas bernama Kemat diketahui sedang berada di rumah Wito. Menurut Septiani, Wito juga menyampaikan bahwa dirinya merasa malu karena telah ditegur Eneng, terlebih saat itu terdapat aparat lingkungan di lokasi.

Septiani mengaku telah menyampaikan laporan awal kepada Bhabinkamtibmas setempat melalui pesan WhatsApp. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak Wito maupun kepolisian terkait dugaan pengancaman tersebut.

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses