Anggaran Rp 5 Miliar, Ban Truk Sampah DLH Bandar Lampung “Soak”

banner 468x60

BANDAR LAMPUNG—(LT)—Kondisi truk pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung menjadi sorotan. Di tengah anggaran pemeliharaan armada yang mencapai lebih dari Rp5 miliar, masih ditemukan truk yang beroperasi dengan kondisi ban sudah aus atau “botak”.

Dari pantauan di lapangan, ban truk terlihat sudah sangat tipis. Bahkan ada ban yang bagian luarnya berlubang akibat terus digunakan di jalan. Kondisi tersebut dinilai membahayakan, apalagi armada itu setiap hari di gunakan mengangkut Berton-ton sampah melintas di jalan-jalan Kota Bandar Lampung yang padat kendaraan.

Bacaan Lainnya

Selain membahayakan sopir, kondisi ban yang sudah tidak layak juga berpotensi mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya jika sewaktu-waktu mengalami pecah ban saat beroperasi.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku khawatir melihat kondisi armada tersebut.

“Kalau lihat ban truknya sudah tipis bahkan ada yang bolong, kami jadi khawatir. Kendaraan sebesar itu setiap hari lewat di jalan ramai. Jangan sampai baru diperbaiki setelah terjadi kecelakaan,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi armada tersebut tidak sebanding dengan besarnya anggaran yang telah disiapkan pemerintah untuk pemeliharaan.

“Anggarannya sampai miliaran rupiah, tapi kondisi truk masih seperti itu. Wajar kalau masyarakat bertanya, pemeliharaannya benar-benar dilakukan atau tidak? Keselamatan pengguna jalan jangan dianggap sepele,” katanya.

Berdasarkan data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) LKPP, DLH Kota Bandar Lampung mengalokasikan anggaran sebesar Rp5.005.340.000 untuk belanja pemeliharaan armada operasional dan alat berat pada Tahun Anggaran 2026.

Paket tersebut menggunakan metode e-Purchasing yang bersumber dari APBD Kota Bandar Lampung Tahun 2026. Dalam uraian pekerjaan disebutkan anggaran itu digunakan untuk pemeliharaan 32 unit truk operasional malam dan tambahan, tiga unit kendaraan operasional alat berat, perbaikan bak truk dan kontainer sampah, serta pemeliharaan hidrolik, gardan, dan persneling armada operasional DLH.

Dengan anggaran yang mencapai lebih dari Rp5 miliar, masyarakat berharap seluruh armada pengangkut sampah berada dalam kondisi layak jalan. Namun, fakta di lapangan justru menunjukkan masih ada kendaraan yang diduga belum mendapatkan pemeliharaan secara optimal.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak DLH Kota Bandar Lampung belum memberikan keterangan resmi terkait berita ini.(red)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses