Bandar lampung : Aksi Driver Ojek online Kota Bandar Lampung yang menolak kebijakan pemerintah menaikan harga BBM serta kebijakan kuota transportasi online ditentukan masing-masing daerah, bukan terpusat terjadi hari ini
Para driver ojek online yang tergabung dalam Gedor (Gerakan Driver Online Roda 2 dan 4) menggelar aksi tuntutannya ke gedung DPRD Provinsi, Kamis (8/9/2022).
Wakil Gedor Lampung, Miftahul Huda mengatakan, Mereka mengeluhkan kenaikan harga BBM yang dirasakan sangat tinggi dan hampir seluruh rakyat Indonesia merasakan dampak kenaikan harga BBM ini mencekik leher mereka, terutama dari golongan masyarakat menengah kebawah termasuk dirinya.
“Kami sangat kecewa dengan Pemerintah,dengan kenaikan harga BBM,karena ini sangat memberatkan kami sebagai pengemudi ojek online, dan seluruh rakyat indonesia Kata Miftahul”.
“Dia mengatakan, apalagi saat ini masih masa pandemi Covid-19. Dengan kenaikan harga BBM bakal berimbas pada kenaikan harga yang lainnya,terutama harga bahan pokok, seperti, beras, telur,minyak dan lain sebagi nya.
Apalagi kenaikan harga BBM subsidi yang jelas untuk masyarakat yang memang sangat di butuhkan,yang jelas pemerintah tidak memikirkan dampak akibat nya dengan menaikan harga BBM, “Dia mengatakan ada tiga tuntutan yang menjadi aspirasi kami di Gedor Lampung.
1.Tolak kenaikan BBM
2.Berikan subsidi BBM kepada pengemudi Transportasi Online roda 2&4
3.Tetapkan tarif dan Kuota Transportasi Online di daerah masing masing dan bukan terpusat,” jelasnya. (zld)







