Lampung Utara : Bupati Lampung Utara, Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si., bersama Wakil Bupati, Romli, S.Kom., S.H., M.H., menghadiri prosesi upacara adat Angkon Muakhi (pengangkatan saudara) yang sakral antara Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXI/Radin Inten, Mayor Jenderal TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si.(Han), dengan salah satu tokoh masyarakat terkemuka Lampung Utara, Ansori Sabak. Acara yang kental dengan nuansa adat Lampung ini berlangsung khidmat di Kotabumi, Lampung Utara.
Dengan dilaksanakannya prosesi Angkon Muakhi ini, Mayjen TNI Kristomei Sianturi secara sah dan adat kini telah diakui sebagai putra daerah Lampung Utara. Hubungan persaudaraan ini mengikat secara moral dan adat sekaligus memperkuat sinergi antara ulun Lampung dengan jajaran institusi TNI.
Bupati Lampung Utara, Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan rasa haru sekaligus bangga atas terlaksananya prosesi adat ini. Menurutnya, momentum tersebut bukan sekadar seremonial melainkan sebuah ikatan historis yang kembali bertaut.
“Ini adalah momen yang sangat istimewa bagi segenap masyarakat Bumi Ragem Tunas Lampung. Secara kebetulan yang sarat makna, orang tua Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, dulunya pernah tinggal menetap di Kotabumi, Lampung Utara. Bahkan, Jenderal bintang dua ini sempat mengenyam bangku sekolah di sini. Jadi, prosesi Angkon Muakhi hari ini seperti menyambut kepulangan putra daerah yang kembali ke rumahnya sendiri,” ujar Hamartoni.
Pada kesempatan yang sama setelah prosesi adat, Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, menyampaikan rasa terima kasih dan kebahagiaannya atas sambutan hangat dari pemerintah daerah dan tokoh adat setempat.
“Tabik Pun. Sungguh merupakan suatu kehormatan yang luar biasa bagi saya pribadi dan keluarga dapat diterima dengan tangan terbuka melalui prosesi adat Angkon Muakhi ini. Secara adat, hari ini saya telah sah diangkat menjadi saudara dari Abangda Ansori Sabak dan resmi menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat Lampung Utara. (Adv)







